Cinta Terakhir Anna

Cinta Terakhir Anna
bab 22 Terkejut


__ADS_3

Anna membuntuti Rian yang masuk kedalam ruangan dokter tempat dia istirahat, ruangan itu khusus untuk istirahat dokter, Anna pun mendekati Rian dan menutup mata Rian, Rian sangat terkejut tiba tiba ada yang menutup matanya dan Anna merasa puas sukses membuat Rian terkejut.


“Sayang.. aku kira siapa kaget tadi, untung gak aku banting lho” ucap Rian masih dengan jantung yang berdegup cukup kencang


Anna terkekeh melihat wajah pujaan hatinya yang sedang panik.


Rian lalu menarik tangan Anna dan sekarang jarak Rian dan Anna sangat dekat.


“Kamu seharian kemana hem?” tanya Rian


Anna berusaha membebaskam diri dari pelukan Rian, Anna malu dengan jarak yang begitu dekat dengan Rian, Anna terus menggerakan tubuhnya tapi kalah saing dengan tubuh Rian yang lebih kuat, ketika Anna menggerakan lagi tubuhnya secara tidak sengaja “cup” Anna mencium bibir Rian dan blush wajah Anna dan Rian langsung merona.


Mereka langsung salah tingkah, Rian melepaskan pelukannya dan bergerak menjauh seperti orang kebingungan Anna pun tidak jauh beda.


“Aa maaf aku gak sengaja” ucap Anna cepat.


Rian tersenyum dan menarik Anna kembali.


“mau dua kali” ucap Rian sambil monyongin bibir.


Anna pun menutup mulutnya sambil tertawa


Akhirnya aksi monyong monyongan  diantara mereka selesai , Rian mengajak Anna ke Coffee shop yang berada didalam rumah sakit.


“Sudah makan sayang?” tanya Rian.


“Emm sudah” ucap Anna.


“Ngapain ada disini sayang?bukan sengaja menemuiku kan?” ucap Rian.

__ADS_1


“Emmm sayang aku mau cerita tapi janji kamu jangan marah yaa” rayu Anna.


“Soal gak ada kabarnya kamu seharian ini?” ucap Rian.


“Uhum” ucap Anna sambil membuat wajah imutnya kelihatan makin menarik dimata Rian.


“Jangan pernah menunjukan wajah itu didepan laki laki manapun An awas aja nanti, kalau sampai kamu menunjukannya didepan laki laki lain kamu aku hukum” ucap Rian gemas.


“Siap bos... Rian... Deni dirawat disini dan Deni...” lalu Anna menceritakan yang terjadi antara Deni dan Dila.


Rian gak nyangka Dila senekat itu, karena dimata Rian, Dila gadis pendiam dan gak banyak bergaul dengan laki laki dia selama ini bergaul hanya dengan Pram laki laki yang sudah dila pacari dari awal kuliah, Rian tahu banyak tentang Dila karena kekasihnya suka mengabsen satu persatu teman temannya tanpa ada yang terlewat macam dektetif yang infonya akurat ..sebenarnya Rian tidak tertarik akan cerita Anna tentang teman temannya , Rian justru sangat tertarik melihat ekspresi wajah Anna yang lucu ketika bercerita rasanya Rian ingin menciumi semua wajah Anna saking gemasnya.


“Kalau Dila dan Deni ada hubungan harusnya kita ikut berbahagia kan yank?” ucap Rian sambil menaik turunkan alisnya.


"Jelas dong” ucap Anna menimpali ucapan Rian.


“Kamu uda selesai praktek yank?” tanya Anna ke Rian.


“Belum ini mau visit pasien, kenapa hem?” tanya Rian.


“Gak papa, aku gak bawa ponsel ni aku mau balik kerumah Deni sekalian berkemas, aku kira kamu da selesai jadi bisa pulang bareng aku” ucap Anna sambil menarik narik manja jas Rian seakan gak rela berpisah dengan kekasihnya.


“Malam aku ke ruangan Deni sekalian aku antar kamu pulang ke kontrakan, tapi tunggu dulu, kalau kamu mau pindah apa papah Adi akan mengizinkan?” ucap Rian.


“Mau tidak mau papah harus setuju, sekarang sudah tidak ada alasan lagi” ucap Anna bahagia.


Akhirnya Anna pun pamit  pulang, Anna sudah tidak sabar untuk mengemasi barang barang yang ada dirumah Deni.


Sesampai dirumah Deni, Anna langsung mengemasi semua barang, dan memastikan tidak ada yang tertinggal, kemudian Dan Anna langsung membersihkan diri dan bersiap siap untuk menuju ke rumah sakit tempat Deni di rawat tiba tiba ponselnya berbunyi.

__ADS_1


“An kamu dimana” tanya mb Mita ternyata yang menghubungi Anna adalah mb Mita.


Mba Mita kaget, Dila mengubunginya dan menceritakan masalahnya dengan Deni, Dila menghubungi mb Mita saat deni tertidur tadi selepas ditinggal Anna, mba Mita sangat kecewa dengan perbuatan Dila tapi balik lagi Dila yang memilih jalan hidupnya seperti ini jadi sebagai seorang teman bisa apa hanya membesarkan hati dila untuk lebih sabar serta menghadapi masalahnya dengan tenang.


“Aku dirumah deni mb habis packing malam ini aku pindah ke kontrakan tapi sebelumnya aku mau ke rumah sakit dulu antar baju baju Deni,kenapa mbak?” tanya Anna.


“Aku sudah tau semua An tentang Dila dan Deni, ya sudah An kita ketemu di rumah sakit ya aku pengen liat keadaan Deni juga ... Dila, dia pasti lagi butuh penguat.. ah maaf an aku hanya iba saja dengan dila tapi bukan berarti membenarkan perbuatan dia” ucap mba Mita.


“Iyaa mbak tenang aja i’m oke kok”sahut Anna terkekeh.


Akhirnya anna pun melajukan mobilnya ke rumah sakit dimana Deni dirawat aah tidak tepatnya rumah sakit dimana si ayank kerja ...


 


#


#


#



#


Hai hai hai jangan bosen yaa sama othor terus dukung karya othor yaa readers dengan terus like komen n vote yaaa 😘😘


Salam sayang Anna♥️


 

__ADS_1


__ADS_2