
***
"Kila sini aku bantu bawa."
"Nggak usah Ricko ini tidak berat kok."
Hari ini Kila dan teman teman serta Beberapa Orang Dosennya sudah tiba di Bandara Kota J.sekarang mereka bersiap siap menuju Hotel tempat akan menginap selama satu bulan kedepannya.
Kedua orang tua Kila pun sudah tahu jika Kila akan Pratikum di Kota J,namun 9Kila untuk sementara memang harus ikut ke Hotel untuk beberapa Kegiatannya.
Kila pun juga sudah berkirim pesan kepada Roman,bahwa ia akan tiba hari ini di Kota J.
***
Kila yang sudah merebahkan tubuhnya di kamar Hotel,berniat ingin tidur,namun ada panggilan yang masuk ke ponselnya,membuat ia mengurungkan niatnya.
"Hallo sayang,apa sekarang sudah di Hotel."?
"Iya sayang,baru satu jam yang lalu."
"Apa aku sudah boleh ke sana sayang."?
"Nanti kita bertemu di luar saja ya."
"Baiklah jangan buat aku menunggu."
Roman pun sungguh sudah tidak sabar lagi
ingin segera bertemu dengan Kila pujaan hati nya.ada setumpuk kerinduan yang ingin ia curahkan segera pada Kila,namun itu seperti nya Roman harus lebih sabar lagi menunggu
karena Kila sendiri ke Kota J untuk urusan Kuliahnya.
***
Esok harinya pembukaan untuk jadwal mereka
Pratikum sudah di mulai.mereka akan segera
di tempatkan di berbagai Rumah Sakit besar di Kota J.mereka juga harus bisa berbaur dengan para Karyawan Rumah Sakit yang di tuju.
Kila di tugaskan di Salah satu Rumah Sakit Swasta,yang di mana ia juga di tugaskan bersama Ricko dan dua lagi teman lainnya.
***
Malam harinya Roman ternyata sudah ada di luar Hotel.ia ingin sekali bisa segera menemui Kila.
"Hallo sayang aku sudah di bawah."
__ADS_1
Kila bingung karena tak menyangka Roman nekat menemuinya di sini.
"Baiklah sayang,aku akan segera turun."
Kila pamit baik baik pada pengawas mereka dan hanya di beri waktu satu jam saja untuk keluar.Kila buru buru menemui Roman di luar Hotel.
"Sayang ayo buru pergi."
Roman pun melaju dan entah harus kemana. ia pelan pelan bertanya pada Kila tujuan mereka kali ini.
"Sayang kita akan kemana sekarang."?
"Kemana saja,asal tidak lebih dari satu jam."
Roman bingung dengan ucapan Kila barusan jadi ia bawa saja Kila ke sebuah Cafe.bisa makan sambil bersantai sejenak.selama di jalan Roman sudah meminta Asistennya untuk menyiapkan meja dan ruangan khusus untuk nya di Cafe yang akan ia datangi bersama Kila di malam ini.
"Sayang ayo masuk,kita akan santai sejenak di sini."
Roman dan Kila duduk di dalamnya.tampak beberapa menu makanan pun sudah tersaji di atas meja.
" Sayang apa mau makan dulu."?
Kila menggeleng.kali ini ia meminta Roman untuk berdiri.
"Ada apa sayang?kenapa ingin aku berdiri."?
Bruk...
"Sayang kamu begitu rindu padaku ya."? lirih
lirih Roman.ia bisikkan kata kata kerinduan nya di telinga Kila,hingga Kila menitikkan air matanya.
"Sayang jangan menangis,kita sudah di sini kan."?
"Sayang aku sangat merindukanmu."
mendengar ucapan Kila,Roman pun kembali
mengangkat wajah Kila.wajah mereka pun saling berhadapan kini.
Roman mencium bibir lembut Kila dengan penuh gairah kerinduan,Kila pun juga sangat menikmati ciuman Roman ini,ciuman yang rasanya begitu hangat.
Uhmm....uhmmm....ummm..
Cukup lama ciuman itu mereka nikmati dan itu
membuat Kila seolah tak ingin membukakan matanya.ciuman yang sudah lama ia rindukan ketika Roman pamit saat itu.
__ADS_1
Uhm...umm...ah...hu...
"Sayang,apa masih ingin."?
Kila tersipu malu,tapi untuk malam ini,ini saja sudah sangat memuaskan baginya.
"Sayang ciumanmu sangat nikmat." bisik Kila pada Roman.
"Sayang Aku hanya akan memberinya padamu seorang."
"Merayuku atau sedang gombal."?
"Sayang aku serius."
"Iya aku tahu,lalu ingin minta apa untuk rayuan ini."?
"Sesuatu sebenarnya,tapi itu tidak cukup dalam satu jam saja."
Kila mengerti yang Roman maksudkan, tapi ia memang tidak bisa lama lama berada di luar.
"Sayang lain kali ya."
Roman kembali mengecup bibir Kila dengan mesra.ia rasanya malam ini begini saja sudah begitu membahagiakan baginya.sudah hampir satu bulan ia tak bisa melihat Kila.
"Sayang ayo kita makan."
"Baiklah."
Seperti biasa Roman yang menyuapi dan kali ini harus lebih cepat karena ia juga harus segera mengantar Kila lagi kembali ke Hotel.
Setelah selesai makan.mereka meninggalkan Cafe.
***
"Sayang cepatlah masuk dan segeralah tidur."
"Baik sayang berhati hati di Jalan dan kabari aku jika sudah tiba dirumah."
Kila segera masuk ke Hotel dan Roman masih
menunggui hingga bayangan Kila sudah tak lagi tampak.
***
Malam yang indah.pertemuan yang pertama setelah satu bulan berlalu.
Jarak sungguh bisa memberikan rasa bahagia yang tak terduga duga bagi Roman maupun bagi Kila.
__ADS_1