
Setelah selesai bersiap siap Anna pun melesat menuju kampus, tujuan pertama Anna adalah perpustakaan, Anna ingin menyelesaikan revisi skripsinya hari ini juga agar bisa maju ke dosen pembimbingnya.
Sesampai kampus Anna melangkahkan kakinya melewati beberapa ruang kelas yang sepertinya sudah mulai perkuliahan pagi, karena terdengar suara dosen yang sedang menjelaskan, beberapa diantaranya terdengar suara riuh dari mahasiswa.
Setelah sampai ditempat tujuan yaitu perpustakaan, Anna kemudian mengambil tempat untuk meletakan laptop serta tasnya, Anna mengedarkan pandangannya disertai dengan melangkahkan kakinya menuju ke rak buku buku sastra, Anna memilah milah beberapa buku yang dia butuhkan untuk memperkuat sumber hasil skripsinya.
TING...
Anna yang sibuk mengetik tidak menghiraukan bunyi yang berasal dari ponselnya,
Drttrrrrrrttt....
Ponsel Anna bergetar, tadi pagi sebelum Anna masuk kedalam perpustakaan mode dalam ponselnya sudah diubah getar, Anna kemudian meraih ponselnya yang dia letakkan disebeleh laptopnya, dan Anna melihat layar ponselnya
“SUAMIKU♥️” calling...
Anna pun segera mengusap layar ponselnya dan segera keluar dari ruangan perpustakaan agar tidak mengganggu orang orang yang berada didalam perpustakaan.
“ Ya Den” sapa Anna.
“ Hmm .. sepertinya kamu lagi asyik sesuatu ya, sampai lupa kalau sudah punya suami” ucap Deni lembut.
Anna terkekeh mendengarnya.
“ Kenapa malah ketawa hemm” ucap Deni.
“ Maaf sayang daritadi keasyikan sama skripsi, aku pengen segera selesai revisinya hari ini dan langsung maju dosen, jadi kedepan aku mau fokus sebagai istri dan ibu” cicit Anna.
“Deg.. deg”
Jantung Deni berdebar mendengar ucapan Anna.
“ Sayang .. ulang lagi dong, mau aku rekam” ucap deni.
“ Gak ada siaran ulang” ucap Anna terkekeh
“ Ckk.. pelit ih, aku seneng banget kata kata kamu barusan sayang,.. aku kesitu sekarang yaa, aku jadi kangen banget sama kamu” rayu Deni.
“ Ish.. gimana aku mau cepet selesai kalau ada kamu, lagian kamu juga lagi kerja, udah ah cepet lanjutin kerjanya, aku juga selesain revisinya nanti sore kita ketemu dirumah sayang sayangan lagi oke” ucap Anna manja.
“ Hahahah... gimana aku bisa fokus kalau istriku begitu menggoda” ucap Deni.
“ Aku gak tahan sayang kalau berjauhan dari kamu, selain kangen aku juga takut...” ucap Deni.
__ADS_1
Anna pun menautakan alisnya dan berkata
“ Kamu takut kenapa sayang?”
“ Kamu jatuh cinta lagi dengan Rian” ucap Deni.
Anna menghembuskan nafasnya kasar, kemudian berkata
“ Sayang.. aku sudah beberapa kali bilang, setelah aku sah menjadi istrimu, pada saat itu aku sudah berjanji pada diriku sendiri untuk melupakan Rian, jadi tidak ada yang perlu kamu takutkan lagi hemm, sudah yaa sayang aku lagi ngejar waktu nih biar cepet selesai dan segera bertemu kamu”.
“ Baiklah, segera selesaikan dan segeralah pulang hemm, aku sayang kamu An” ucap Deni
“ Aku juga sayang kamu Den” balas Anna.
Akhirnya sepasang suami istri ini mengakhiri panggilan telfonya, dan Anna pun kembali masuk kedalam ruang perpustakaan.
Tak terasa waktu terus berjalan dan cacing cacing didalam perut Anna sudah meronta ronta minta dikasih makan.
“Huft akhirnya selesai juga, aku harus segera maju ke dosen dan lanjut makan, aah perutku sudah sangat lapar” gumam Anna
Anna pun membereskan buku buku serta barang barangnya diatas meja, setelah selesai Anna pun keluar dari perpus dan menuju ruang dosen, beruntung Anna karena siang ini dosen yang dicari masih ada ditempat sehingga Anna bisa langsung bimbingan, dan sekali lagi keberuntungan untuk Anna dosennya langsung menyetujui hasil revisian Anna.
Revisian skripsi Anna tidaklah banyak sehingga tidak butuh lama untuk menggeceknya, Anna bersorak dalam hati, dan mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbingnya karena sudah banyak membantu.
“ Alhamdulilah... akhirnya kenyang juga” ucap Anna.
Tiba tiba ada suara yang memanggil Anna
“ An woi ... somse amat sekarang” ucap laki laki yang tak lain adalah Alfin.
“ Alfiiiiiin...” jerit Anna senang.
Anna seneng banget bisa bertemu Alfin disini, susah sebulan Anna tidak berkomunikasi dengan Alfin, bukan tidak mau tapi karena banyaknya masalah yang Anna hadapi Anna jadi melupakan sosok teman terbaiknya ini, begitu juga dengan Alfin sejak Anna tinggal dengan Deni Alfin menjaga jarak, karena Anna sedang mengalami hubungan yang rumit, Alfin takut karena kedetan dirinya dengan Anna akan memperkeruh keadaan.
“ Gimana kabar kamu An?” sapa Alfin.
Alfin sudah tau semua yang menimpa Anna dari mb Mita.
“ Kamu sudah tau apa yang aku alami?” ucap Anna.
“ Hemm sudah” ucap Alfin.
“ Gimana kabar kamu?” ulang Alfin.
__ADS_1
“ Aku baik baik saja Fin” ucap Anna sambil tersenyum.
“ Are you happy?” ucap Alfin
“ Yes, i’m happy” balas Anna
“ Syukurlah.. aku ikut seneng, emmm An..” Alfin tidak melanjutkan kata katanya karena dipotong oleh Anna.
“ Fin.. jangan bahas yang lain yaa.. sekarang aku sudah berstatus istri orang, ketika akad sudah dilaksanakan aku sudah bersumpah untuk taat dan mencintai suamiku” ucap Anna sambil mengulum senyum.
Alfin menatap lekat mata Anna, sekalipun Anna tersenyum tapi matanya jelas terlihat sebaliknya, tapi Alfin selalu mendukung apapun keputusan sahabatnya, Alfin membalas senyum Anna dan berkata
“ Bahagia selalu An, aku akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu”
“Thanks Fin..kamu memang temanku yang terbaik” ucap Anna.
Dua sahabat ini asyik saling bertukar cerita karena sudah sebulan lebih mereka tidak bertemu dan mereka sampai lupa kalau waktu terus berjalan.
“ Fin, kayaknya aku harus pamit deh, tadi aku sudah janji sama Deni kalau urusan skripsiku selesai disuruh langsung pulang” ucap Anna.
“ Oke An, kapan kapan aku boleh main kan? Bareng mb mita juga debby” tanya Alfin
“ Boleh banget dong, Deni gak melarang aku main dengan temen deketku, pintu rumah kami terbuka untuk kalian” ucap Anna
“ Sekali lagi selamat ya An atas pernikahanmu semoga SAMARA dan juga selamat atas kelulusanmu sukses deh pokoknya, aku tunggu ponakan baru” ucap Alfin terkekeh.
“ Hahahah thanks Fin Aamiin atas doanya ya, buruan nyusul lulus kuliah juga nikah” ucap anna tertawa.
“ Doanya juga kenalin cewenya dong” ucap Alfin.
“ Gak ada kamusnya buaya darat dikenalin cewe” ledek Anna.
Alfin menimpalinya dengan tertawa terbahak bahak
Akhirnya ke dua sahabat ini pun berpisah, Anna melanjutkan perjalanannya untuk pulang kerumah, ya pulang kerumah Anna dan juga Deni dan melaksanakan peran baru Anna sebagai nyonya Deni.
Jangan lupa Like n komennya ya readers 🤗
Salam sayang Anna ♥️
__ADS_1