Cinta Terlarangku Untukmu

Cinta Terlarangku Untukmu
Ep 12 Pamitnya Roman bikin Resah


__ADS_3

Setelah satu jam duduk di dalam mobil dan mengobrol,akhirnya Roman ingin mengajak Kila beranjak pergi.


Mobil berlalu dan menuju ke arah Ibu Kota.


"Sayang kita akan kemana sekarang."?


"Bertemu Bimo."


"Kenapa."?


"Ia bilang,ia ingin berkenalan denganmu sayang."


Tak lama kemudian mobil berhenti di sebuah Lesehan makanan.Roman dan Kila masuk ke dalam Lesehan dan menuju ke tempat di mana Bimo dan Biyan sudah menunggu mereka.


"Biyan kamu juga disini."?


"Iya Kila,ayo duduk."


"Hei Roman,kalian dari mana saja."?


"Oh itu nungguin Kila yang tadi ada kerjaan


sedikit."


"Bimo ini kenalin Kila."


"Hallo aku Bimo."


"Iya aku Kila."


Mereka saling berjabat tangan.


"Eh kita sudah pesan makanan lho buat


kalian juga."


Kila dan Roman saling pandang.tak lama kemudian hidangan datang.mereka makan bersama,namun yang bikin iri adalah kali ini Roman dengan tangan kanannya menyuap


kan Kila makan.Biyan dan Bimo hanya bisa tertegun.


Kila membuka mulutnya dan sesuap demi sesuap ia nikmati.


"Hei kalian bikin iri deh." ujar Biyan.


"Iya nih,bikin ngenes." timpal Bimo.


"Ya kalian kan juga bisa saling suap."jawab


Roman.

__ADS_1


Bimo dan Biyan pun akhirnya ikutan saling suap suapan


"Sayang apa masih mau."?


"Nggak ini udah cukup."


Roman membersihkan bibir Kila dengan sapu tangannya.ia pun tampak telaten menyuapi Kila makan.


Kini gilirannya Kila juga menyuapi Roman untuk makan dan Kila merasa itu sangatlah canggung,karena Roman selalu mengecup jari Kila,saat Kila sedang menyuapinya,mata nya juga tak lepas memandangi Kila.


"Sayang ini sudah habis,apa masih mau."?


"Ini cukup sayang."


Sementara Bimo dan Biyan bagaikan dua lingkaran obat Nyamuk di antara Roman dan


Kila.sesaat kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.


"Ohya kila,kita akan pulang hari ini dan aku minta tolong jagain Biyan ya." ujar Bimo.


"Iya baik."


"Apa kalian akan berangkat sekarang?tanya Biyan.


"Ntar jam satu siang." jawab Roman.


"Kalau gitu yuk kita pulang." ajak Kila dengan berat hati.


"Kila aku sama Bimo duluan ya."


Biyan dan Bimo pun berlalu meninggalkan


mereka berdua.


"Sayang apa masih ingin disini."?


"Kita pulang aja yuk sayang."


"Baiklah sayang."


Setelah membayar tagihan makanannya mereka juga berlalu menuju ke rumah Kila.


Sepuluh menit kemudian mereka tiba.belum


lagi sempat membukakan pintu mobil dan ternyata Kila sudah turun lebih dulu untuk membukakan pintu pagar dan membuka pintu rumahnya.


"Sayang ayo masuk."


"Kita di sini aja ya sayang."

__ADS_1


"Iya,tapi aku ganti baju dulu ya."


Kila masuk dan segera bergganti pakaian.ia juga membuatkan minum untuk Roman.


***


"Sayang ayo minum."


"Ohya sayang kenapa terlihat sepi."?


"Itu Mama dan Papa lagi di luar Kota


"Sayang aku masuk sebentar ya."


"Iya."


Kila masuk menuju kamar dan ia tengah


mengambilkan sebuah kotak dan sesaat kemudian ia sudah duduk lagi bersama dengan Roman.


"Sayang ini untukmu."


"Apa ini? bolehkah aku membukanya."?


Kila mengangguk.Roman membuka kotak tersebut dan isinya adalah sebuah kalung berbentuk Bintang.


Kila kemudian berdiri dan memasangkan kalung itu ke leher Roman.


"Sayang terima kasih ya."


Roman dan Kila tak banyak mengobrol itu karena tak lama lagi Roman dan Bimo harus segera kembali.


"Sayang aku pamit ya."


Kila tampak menitikkan air mata.Roman lalu bertekuk lutut di hadapan Kila dan ia segera mengusap air mata Kila yang kian mulai jatuh.


"sayang sapu tangan ini untukmu,saat kamu bersedih atau berkeringat pakailah."


"Sayang berhati hatilah di jalan dan saat tiba kabari aku ya."


"Iya sayangku."


Roman bangkit dan mencium keningnya kila cukup lama.


"Sayang apa aku sudah boleh pergi."?


"Iya."


Roman melangkah diikuti kila menuju mobil nya.Roman segera naik dan menghidupkan mobilnya.ia juga membuka jendela mobil dan tersenyum manis pada Kila sambil melambaikan tangannya tanda akan pergi.

__ADS_1


Mobil Roman pun berlalu dan Kila masih memandangi hingga bayangan mobilnya Roman benar benar sudah tak tampak lagi.


Ada rasa sangat kehilangan dalam hatinya saat Roman berlalu pergi.


__ADS_2