
***
"Hallo Ma,iya Kila sudah sampai."
"Hati hati ya sayang di sana."
"Iya Ma."
Tak lama setelah menerima telpon dari Mama nya,Kila akhirnya bisa bersantai.ia ingin sekali bertemu dengan Biyan sahabatnya,banyak hal yang ingin ia segera ceritakan pada Biyan.
Keesokan harinya,saat masih tertidur suara ponsel Kila tak berhenti berdering.
"I love You Kila."
"Muaahhh... Romanku sayang."
Roman tertegun Kila menciumnya.ia sangat senang bisa mendengar Kila baik baik saja.ia juga merasa Kila ada di sampingnya saat ini.
Perbedaan tempat tak membuat Roman harus kehilangan kebersamaan indah bersama Kila pujaaan hatinya.
Pagi itu Roman dan Kila mengobrol seputar kepulangan Kila yang secara diam diam,tapi tetap saja Roman tak bisa marah pada Kila karena Kila begitu berarti baginya.
***
"Ah Biyan kamu akhirnya datang."
"Hi Kila sayang aku merindukanmu."
"Yuk duduk."
"Ohya ceritakan padaku kamu di sana gimana sama Roman."?
"Maksud kamu Roman dan aku."?
"Iya apa kabar dia."?
"Dia semakin Dewasa sekarang."
"Apa kalian selalu bertemu."?
"Iya dan juga Mama dan Papa sudah tahu aku dan Roman bersama."
"Apa mereka setuju."?
"Sementara ini iya."
"kila semoga ke depannya akan baik baik saja ya."
__ADS_1
"Semoga Biyan,ohya aku juga punya sesuatu untukmu Biyan."
Kila mengambil beberapa hadiah dan juga tanda mata untuk Biyan dan Keluarganya.
"Kila ini banyak sekali."
"Iya ini dari aku dan ada dari Mama."
"Kila ku terima kasih ya."
***
Keesokan harinya kila pun memulai kembali aktifitasnya,mulai bekerja kembali seperti biasanya.
Hidup Kila sungguh terasa bermakna sejak kehadiran Roman dalam hatinya.tak terasa mereka sudah menjalin hubungan selama enam bulan lamanya.
Hari itu Kila tak menduga akan jadi hal yang menakutkan baginya.
"Maaf Kila ada yang mencarimu."
"Siapa Kak."?
"Perempuan."
Seseorang itu tengah menunggu Kila di sofa tamu.Kila ragu,namun ia yakin jika ia tak asing dengan wajah itu.Kila pun mendekati.
Wanita itu pun langsung berdiri dan menarik tangan Kila menuju Parkiran.Kila merasa ada yang aneh,namun ia tetap berusaha untuk tenang.
Di parkiran yang terlihat sepi.
"Hei kamu yang bernama Kila."?
"Iya ada apa Nona mencariku."?
"Kau tentu sudah pernah melihatku bukan."?
Kila tak menjawabnya.
"Hei apa kau sedang pura pura."?
"Maaf Nona,anda sedang bicara apa."?
Wanita itu mengeluarkan sebuah amplop dan memberikannya pada Kila.
"Apa ini."?
"Kau bukalah dan lihat dengan jelas."
__ADS_1
Kila membukanya.
"Apa sudah lihat."?
"Maaf Nona aku sudah tahu semuanya."
"Aku beritahu padamu satu hal,jangan coba dekati dia lagi."!
"Kau bukan siapa siapa lagi baginya,jadi apa hakmu melarangku."!
"Hemm kau sungguh munafik wahai Nona Kila yang terhormat."!
"Nona jaga bicaramu,ini tempat umum."
"Kau tak akan mungkin bisa bersamanya."!
"Nona tolong jangan ikut campur dalam hal urusan kehidupan pribadiku."!
Kila lalu berbalik ingin pergi dari sana dan tiba tiba wanita itu berteriak ke arahnya.
"Dia dan aku belum resmi bercerai."!
Kila terhenti,seakan tak percaya dengan yang ia dengar,ia kembali mendekat.
"Kau sedang mempermainkanku."?
"Aku tidak sedang bercanda denganmu."!
"Apa kau harus berbuat sejauh ini."!
"Karena ia masih suami Sahku."
Kila tak tahu harus bicara apa lagi,lidahnya keluh,tangannya mulai dingin,dadanya terasa seperti sedang terbakar.Kila akhirnya mulai merasa kecemasan yang amat kuat sedang menghampirinya.ia pun hanya terdiam di hadapan Wanita ini.
"Nona Kila ini adalah buktinya untukmu."!
Wanita itu menyelipkan selembar kertas di tangan Kila yang sudah basah penuh dengan peluh.Wanita itu pun berlalu meninggalkan Kila.
Kila berusaha untuk terus melangkah.ia tetap mengenggam kertas itu dengan kuat perlahan lahan menuju mobilnya.kini ia terduduk lemas di dalam mobil.tangisnya pun pecah.Kila pun benar benar tak bisa percaya dengan semua kenyataan ini.
Satu jam berlalu,Kila masih duduk sedih di dalam mobilnya.ia berusaha untuk meyakin kan dirinya untuk bisa terus berkendara dan pulang kerumahnya.
***
Dengan langkah gontai Kila masuk kerumah dan langsung menangis di kamarnya.rasa hati yang begitu hancur rasanya.ia tak kuasa lagi menahan resah hatinya sendiri.Kila mencoba untuk memejamkan matanya meskipun itu sangat sulit baginya.
Beep...beep...beep...
__ADS_1
Entah pesan dari siapa yang masuk ke ponsel nya,Kila tidak ingin peduli.ia saat ini sangat terpuruk,hingga tak ingin ada siapa pun pula mendekatinya bahkan meski itu Roman sekali pun.