Cinta Terakhir Anna

Cinta Terakhir Anna
Kebenaran


__ADS_3

" Sayang jangan pernah tinggalkan aku lagi ya " ucap Deni sembari mengelus pucuk kepala Anna


Ya tadi siang Deni memaksa untuk segera pulang, Deni merasa sehat dan baik baik saja setelah bertemu dengan istri tercintanya, dokter pun akhirnya mengijinkan akan tetapi sebelumnya Deni melakukan serangkaian tes kesehatan, sudah dua kali Deni mengalami stres dan sampai tidak sadarkan diri dan sampai dirawat


" Iyaa jangan mikir macem macem mas, fokus dulu sama kesehatan kamu, mas aku boleh nanya?" Anna menatap lekat manik mata suaminya


" Mau nanya apa hmm? Yang penting jangan bilang minta jauh dari kau " Deni menunjukan wajah sedihnya didepan Anna


Seketika Anna tertawa melihat tingkah suaminya yang sudah mirip seperti anak kecil


Deni makin gemas melihat wajah cantik Anna , walaupun Anna sedang hamil besar dimata Deni makin mengggemaskan


" Sayang.. Boleh ga aku..." Deni menjeda ucapannya sambil menatap mata Anna dengan arti yang berbeda ditambah seringai nakal senyumnya


" Mas.. Mulai deh, kamu kan baru keluar dari rumah sakit, jangan capek dulu" Anna ceramah panjang lebar


Dan tiba tiba " Cup.."


Deni langsung mencium bibir istrinya yang selama ini Deni rindukan


Dan terjadilah apa yang terjadi..

__ADS_1


Mereka melampiaskan rasa kangen dan rasa cinta yang mereka tahan hampir satu bulan


Entah apa yang Anna rasakan saat ini dengan suaminya.. Yang jelas Anna mencintai Deni lebih besar dibanding cinta nya kepada Rian karena Deni adalah suaminya, dimana cinta yang Anna berikan untuk Deni adalah cinta yang benar karena mereka sudah mengikrarkannya didepan sang pecipta


Sejak Anna kembali ke dalam pelukan Deni setiap hari Anna dihujani cinta dan kasih sayang, Deni tidak mau kesalahan yang dulu terulang kembali, karena bagi Deni kehilangan Anna serta jauh dari Anna adalah sangat menyiksanya


Sore itu


" Sayang kemarilah " titah Deni kepada Anna


Anna yang sedari tadi duduk didepan meja rias sembari membersihkan wajah cantiknya segera menghampiri suaminya


" Ya mas "


Anna membuka satu persatu berkas tadi dan membaca dengan seksama


" Mas... Maafin aku selama ini aku selalu gak percaya sama kamu" tangis Anna pecah seketika dan berhambur memeluk erat tubuh suaminya


" Gak usah menangis An, cukup mulai sekarang percaya sama aku dan berikan aku banyak cinta hmmm" Deni menciumi pucuk kepala istrinya itu


" Mas ... Pantesan kamu selalu sakit setiap ada masalah denganku ternyata kamu punya beban sangat berat, maafkan aku mas"

__ADS_1


Isi berkas itu mengungkapkam bukti bukti tentang fitnah yang dituduhkan Dila kepada Deni terkait Deni dengan mantan tunangannya, dan juga tentang siapa ayah dari bayi yang dulu pernah dikandung Dila


" Mas apakah sejahat itu mas Andi sampai memaksa Dila menggugurkan kandungan?" tanya Anna kepada Deni


" Sebenernya tindakan mas Andi itu salah akan tetapi ini tidak lepas dari kesalahan Dila, mas Andi sangat mencintai Dila, mereka akhirnya khilaf dan Dila hamil, ketika mas Andi sedang seneng senengnya Dila hamil, Dila malah berpaling meninggalkan mas Andi dan mengatakan aku lah ayah dari bayi itu, tentu saja mas Andi murka dan dia sangat sakit hati dan berniat menghancurkan Dila, seperti gayung bersambut, Dila rapuh karena ditolak aku disitu mas Andi memanfaatkan untuk membuat Dila semakin hancur dengan menyuruh Dila menggugurkan kandungannya kalau mau balik lagi ke mas Andi, dengan terpaksa Dila menuruti.." Deni tidak melanjutkan penjelasannya karena melhat tubuh Anna bergetar dan menangis terisak isak


" Sayang sudah sudah kita tidak usah melanjutkan ini lagi yang penting sekarang fokus kehamilan kamu hmm " Deni memeluk erat tubuh istrinya


" Mas.. Sekarang Dila dimana?" tanya Anna tiba tiba


" Dila keluar negri, beberapa hari sebelum aku tidak sadarkan diri dia minta uang kepadaku dan mengatakan niatnya tapi aku tolak, selepas itu dia tidak pernah terlihat batang hidungnya, aku penasaran dan melacak dimana Dila, aku baru dapat hasilnya kemarin selepas ak pulang dari rumah sakit, Dila pergi bersama Andi, semoga saja mas Andi memperlakukan Dila dengan baik" jelas Deni


" Amiin .. Iya mas, kasihan Dila kenapa dia jadi bernasib seperti itu.." ucap Anna lirih


" Mas... Mas perutku mas... Aaah sakit banget" tiba tiba Anna berteriak


Dan Deni seketika panik ...


...****************...


Jangan lupa like n komennya yaa... like n komen reader penyemangat othor

__ADS_1


🤗🤗


__ADS_2