Cinta Terakhir Anna

Cinta Terakhir Anna
Bab 26 Air mata dila


__ADS_3

Seperti kemarin masakan dila enggan deni sentuh, rasanya dada dila terasa sesak, tangannya mengusap pipinya yang mulus,


“mas deni gak mau makan lagi ya mbak dila?”tanya bi ijah, bi ijah adalah asisten rumah tangga deni yang selalu menyiapkan semua kebutuhan deni


Dila mengangguk pelan


“Sabar mbak, mas deni sebenarnya bukan tipe laki laki yang kasar, saya tidak tau ada masalah apa antara mbak dila dengan mas deni, tapi pesan saya kalau mau menghadapi mas deni mbak harus sabar dan mengalah, maaf seperti mbak anna dia sangat lembut dan tidak mudah marah makanya mas deni begitu sulit melupakannya sekalipun mas deni sudah mempunyai tunangan”jelas bi ijah


“Terima kasih bi, dila gak akan menyerah dan dila akan berusaha keras mendapatkan hati deni”ucap dila


Ketika dila sedang membersihkan makanan yang ada diatas meja makan deni keluar dari kamarnya


“Den kamu mau kemana?bukannya kamu masih butuh istirahat?”tanya dila


Seperti kemarin kemarin deni tidak bergemis dengan pertanyaan dila, melihat dila pun tidak,deni asyik membuat kopi kesukaannya


“Den kamu mau aku buatkan apa?aku bisa memasakanmu agar kamu mau makan”tanya dila


“Sudah aku bilang aku gak butuh itu yang aku butuhkan kamu pergi dari sini”ucap deni datar sambil membawa kopi hasil  bikinannya


Tes


Tes


Tes


Tidak terasa air mata dila lolos begitu saja


“Ya tuhan apa aku sanggup mencintai deni seperti ini” ucap dila lirih


Dila kemudian masuk ke kamar yang bertepatan dengan kamar deni, ya kamar yang dulu milik anna setiap anna bermalam dirumah deni


Dila mengedarkan pandangannya keseluruh kamar itu, “apa aku begitu hina dengan mencintai deni?sampai kamar pun bekas kamar anna” gumam dila


Tak terasa dila menangis cukup lama sampai akhirnya dia tertidur pulas


 


Deni mencecap kopi hasil buatannya, kopi yang dia buat cukup untuk menenangkan pikiran, sejak tadi ada sedikit rasa bersalah kepada gadis itu, akan tetapi begitu deni melihat wajah dila secara langsung amarah deni langsung meluap begitu saja


“Apa aku terlalu keras padanya?ah biarkan saja aku hanya ingin dia segera pergi dari sini”deni bergumam sendiri


“ting” sebuah pesan masuk ke dalam ponsel deni


“Besok pagi pagi sebelum subuh kamu ke rumah papah” begitu bunyi pesan yang dikirimkan papah indra ke ponsel deni


“ Tumben papah nyuruh aku kesana pagi pagi” batin deni

__ADS_1


Deni pun menghabiskan kopi buatannya , dan beranjak merebahkan dirinya ke atas kasur empuk miliknya dan mulai memejamkan matanya, selang beberapa menit terdengar dengkuran halus dari deni itu tandanya deni sudah masuk kedalam alam mimpi


 


*****


Pagi pagi sebelum subuh deni sudah siap siap akan pergi kerumah papah indra, ketika deni baru membuka pintu kamarnya terciun aroma masakan yang membuat cacing cacing di perutnya menari nari, wajar saja deni begitu lapar karena sejak sore deni tidak makan karena tidak menyentuh sama sekali masakan dila


Terlihat dari dapur seorang gadis sedang menikmati kegiatan masaknya tanpa dila sadari deni menatap dila intens


Dila terlihat berpeluh ketika memasak, tapi bibir nya slalu terlihat tersenyum


“ehm masak apa”ucap deni


“ah ini aku masak sop iga, kamu mau?”tanya dila


“hem aku tunggu di meja makan”ucap deni datar


Seketika hati dila berbunga bunga, dengan cekatan dila melayani deni, deni pun menikmati hasil masakan dika, tidak dipungkiri masakan dila memang enak, entah dari mana dila tau dari mana kalau sup iga adalah menu masakan yang deni suka


Deni menghabiskan satu mangkuk sup dan dua piring nasi, perut deni benar benar penuh sesak, tadi deni benar benar sangat rakus karena saking kelaparannya dan saking enaknya masakan dila


Dila tersenyum senyum melihat deni makan, seketika dila merasa kenyang dengan melihat deni makan dengan lahapnya


“Terimakasih atas makanannya, aku mau pergi, aku harap setelah aku pulang kamu sudah pergi dari sini”ucap deni


Deg


Deg


Deg


Tak terasa butiran bening dari sudut matanya lolos begitu saja


“Den apa tidak ada rasa cinta sedikitpun darimu untukku?”ucap dila dengan bibir bergetar


“Tidak sama sekali bahkan seujung kuku pun tidak, aku mengijinkan kamu tinggal disini karena kamu bilang akan menghilang dari hidupku, dan aku ingin secepatnya kamu pergi”ucap deni datar


“kalau aku hamil?”tanya dila dengan terisak


“entahlah mungkin aku akan bertanggung jawab terhadap anak itu tapi tidak denganmu dan aku selalu berharap kamu tidak mengandung anakku”ucap deni datar


“sekejam itu kepadaku den?”ucap dila


“Kamu yang membuat aku kejam, kamu sudah tahu dan paham betul aku sedang tergila gila dengan anna, kamu malah masuk diantara kami, dan itu menyulitkanku paham kamu!!” ucap deni dengan nada deni dengan menggebrak meja serta berlalu begitu saja dari hadapan dila


Deni tiba tiba menghentikan langkahnya dan berkata “kemasi barang barangmu secepatnya keluar dari sini atau aku suruh satpam komplek untuk mengusirmu” ancam deni dan melanjutkan langkahnya meninggalkan dila

__ADS_1


Dila semakin terisak dalam tangisnya, badan dila serasa tidak ada tulang yang menopangnya, setelah cukup lama dila menangis, dila pun menyeka air matanya dan kemudian beranjak menuju wastafel untuk membasuh wajahnya


Dila mencoba menguatkan hatinya, ini memang pilihan hidupnya jadi dila harus siap dengan resikonya, mata dila terlihat sembab dan butiran air matanya masih setia menetes, akan tetapi dila tetap melanjutkan acara berkemasnya, dan sambil memikirkan langkah apa selanjutnya untuk mendapatkan hati deni


 


****


Sesampai deni dirumah papahnya, deni kaget kenapa rumanya terlihat ramai, bahkan ada tenda yang sedang dihias seperti akan diadakan acara akad nikah


“Apa papah mau menikah ya”gumam deni dengan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal itu


“Bersiaplah hari ini kamu akan menikah”ucap papah indra yang tiba tiba muncul dihadapan deni


“Nikah?maksudnya papah yang akan menikah?”ulang deni dengan alis yang terangkat karena jujur deni tidak paham dengan apa yang dibicarakan papah indra


“Telingamu masih normal kan nak, papah bilang kamu yang akan menikah”ucap papah indra


“papah jangan macam macam ya deni gak mau nikah sama gadis lain selain anna, kalau papah maksa deni menikahi gadis selain anna deni akan kabur”ucap deni


Papah indra tersenyum simpul


“hari ini kamu akan menikahi anna” ucap papah


indra yang membuat jantung deni berasa seperti mau copot


Deg


Deg


Deg


“Papah gak lagi bercanda kan?”tanya deni


“Apa papah terlihat seperti bercanda?lihat saja didepanmu sudah dipersiapkan tempat untuk akad, apa itu seperti sedang bercanda?” tanya papah indra


“ Pah tapi kan anna tidak mencintaiku”ucap deni


“ Cinta akan datang nanti kalau sudah menikah dan papah yakin anna tidak akan lama akan jatuh cinta kembali kepadamu karena dulu dia sangat mencintaimu, sekarang tugasmu turuti saja apa yang sudah papah rencanakan,tidak usah banyak tanya atau papah akan membatalkan pernikahan ini yang sudah papah rencanakan matang matang” ucap papah indra


Deni pun dengan senang hati mengikuti rencana papah indra, sekalipun didalam lubuk hatinya deni merasa kasihan terhadap anna,deni tau bagaimana anna sangat mencintai rian


“Ah ini pasti perjalanan sulit dalam pernikahanku nanti, tapi tidak apa apa asal anna menjadi milikku dan aku akan membahagiakan dia”gumam deni dan segera bersiap siap


Apakah pernikahan deni dan anna akan tetap terlaksana???


Jangan lupa like n komennya yaa untuk nyemangati othor nge up 🤩♥️

__ADS_1


 


Salam sayang Anna♥️


__ADS_2