
•Pagi hari dirumah Biyan•
"Biyan bangun dong,kan mau ketemuan sama Bimo."
"Aduh kepalaku berat sih Kila."?
"Biyan ayo buruan bangun."
Biyan membuka matanya yang masih terasa sedikit mengantuk.
"Aaahhhh." teriak Biyan.
"Hei kamu kok teriak?ada apa."?
"Ya Tuhan kok bisa sih bidadari ini ada di
hadapanku saat ini."? gumam Biyan dan sambil memandangi Kila.
"Kila kamu cantik banget."
"Sudah ayo kamu buruan mandi."
"Oke bidadari."
Biyan segera kekamar mandi,sementara Kila sudah siap dengan semuanya dan untung lah Kila punya banyak baju yang ia titip ke Biyan bila ia akan menginap di rumahnya Biyan.
"Kila bantuin aku cariin baju yang cocok dong."
"Itu dah aku siapin buat kamu."
"Wah kamu emang jago."
Biyan segera bergganti pakaian,lalu ia pun
mengeringkan rambut dan berdandan.
"Gimana Kila."?
"Kamu cantik Biyan."
"Kita sudah siap sekarang,ayo pergi."
"Biyan aku janjian di depan Mall Star jam
sembilan pagi ini."
"Ah kita satu tempat,tapi aku di Mall Blue Moon."
"Oke kalo gitu ayo berangkat." ujar kila.
Lima belas menit kemudian,Biyan pun sudah menurunkan kila di depan Mall Star dan sedangkan ia sendiri pergi ke Mall Blue Moon yang berjarak lima ratusan meter dari
Mall Star.
"Oke Kila semoga berhasil."
"Kamu juga ya Biyan."
Biyan pun berlalu dan kila segera masuk ke dalam Mall Star.Roman mengirimkan Kila pesan pagi pagi tadi kalau ia akan datang menjemput Kila.
Tepat di pintu masuk Mall.kila yang begitu sangat cantik ini membuat para Petugas Kebersihan di depan Mall memandangnya tanpa henti,apalagi Mall baru saja buka dan
suasana yang masih begitu sepi disana membuat Kila jadi pusat perhatian.
Kila berdiri tak jauh dari pintu Utama.
Tit...tit..brumm
Sebuah mobil putih berhenti di depan Kila dan seorang Pria turun dari mobil menyapa kila dengan lembut.
"Maaf apa ini Kila."?
__ADS_1
"Iya."
"Aku Roman,apa kita bisa pergi sekarang."?
"Baiklah."
Roman membukakan pintu depan mobilnya untuk kila agar duduk di sampingnya.
Di dalam mobil Roman,Kila pun duduk amat sopan dan tanpa bicara.Roman memasang
kan sabuk pengaman ke tubuh Kila.seketika
wajah mereka pun begitu dekat dan itu telah membuat Jantung Kila berdetak sangatlah cepat.
"Sudah selesai,kita berangkat ya Kila."
Mobil meninggalkan Mall Star.di dalam mobil Kila tidak tahu harus mulai bicara apa pada Roman,ia tak menyangka jika aslinya Roman begitu sangat tampan,tubuhnya yang tinggi,hidung yang amat mancung dan aroma tubuhnya yang harum membuat Kila seketika terpesona pada pandangan yang pertama terhadap Roman.
Sedangkan Roman dalam hatinya juga tak menyangka jika Wanita yang duduk di sampingnya ini cantik bagai Bidadari.
Kila yang berkulit putih langsat,rambut yang panjang tergerai indah,bibir kecil yang tipis dan lesung pipi yang membuat Kila terlihat makin imut membuat Roman merasakan pula langsung jatuh hati pada Kila seketika kala pandangan pertamanya tadi.
"Itu Roman kita mau kemana."? Kila ikut memecah keheningan suasana.
"Kamu mau kita kemana."?
"Ke Pantai saja ya,bagaimana."?
"Baik,apa Pantai yang di sana."?
"Iya kita hanya memutar balik saja
"Baiklah."
Roman memutar arah mobil dan tak lama kemudian mereka sudah sampai.
"Kita sudah sampai." apa mau turun."
Roman segera mematikan mobil,turun dan membukakan pintu untuk Kila.
pondok yang memang di sediakan bagi para
Pengunjung.
"Roman kita duduk di sini saja ya."
"Kila apa tadi menunggu lama."?
"Nggak kok,tadi baru juga nyampe."
"Kila ternyata kamu sungguh cantik ya." gumam Roman dalam hati.
Roman tak sanggup menahan pesona kila.
"Roman apa kamu ke Kota bersama Bimo."?
"Iya,dia juga janjian sama Biyan."
Suasana seketika jadi hening.
"Ehemm...Kila aku ada sesuatu untukmu "
"Apa."?
Roman mengeluarkan sebuah benda dari kantong bajunya.
"Ini untukmu."
Kila membuka kotak itu dan sebuah jepit rambut yang sangat indah sekali ternyata.
"Ini untukku? ini sangat cantik."
__ADS_1
"Kila apakah aku boleh memasangkannya padamu."?
Kila memberikan jepit rambut itu pada Roman. Roman memasangkan jepit itu ke rambut Kila.Kila pun menunduk malu.
"Kila ini sudah selesai."
"Roman terima kasih ya."
Ya Tuhan dia semakin memikat." gumam Roman.
"Kila aku bolehkah bertanya sesuatu."?
"Apa."?
"Bagaimana dengan jawaban untukku."?
"Apa harus sekarang."?
"Jika kamu belum siap tidak apa,tidak perlu
terlalu sungkan."
"Itu,aku mau kok Roman."
"Benarkah dengan yang aku dengar ini."?
Kila pun mengangguk,lalu mencoba pula bertanya dengan mimik muka yang sangat serius.
"Roman apakah kamu serius dengan semua pernyataanmu saat itu."?
"Iya Kila aku serius."
"Apa perasaanmu itu juga serius."?
"Perasaanku padamu sangat serius Kila."
"Seserius itukah keinginanmu."?
"Kila aku sangat serius jatuh hati padamu saat kita bicara melalui telpon dan sekarang entah sejak beberapa detik yang lalu,aku jatuh cinta padamu Kila."
"Secepat itukah."?
"Iya,maaf jika pernyataanku ini bisa pula membuatmu berpikir bahwa aku adalah Laki Laki yang gombal."
"Hemm."
"Kila kamu tertawa."?
"Aku tidak menyangka kamu begitu berani mengatakannya langsung dan itu sudah membuatku mau menerimamu."
"Kila itu artinya aku sudah bisa jadi Kekasih hatimu kan."?
"Iya Roman."
Roman sungguh tak menyangka atas apa
yang ia dengar dari bibir Kila.tanpa ragu ia mendekap Kila dan mencium kening Kila dengan lembut.
"Ehh kenapa hatiku terasa kacau."? lirih Kila
dalam hati.
Roman melepas dekapannya.mereka lalu
berjalan menuju ke tepi Pantai dan Roman pun terus saja mengenggam tangan Kila dengan lembut.
"Kila maukah berjanji padaku."?
"Janji apa."?
"Janji tidak akan berpaling dariku."
__ADS_1
" Iya."
Kila tersenyum bahagia mendengar dan melihat langsung perlakuan lembut dari diri Roman terhadapnya,seakan mereka pun telah lama bersama sebelum ini padahal hari ini adalah pertemuan pertama bagi mereka berdua.