
Sebulan sudah Anna sudah berperan sebagai ibu beranak satu, Anna dan Deni sangat menikmati peran mereka sebagai orangtua baru
Raja pun semakin terlihat menggemaskan karena asi yang Anna berikan sangat melimpah
Begitu juga dengan Rian, sudah mulai menata hati dan berusaha untuk melupakan cintanya kepada Anna, sekalipun sulit Rian berusaha menepis perasaannya
Ya itulah Rian.. Penyabar dan penyayang, dia tidak ingin Anna bersedih atas keegoisan dirinya
" Dok semua berkas yang anda butuhkan sudah siap semua " ucap perawat yang barusan masuk kedalam ruangan Rian
" Ok terimakasih, untuk tiket sudah?" tanya Rian
" Sudah dok pemberangkatan besok lusa" jawab perawat
" Ok terimakasih kamu boleh pergi"
Selepas perawat itu pergi Rian mengehela nafasnya, diraba jatungnya yang sedari tadi berdetak tak beraturan
Rian menggapai bingkai foto yang sedari tadi dia ambil dari laci nakasnya
" Aku kembali untuk kamu dan sekarang aku pamit pergi untukmu sayang" Rian bermonolog sembari jari jarinya menyapu foto gadis cantik yang berada dalam bingkai
" Aku ikhlas An melepasmu asal kamu bahagia, tapi kalau kamu tidak bahagia aku akan merebutnya dan membuat kamu menjadi satu satunya wanita yang paling bahagia disisiku"
__ADS_1
Tak terasa buliran bening menetes dari sudut mata Rian
Secinta itu Rian dengan Anna, bagi Rian kebahagian Anna adalah bukti ketulusan cintanya
Andai Anna tau Rian orang yang sangat tulus mencinta, mungkin Anna akan berlari mengejar, tapi Rian tidak mengharapkan itu karena akan ada banyak hati yang akan tersakiti
...****************...
Ditempat lain tepatnya di kediaman Anna, Anna sedang sibuk menimang Raja yang semakin hari semakin menggemaskan, Raja lengket sekali dengan Anna satu detikpun Raja tidak mau jauh dari bundanya
Terdengar suara pintu terbuka
" krieeet "
Anna pun menoleh
" Dua jam kedepan aku kosong gak ada meeting makanya aku gunakan untuk pulang, aku kangen sama kalian, aku butuh charger semangat karena setelah ini banyak meeting dan tumpukan kerjaan, jadi dari pada aku gak fokus mending aku temui kebahagianku dulu.. Ya kan sayang Raja nya ayah sayang cup cup " celoteh Deni
" ckk mas mas kamu ini lho ada ada aja" ucap Anna geli melihat tingkah suaminya yang dinilai makin kesini makin seperti anak kecil
Bahkan kemarin papah Indra laporan kalau Deni merengek tidak ikut rapat karena sudah kangen sekali dengan Raja alhasil papah Indra pun mengijinkan atas kebodohan anak semata wayangnya
" Mas mas kan lagi cari nafkah nih buat kita, ntar kalo mas males gitu berarti mas gak sayang kita dong" ucap Anna
__ADS_1
Selalu alasan yang sama jawaban Deni " bunda gak suka ya ayah pulang? Kan ayah kangen sama kalian masa gak boleh, masalah uang gak usah dipikirkan sampai tujuh turunan uang ayah gak akan habis"
Dan Anna pun hanya bisa menghela nafas melihat tingkah suaminya
Deni pun akhirnya kembali kekantor dengan berat hati setelah berkali kali Norman menghubunginya
" Ayah berangkat dulu yaa jagain bunda .. Jangan nakal ya anak ayah yang ganteng" Deni terlihat mengajak bicara Raja dan dibalas Raja dengan rengekan seolah olah tidak ingin ayahnya pergi
" Lucunya anak ayah hmmm " Deni menciumi Raja
" Ayah berangkat dulu ya bun " ucap Deni
" Iya sayang hati hati, makan jangan telat ya" ucap Anna dan dibalas anggukan Deni
Deni pun Akhirnya bergegas kembali ke kantor, dan setelah sampai kantor Deni kaget disambut seseorang yang hampir tidak pernah berkunjung ke kantornya
" Pak Deni apa saya mengganggu?" ucap pria bertubuh atletis tersebut
" Tentu saja tidak saya senang kantor saya didatangi seorang Dokter hebat seperti anda dokter Rian" ucap Deni
Ya Siang itu Rian datang ke kantor Deni karena ingin berpamitan
...****************...
__ADS_1
Kira kira Dokter ganteng mau kemana ya??
jangan lupa yaaa like n komennya othor tunggu🤗🤗🤗