Cinta Terakhir Anna

Cinta Terakhir Anna
Bab 28 Status baru


__ADS_3

"Selamat ya mas Deni sudah jadi suami sekarang” ucap salah satu kerabat Deni


Semua orang mengucapkan selamat kepada ke dua mempelai itu, senyum cerah terlihat di wajah Deni namun tidak dengan Anna, mata Anna tidak bisa menyembunyikan kesedihan yang mendalam.


“Rian maafkan atas ketidak berdayaanku” ucap Anna lirih.


Acara akad nikah yang dihadiri hanya kerabat deni dan Anna pun akhirnya selesai.


“Sayang.. yang kuat yang tabah ya nak ya mamah hanya bisa mendoakan rumah tanggamu sakinnah mawaddah warahmah” ucap mamah Anita dengan terisak.


Anna pun tidak kalah terisak juga.


“Sudah sudah bukannya ini hari bahagia Anna, biarkan Anna bersama Deni, An urus kebutuhan suamimu mulai sekarang, patuhlah apa yang menjadi perintah suamimu karena sekarang tanggung jawab papah kepadamu sudah papah serahkan ke Deni” ucap papah Adi sambil mengelus pucuk kepala Anna.


“Iya pah doakan selalu Anna pah” ucap Anna lirih.


Papah Indra memberikan hadiah bulan madu kepada Deni dan Anna, Deni dan Anna akan menikmati bulan madunya di salah satu pulau yang sangat indah namun sebelumnya mereka sementara akan menginap di hotel dulu  untuk malam ini.


Setiba di hotel.


“Den mana tas pakaian punya kamu?” tanya Anna datar


“Itu yang hitam koper ku” ucap Deni yang tidak lepas memandang Anna.


Anna mengangguk dan Anna membuka isi tas Seni juga dirinya kemudian menyiapkan baju baju yang akan mereka kenakan.


Mereka sepakat akan menunda pesta pernikahan karena Anna belum siap dengan keaadaan ini, dan alasan Anna bisa diterima.


“Apa kamu mau mandi Den?” ucap Anna.


Tidak ada senyum atau raut kebahagian di wajah Anna yang terlihat mata sembab Anna dan itu membuat hati Deni sakit.


“Ya.. kamu mandilah dulu” ucap Deni.


Anna mengangguk dan langsung menuju kamar mandi.


Anna lama didalam kamar mandi, disana mata Anna tidak bisa diajak kompromi dia menangis sejadi jadinya.


Deni khawatir karena hampir satu jam anna disana dan kemudian deni beranjak menuju pintu kamar mandi

__ADS_1


“An Anna sayang kamu gak papa?tanya Deni sembari mengetuk pintu kamar mandi.


Anna pun segera menyeka air matanya


“ya aku sebentar lagi selesai” jawab Anna.


Anna pun keluar kamar mandi dengan mengenakan baby dol kesukaan Anna


Dimata deni anna terlihat sangat imut, baru kali ini Deni melihat anna tanpa hijabnya.


“cantik..”gumam deni dengan mata yang masih melekat menatap anna


Rambut hitamnya yang tergerai sebahu kulit yang putih alami alis mata yang tertata rapih alami bulu mata yang tebal membuat anna semakin sempurna dimata Deni.


Anna menundukan pandangannya.


Deni melihat mata Anna sembab.


“sepertinya dia habis menangis” ucap deni dalam hati.


“Aku mandi dulu An” ucap Deni datar.


Setelah Deni masuk kedalam kamar mandi, Anna menyibakan tirai jendela hotel, terpampang pemandangan gedung gedung bertingkat , Anna menatap langit yang biru dan matahari bersinar sangat terang menandakan cuaca hari itu sangat cerah namun tidak dengan hati Anna, Anna kembali menitikan air matanya.


“Rian maafkan aku.. maafkan atas ketidak berdayaanku.. aku ikhlas kalau kamu membenciku rian” gumam Anna.


“Selamat tinggal Rian .. selamat tinggal cintaku” Anna berucap lirih dan air matanya semakin membanjiri pipi mulusnya.


 


Krieeeeet


Pintu kamar mandi dibuka terlihat Deni sudah selesai mandi dan sudah berpakaian lengkap, Anna segera menyapu air matanya.


“Sudah selesai mandinya?” ucap Anna berusah tersenyum.


“Sudah sayang” Deni membalas senyuman Anna.


“Kemarilah” Deni mendudukan dirinya dulu di tepi kasur.

__ADS_1


Anna menuruti perintah Deni, Anna duduk bersebelahan dengan Deni.


“An .. mulai sekarang kamu sudah resmi menjadi istri Deni Putra Wibowo, aku paham betul dihatimu belum ada namaku, tapi kamu sudah paham kan ketika sudah ada akad nikah berarti kamu harus patuh kepadaku karena aku adalah suamimu sumber pahalamu, mulai sekarang belajarlah untuk mengikis nama orang lain didalam hatimu masukan sedikit sedikit namaku dihatimu ya an” ucap Deni sambil meraih tangan Anna.


Anna hanya mengangguk pelan.


“An.. aku tidak akan menyentuhmu kalau kamu masih belum siap” ucap Deni.


Anna kaget mendengar ucapan deni barusan mata Anna langsung menatap Deni.


“Kenapa sayang?kamu kaget?.. ya Anna aku tidak akan memaksa kamu untuk menjalankan kewajibanmu sebagai seorang istri, aku ingin kamu sendiri yang mendatangiku ketika kamu siap” ucap Deni seraya mengelus kedua pipi Anna.


“Den.. terimakasih kami sudah mengerti perasaanku, aku akan mencoba menata hatiku dulu maaf Den” ucap Anna lirih


“Hmm.. tapi peluk dan cium kening boleh ya” ucap Deni tersenyum.


Anna mengangguk sambil tersenyum.


“Kemarilah istriku” ucap Deni dengan merentangkan kedua tangannya.


Dan Anna pun menyambut memeluknya


Cup...


Deni mengecup lembut kening Anna


“Istirahatlah pasti kemarin adalah hari terlelah kamu, kita tidur yuk” ucap Deni sambil memposisikan diri untuk tidur.


Karena kurang tidur Anna pun tidak butuh waktu lama untuk terlelap, terdengar dengkuran halus dari Anna, Deni menatap lekat wajah Anna yang kebetulan menghadap wajah Deni.


“Aku akan membuat kamu jatuh cinta sayang” ucap Deni lirih.


Dan Deni pun menyusul Anna ke alam mimpi.


********


Dukung othor yuuk readers dengan like komen dan syukur syukur vote yaa ♥️


Salam sayang Anna♥️♥️

__ADS_1


__ADS_2