Cinta Terlarangku Untukmu

Cinta Terlarangku Untukmu
Ep 74 Gundah dan Godaan


__ADS_3

Roman tak ingin melepaskan pelukannya rasa nya.ia mengelus dan juga mencium rambut Kila tanpa henti.Kila mulai tak kuasa ingin lagi menangis.ada berjuta rasa rindu sekaligus rasa gundah yang tengah memenuhi sudut hatinya saat ini.ia tak tahu harus bercerita mulai dari mana pada Roman,mengenai apa yang jadi pertentangan Sang Papanya tadi di rumah.


Kila pun perlahan melepas pelukannya Roman.


"Sayang aku juga sangat merindukanmu."


"Benarkah ratuku."


Kila pun segera mencium bibir merah Roman.


Uhm...umm...hum...


Uhm...um...umm...um


Ciuman yang begitu lama mereka nikmati.ada rasa rindu yang tak hanya bisa lepas dengan hanya beradu bibir saja.Kila yang tengah gundah gulana ini memang sangat ingin sekali melampiaskan semuanya.ia menggoda Roman lebih ekspresif kali ini.ia pun memulai dengan membuka handuk yang melilit di pinggang Roman.


"Sayang kamu."?


Roman menyadari jika Kila tengah ingin yang lain darinya.ia dengan segera menggendong Kila ke ranjang.ia juga langsung membuka semua pakaian yang melekat ditubuh Kila.ia juga ingin memberi Kila sebuah kepuasaan lagi yang sudah terpendam selama dua bulan ini.

__ADS_1


Roman dengan agresifnya memulai aktifitas nakalnya.ia mencium seluruh tubuh Kila tanpa ada satupun yang terlewati.Kila makin ingin Roman terus menyentuhnya.merasakan satu demi satu indahnya sentuhan bibir dan juga tangan Roman.


Ia tak mau dulu memimirkan apa yang jadi pertentangan dari orang tuanya itu.


"Sayang ayo lakukan dengan pelan." bisik Kila manja.


Membuat Roman tak memberi sedikit pun ampun pada Kila.kecupan demi kecupan ia layangkan di tubuh indah Kila ini.jilatan demi jilatan pun juga Roman sisipkan disetiap hembusan nafasnya.gejolak kerinduan kian saja memuncak.membiarkan dua insan ini pun larut dalam pergumulannya bagai sepasang suami istri.


Kila dan Roman seperti tidak lagi peduli atas apa yang akan mereka hadapi sebentar lagi.


"Uhh...ahhh..sayang..."


Desahan dan teriakan teriakan kecil dari bibir mereka menggendamkan ruangan kamar tidur itu,tak ada satupun yang tahu atas apa yang tengah mereka nikmati saat ini.


"Uhm...uh...ahh


Roman berteriak lebih kencang,sesaat Junior nya sudah menancap kuat di **** ***** Kila. Sensasi geli nan penuh rasa kenikmatan kian menyergap.Kila dan Roman saling berpacu padu mencapai Kata Klimaks.


"Sayang aku sudah tak tahan lagi."

__ADS_1


"Hu...hu...ahhhh...."


Seketika terasa lahar panas mulai tumpah didalam gua yang rimbun milik Kila.Kila mulai menyadarinya jika ia sudah mendapatkan Klimaks yang luar biasa dan Kila merasakan puncak nikmatnya.


Letih bercampur peluh membasahi tubuhnya dan Roman.Roman pun tetap saja menancap kan Juniornya sambil memeluk Kila erat.ia menciumi bibir Kila bertubi tubi hingga Kila bisa mulai melepas rasa sisa sisa nikmat yang ia berikan barusan.


Nafas Kila kian menyusut.ia tampak sangat lelah.memejamkan matanya sejenak,dan ia masih menghayati indahnya Bercinta kali ini.


Roman tak ingin ada satupun yang tahu dengan apa yang baru saja mereka lakukan.


Ia segera mandi dan membasuhi tubuh Kila dengan handuk.ia memasangkan kembali semua pakaian ditubuh Kila seperti sedia kala. Kila tak lagi berdaya karena rasa kantuk begitu menggodanya,hingga ia hanya bisa tertidur pulas.


Roman pun terus menatap Kila,sesekali ia juga mengecup kening Kila dengan mesra.


Kila tidur seakan ia tengah berada di kamar tidurnya sendiri,sementara itu Roman segera turun dan duduk dengan santai di ruang kerja nya.


Ada kecamuk dalam hatinya,tak kala ia kembali mengingat Kila yang begitu buas tadi saat diatas ranjang.


Kila seperti bukan yang biasanya.Kila begitu berapi api meluapkan perasaannya tadi pada Roman.

__ADS_1


Roman semakin yakin jika tengah ada terjadi sesuatu dalam hubungan mereka berdua,tapi entah itu apa.


__ADS_2