
Roman keluar dari kamar mandinya,ia pun
mengendap ngendap dan segera mendekati lemari pakaiannya.
"Sayang sedang apa."?
"Sayang tetap disana ya."
"Oh baiklah."
Kila tertawa geli melihat Roman yang sedang berusaha menutupi dirinya agar tak dilihat Kila,jika ia hanya memakai handuk saja.
***
Roman melangkah ke cermin untuk menyisir rambutnya dan Kila menoleh.
"Ya Tuhan dia sungguh tampan." gumam Kila.
Tak lama mereka kini sudah di teras depan dan tampak bunga bunga indah mengkhiasi.
"Sayang apa masih marah."?
"Marah kenapa."?
"Itu yang tadi di kamar."
"Sayang hari ini aku memaafkanmu,tapi tidak ada lain kali."
"Baik sayang aku janji dan terima kasih sudah mengingatkanku."
"Iya sayang,ohya apa mau jalan?aku lapar sayang."
"Kalau gitu Yuk cari tempat makan."
Roman pun mengajak Kila pergi.
***
Kila dan Roman masuk.memesan Makanan dan juga Minuman.seperti biasa Roman ingin menyuapkan Kila makan,namun kali ini Kila menolaknya karena Restoran tengah ramai.
"Sayang makan yang ini juga ya."
Roman meletakkan beberapa potong Daging ke piring Kila.
"Iya pasti aku habisin nih semua."
Roman tersenyum manis melihat Kila yang bersemangat sekali menyantap hidangannya.
"Sayang pelan pelan sedikit gak akan ada yang merebutnya."
"Iy..iya."
Melihat bibir Kila yang penuh dengan sisa makanan,Roman membersihkannya langsung dengan tissue.yang kini tengah Roman lakukan membuat pengunjung lain tertegun melihat nya.
Roman memang tak malu menunjukkan sifat romantisnya pada Kila di depan umum sekali pun.baginya Kila sudah membuat hari harinya penuh Warna.
"Huft aku dah selesai." semuanya pun habis."
"Sayang aku senang lihat kamu yang seperti ini."
"Yang seperti apa emangnya."?
"Kamu yang cantik dan tentu saja yang penuh semangat."
"Gombal tingkat Dewa nih ya."
"Nggak kok aku serius."
"Iya..iya percaya."
__ADS_1
Sore yang indah dan hari menjelang malam setelah makan mereka bersantai sejenak sambil saling tatap mata.
"Tuhkan main mata lagi."
"Kamu cantik sih sayang."
"Kamu juga tampan kok sayang."
"Ternyata bidadariku makin pintar ya."
"Apanya."
"Pintar ngegombal." ledek Roman.
"Ya iyalah siapa dulu dong gurunya."
Roman tertawa geli mendengar Kila sedang meledeknya.
"Aku yakin deh sayang kalau gurunya bisa gila lho lama lama."
"Kok bisa."?
"Setiap hari ketemu kamu yang begitu menawan seperti ini mana ada yang bisa tahan."
"Sayang udah jangan mulai lagi ya."
Kila menutup mulut Roman dengan jarinya.
Uhmm..
Roman langsung mengecup jari Kila yang menempel di bibirnya barusan.
"Sayang dilihatin orang orang tuh."
"Biar aja sayang."
Tak lama kemudian mereka sudah di mobil menuju arah pulang ke rumahnya Kila.Roman memasangkan jaketnya untuk Kila.sepanjang perjalanan mereka tak banyak bicara,hanya Kila yang terus menatap Roman tanpa kedip.
"Ehh."?
"Aku jadi grogi sayang kamu lihatin terus."
"Oh itu cuma lihat kamu nyetirnya serius sekali sayang kayak Papa kalau lagi nyetir.
***
Mentari pun bersinar cerah
Tok..tok..tok...
"Siapa ya yang datang."?
"Hai...."
"Biyan yuk masuk."
"Kamu kemana aja sih aku kemarin sore kesini lho."
"Oh itu aku lagi nyari makan sama Roman."
"Kila temanin aku yuk."
"Kemana emangnya."?
"Ketemuan sama Bimo."
"Aku masih masa istirahat sebenarnya,tapi demi kamu apa sih yang enggak."
"Duh Kila makasih ya."
__ADS_1
"eh tapi roman ikut juga gak."?
Kila dan Biyan pergi berlalu menuju ke tempat
nya Bimo menginap yaitu di Apartementnya Roman.
***
"Yuk turun."
"Kamu duluan aja cariin Bimo."
Sementara itu Kila asyik menunggu di dalam mobilnya.
Tit...tit...tit...
"Eh siapa yang klakson."?
Kila menoleh ke jendela mobil.
"Ah itu mobil Roman."
Kila memajukan mobilnya ke depan agar mobil Roman bisa masuk.
"Huft apa Roman gak ingat sama si pink ku
ini."?
Tok...tok..tok...
"Eh ternyata dia tahu ini aku." gumam Kila sambil membuka jendela mobilnya.
"Sayang kamu ngapain parkir disini sendirian?Yuk turun dulu."
Kila mengikuti kata kata Roman dan masuk mengikuti Roman.
"Sayang di sini aja ya."
"Kamu kesini sendiri."?
"Sama Biyan."
"Biyannya mana."?
"Di dalam,kita baru nyampe Biyan bilang kalau Bimo ngajakin dia jalan.
"Oh gitu,ntar biar mereka pake mobil aku aja ya sayang."
"Iya."
Sesaat kemudian Bimo dan Biyan keluar.
"Roman kamu dah pulang."?
"Iya barusan."
"Itu urusan gimana."?
"Dah selesai."
"Itu aku mau ajak Biyan jalan boleh gak."?
"Iya nih kunci mobilnya."
"Kila kamu ikut kita gak."?
"Aku sama Roman aja ya Biyan."
"Oke kalau gitu kita duluan ya Roman."
__ADS_1
Tak lama kemudian Bimo dan Biyan berlalu meninggalkan Apartement.