Cinta Terlarangku Untukmu

Cinta Terlarangku Untukmu
Ep14 Rindu vs Bertemu


__ADS_3

Satu minggu kemudian sejak malam itu Roman tak lagi memberi kabar.Kila terus saja mencoba menghubungi nomor telpon Roman,namun tidak bisa dihubungi.


"Kenapa dia tak bisa di hubungi ya."?


"Aku sungguh rindu dengannya."


Hati dan pikiran Kila penuh tanya akan diri Roman kekasih hatinya.


Tok...tok...tok...


Biyan duduk di sofa tamu mengikuti Kila dan Biyan mengeluarkan sesuatu dari balik jaket nya.


"Heem ini buat kamu."


"Apa ini Biyan."?


"Itu semalam aku dapat surat dari Bimo dan terus ada amplop ini juga Kila.


"Ini dari Roman? makasih ya Biyan."


Mata Kila tampak berkaca kaca saat itu dan Biyan segera pamit pulang.di dalam kamar nya Kila pun segera membuka amplop yang berwarna biru itu.


"♡Dear Kila sayang ♡


Sayang maaf jika jarang memberimu kabar ya,tapi percayalah aku di sini akan baik baik saja dan begitu juga aku terus berhara kamu juga akan baik baik juga sayang.


Kila sayang aku sangat merindukanmu di setiap hariku.aku ingin sekali rasanya selalu


menyapamu tapi aku tahu bahwa kamu juga bekerja cukup menyita waktu dan itu selalu membuatmu lelah.aku janji kita akan segera lagi bertemu.


Love You Kila


♡Roman♡


Kila tak kuasa menahan air matanya ini


karena menahan rindunya pada Roman.


"Roman sayang aku juga sangat ingin sekali bertemu segera dan aku janji tak akan lagi bersedih." gumam Kila.


Kila menyimpan surat itu di lacinya dan ia menguncinya rapat rapat.


***


"Selamat siang ada yang bisa di bantu?


ucapan selamat datang dari Pelayan Toko.


"Makasih." jawab Kila dengan ramahnya.


Kila mencari beberapa keperluan rumah tangga.


Satu jam kemudian kemudian Kila sudah sampai di depan rumahnya,ia turun dan membuka pagar rumahnya tanpa tahu jika ada seseorang yang telah dari tadi sedang menunggunya di teras itu.


Entah karena lelah atau apa,tapi yang jelas ia sungguh tak menyadari sedikit pun akan seseorang itu.


Kila melangkah membuka pintu rumahnya.


"Sayang."


Kila sungguh kaget mendengar suara itu ia langsung berbalik.


"Roman."?


Kila langsung memeluk Roman dengan erat.


"Hei nanti dilihat orang sayang." ujar Roman.


Kila buru buru melepas pelukannya.


"Kapan kamu datang."?


"Lima belas menit yang lalu."


"Kok aku gak lihat siapa siapa di sini."


Roman menunjuk kearah bangku taman yang ada di sudat rumah Kila.


"Tadi aku sembunyi di sana sayang."

__ADS_1


"Kita jalan yuk."


"Aku mandi dan ganti baju dulu ya."


Kila masuk kerumah,segera mandi dan bergganti pakaian.


***


"Ya Tuhan kenapa dia begitu sempurna


kau Ciptakan."?gumam roman sesaat Kila keluar.


Roman membukakan pintu mobilnya untuk Kila.ia juga memasangkan sabuk pengaman pada Kila.kali ini wajah mereka jadi sangat dekat,hingga itu membuat Roman tak bisa menahan dirinya untuk tak mencium bibir Kila.


"Uhmmmm....uhmmm


Kila segera mendorong tubuhnya Roman dengan lembut.


"Sayang nanti dilihat Tetangga."


Roman tersenyum puas dan segera ia pun menghidupkan mobilnya.


***


"Sayang kamu kapan sampai? tanya Kila tegas.


"Tadi pagi."


"Terus apa akan tinggal."?


"Iya sayang."


"Berapa lama? tanya Kila terus hingga itu membuat Roman ingin menggoda Kila.


"Kamu maunya berapa lama."?


"Aku lagi serius." jawab Kila mulai kesal.


"Iya aku juga tanya nya serius sayang."


"Ya udah deh terserah." jawab Kila ketus sambil membuang mukanya ke arah lain.


"Ya deh satu minggu ya,apa itu cukup sudah


sayang."?


Kila tersenyum puas akhirnya.


Mobil terus melaju dan mereka akhirnya tiba


di sebuah tempat,yakni Taman bermain bagi Keluarga,yang semua fasilitasnya pun serba ada.mereka masuk membeli karcisnya dan kemudian duduk di bangku taman itu.


Kila duduk di samping Roman.


"Sayang kok kamu kelihatan sedih saat


pulang tadi."?


"Sedih apanya? nggak kok." elak Kila.


Roman mengangkat wajah Kila,ia membelai rambut di telinga kanan Kila.


"Sayang aku sedih kalau kamu ada apa apa."


"Aku beneran gak apa apa."


Ia langsung memeluk Kila dan air mata Kila akhirnya pun pecah.


"Hiks...hiks...hiks." aku rindu kamu sayang."


"Iya jangan nangis lagi ya."


"Gak tahu kenapa aku kepikiran kamu terus sayang." lirih Kila.


"Kila sayang kamu? gumam Roman.


Ia tak menyangka jika seorang Kila yang baru ia kenal ini sudah merasa sedekat ini dengan dirinya.


"Kalo nangis jadi tambah cantik kan." ledek Roman.

__ADS_1


"Ih kamu ya,Kila mencubit gemas dadanya


Roman.


Kila kali ini kembali bertanya,entah apa yang merasuki pikirannya kali ini.


"Sayang aku boleh tanya gak."?


"Iya mau tanya apa sayang."?


"Kamu benaran masih Single kan."?


Roman tertegun,sejenak bingung untuk menjawabnya.


"Ehh tentu saja masih Single,ada apa emang


nya sayang."?


"Nggak cuma takut nanti kamunya bohong lagi."


Roman menelan ludah mendengar itu.ia pun mengelak pembicaraan dari Kila dengan mengajak Kila berfoto


Mereka menuju ke tengah taman dan mulai berfoto bersama hingga Kila merasa lelah karenanya apalagi hari kian terik.


"Sayang kamu berkeringat banyak."


Roman pun mengelap keringat Kila dengan tissue yang ia bawa.


"Sayang aku gak apa apa kok,ini karena kepanasan saja."


"Kamu gak mau kita istirahat dulu."?


"Pulang saja yuk sayang."


"Huft sudah enakan."?


"Iya ayo."


Saat di perjalanan Kila hanya diam dan tampak ekspresi wajahnya datar seperti ia sedang menyembunyikan sesuatu.


Dan setengah jam kemudian.


"Sayang kita sudah sampai."


"Duhh...awww sakit."


Roman kaget melihat Kila yang tiba tiba saja pucat dan memegang perutnya


"Sayang kamu kenapa? sayang jawab aku."


Roman bingung,lalu ia menghidupkan lagi mobilnya,ia melajukan mobil dengan cepat menuju ke sebuah Rumah Sakit terdekat.


***


Ckit...."


Mobil berhenti langsung di depan Ruang IGD.


"Sayang kamu kenapa sebenarnya."?


Roman segera turun dari mobil dan ia juga kemudian langsung menggendong Kila masuk ke Ruang IGD.


Setengah jam kemudian Paramedis telah selesai menangani Kila.


"Maaf tuan anda apakah keluarga dari nona Kila?seorang Dokter menyapa.


"Iya Dokter."


"Nona Kila harus di rawat untuk beberapa hari disini."


"Iya Dokter tentu."


"Baik nanti akan ada hasil Laboratoriumnya


yang akan kita ketahui lebih jelas,jadi saya


mohon anda bersabar ya."


"Baik Dokter saya mengerti."

__ADS_1


Tak lama kemudian Roman mengikuti dua Orang Perawat yang memindahkan Kila ke Kamar Perawatan.Kila masih saja tampak sangat lemas.


__ADS_2