Cinta Terlarangku Untukmu

Cinta Terlarangku Untukmu
Ep 58 Mulai menemani


__ADS_3

***


"Maaf apa anda temannya."? tanya Barry saat Kila mendatangi rumahnya Roman.


"Selamat pagi Tuan Barry,saya datang kemari ingin bertemu Nyonya Besar."


"Baiklah Nona ikuti saya."


Tap...tap...tap...


"Barry kenapa kamu masuk lagi."?


"Maaf Nyonya saya membawa temannya tuan Roman."


Nyonya besar pun segera menoleh ingin tahu siapa orang itu.


"Selamat pagi Nyonya besar."


"Ki...Kila?jangan panggil begitu ya."


"Baik Ma,tapi Kila kemari itu untuk memberi kabar jika Roman sekarang berada di Rumah Sakit."


"Apa Kila."?


***


Nyonya besar bersama Kila dan juga Barry pun bergegas menuju Rumah Sakit.


"Kila di mana Roman di rawat."?


"Ini Ruangannya Ma."


Nyonya besar tak bisa percaya rasanya jika Roman mengalami seperti yang Kila katakan.


"Kila sejak kapan Roman dibawa kesini."?


"Sekitar Dua jam yang lalu Ma."


"Roman kenapa dia harus mengalami hal seperti ini." gumam Nyonya besar.


Tap...tap..tap..


"Ma....Mama."?


"Roman maaf sayang Mama baru datang kemari."


"Apa Kila yang memberitahu Mama."?


"Iya."


"Mana dia sekarang Ma."?


"Barry yang mengantarnya pulang dan dia bilang akan kesini merawatmu."


"Apa Kila yang memberitahu Mama."?

__ADS_1


"Iya sayang,dia anak yang baik ya."


"Huft semoga Mama akan benar benar menyukai Kila nanti dan seterusnya." gumam Roman dalam hati.


Satu jam kemudian Kila sudah kembali dari Hotel.ia yang kini menjaga Roman di Rumah Sakit,sementara itu Nyonya besar puntelah kembali ke Kediamannya pula.


***


"Sayang maaf apa aku lama."?


"Huh sayang ayo kemari peluk aku."


"Sayang kita belum tahu pasti bahumu ini separah apa,jadi jangan membuatnya semakin sulit ya."


"Iya tapi aku rindu padamu sayang."


Kila tahu apa yang Roman maksud.ia berpura pura manja agar Kila tak jauh dari dirinya selama ia dirawat.Kila naik ke atas tempat tidurnya Roman.


Uhmm....umm...ummm.


Uhm..mu..uh...muahh..


"Sayang kenapa jadi begini."?


"Roman sayang ada apa."?


"Sayang kamu memancing Ikan besar."


Mereka sempat saling berbisik di saat mereka menikmati ciuman.


Suasana malam yang sungguh dingin ini juga membuat Roman begitu ingin Kila berbagi kehangatan untuknya.


Uh...ah...


"Sayang ini Rumah Sakit."


Kila tak menyangka jika ciuman yang ia beri untuk Roman barusan membuat ia lengah dengan sendirinya.


Malam itu mereka hanya tidur bersama tidak ada yang terjadi apa apa di antara mereka, Roman sangat menjaga Kila,sebisa mungkin juga Kila menjaga Naluri laki lakinya Roman.


***


"Selamat pagi sayang."


"Sayang apa akan pergi sekarang."?


"Iya aku masih mahasiswa Magang di sini sayang,tapi aku akan secepatnya kembali ya."


"Oh baiklah tapi ingat aku di sini."


"Iya sayangku."


Pagi ini Kila tetap menjalankan tugasnya


meski sebagian pikirannya ada di tempat lain, Ya itu di tempat Roman sekarang di rawat.

__ADS_1


***


"Selamat pagi tuan."


"Barry apa yang membuatmu kemari."


"Maaf tuan saya hanya di minta untuk mengantarkan ini kemari oleh Nyonya."


"Apa ini untukku."?


"Maaf tuan Nyonya bilang ini khusus untuk nona Kila."


"Letakkan di sana baik baik dan kau boleh kembali."


"Baik tuan ini sudah dan saya pamit."


Menjelang siang jam istirahat.Kila lebih memilih datang ke Ruang Perawatan Roman yang letaknya di lantai paling atas.


Tok...tok...tok...


"Sayang masuklah."


Kila membuka pintu dan tentu yang pertama kali ia lakukan adalah memberikan senyum terbaiknya untuk membuat Roman tenang.


"Sayang apa sudah makan."?


"Sayang apa kamu sudah selesai."?


"Belum,ini jamnya istirahat."


Kila mendekati tempat tidur Roman.


Uhmm..uhm


Ciuman kilat Kila membuat Roman jadi panas dingin setiap berdekatan dengan Kila.


"Sayang apa ini."


"Oh itu untukmu sayang."


"Siapa yang mengirimnya dan apa kamu tidak cemburu sayang."?


"Bagaimana aku bisa cemburu pada Ibuku


sendiri."


"Apa ini dari Mama."?


"Iya,Barry yang mengantarnya pagi tadi."


"Kalau begitu ayo kita makan dan karena menjadi Seorang Pasien sangatlah enak maka aku yang menyuapimu hingga pulih sayang."


"Tentu saja itu harus Suster Cantikku."


Makan siang yang begitu romantis rasanya bagi Roman,meski sekarang ini ia terbelenggu Alat alat Medis di tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2