
***
Kila pulang satu hari sebelumnya dan untung saja ia bisa meyakinkan para Pengawas Magang dan Dosennya jika ia kembali karena ada hal yang sangat Urgent.namun tanpa Kila sadari ia sudah begitu membuat Roman kecewa.
Hari itu Roman dengan bersusah payah datang menemui Kila ke Hotel,ia ingin sekali mengajak Kila berjalan jalan untuk yang terakhir kalinya sebelum Kila kembali ke Kota K.betapa kecewanya ia hari itu kesana tapi ternyata Kila baru saja terbang kembali ke Kota K.rasa kesal dan kecewa atas sikap Kila kali ini benar benar membuat Roman begitu ingin marah,namun marah pada Kila itu sungguh tidak mungkin menurutnya.hingga ia dengan sendirinya saat itu mengemudi dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Tepat di Jalan Tol yang tentu sangat padat siang itu sebuah mobil Truk bertabrakan hebat dengan mobil yang sedang di kendarai oleh Roman.hari itu ia menyetir sendiri meski bahunya belum mengizinkan ia melakukan itu.ia sudah berjanji dalam hati untuk segera memberi Kila sebuah kejutan.Kila pasti tidak ingat jika jadwal kepulangan Magang yang sebelumnya adalah hari Ulang tahun Roman yang ke dua puluh tujuh tahun.
Roman diam diam sudah menyiapkan Sebuah Lamaran Romantisnya untuk Kila,karena ia menyadari jika Nyonya besar belum akan mengizinkan ia kembali ke Kota K.
Ia ingin mengikat janji bersama Kila agar Kila dapat bersabar menantinya di Kota K.
Nyonya besar yang mendapat kabar akan kecelakaan yang menimpa Roman hari itu juga tidak sadarkan diri.Barry sendirilah yang mengurus Kedua orang yang amat ia hormati ini.
***
Sore harinya Kila pun sudah tiba di depan kediamannnya di Kota K.ia berpikir jika kali ini mungkin Roman akan kembali kecewa tapi siapa sangka justru tepat dihari kepulangan nya yang lebih awal dari Teman dan yang lainnya ini,bisa membuat Seseorang di hatinya jadi terbaring kaku di Sebuah Rumah Sakit dan itu di Rumah Sakit tempat Kila Magang.
"Kenapa perasaanku sungguh tidak enak begini ya? apa aku ini benar benar sudah membuat Roman marah."? lirih Kila.
Sore itu setiba di rumahnya,Kila juga lekas menghubungi ponsel Roman,namun nomor itu tidak tersambung sama sekali meski Kila sudah puluhan kali mencobanya.ia akhirnya mengirimkan Roman pesan jika ia minta maaf telah kembali lebih awal tanpa memberitahu kan Roman terlebih dulu.
__ADS_1
***
"Ya Tuhan ini sudah dua hari tapi kenapa nomornya juga tidak bisa dihubungi."?
"Sayang apa kamu benar benar marah dan kecewa padaku."?
Kila merasa sangat bersalah pada dirinya sendiri.ia tak bisa percaya jika Roman benar benar mengabaikannya kali ini.semua orang orang yang terlibat dalam Magang satu hari yang lalu juga sudah kembali ke Kota K dan tentu Kila akan segera masuk kuliah kembali untuk jadwal Ujian Semesternya.
***
"Dokter bagaimana dengan anak saya Roman kapan ia akan bangun."?
"Dokter saya mohon lakukan yang terbaik buat anak saya apapun itu."
"Kami terus memberikan usaha yang terbaik Nyonya dan mohon Doanya demi cepatnya kesembuhan Pasien."
"Baik Dokter."
Nyonya besar bagai kehilangan salah satu tulang rusuknya saat ini.betapa tidak buah hati yang amat disayang dan dicintai ini tengah terbujur kaku dengan banyaknya Alat
alat Medis di tubuhnya.
__ADS_1
Ada rasa sesal di hatinya,jika saja ia saat itu bersedia mengalah dan membiarkan Roman kembali ke Kota K bersama Kila.
***
Sudah tiga hari Roman masih dalam keadaan Koma.
"Nyonya apakah kita perlu mengabarkan tentang tuan Roman pada nona Kila."?
"Dia baru saja kembali Barry dan pasti sekarang ia begitu sibuk dengan kuliahnya disana."
"Tapi Nyonya apakah setidaknya nona Kila harus tahu kondisi tuan Roman saat ini."?
"Kita tunggu dahulu Barry,kita tidak bisa mengorbankan salah satu perjuangan mereka berdua saat ini."
"Apa langkah Nyonya selanjutnya."?
"Kamu pergilah ke Kota K dan jangan bilang pada Axele jika Roman sedang Koma."
"Baik Nyonya saya mengerti.
Barry berangkat malam itu juga menuju Kota K menemui Direktur yang baru di Cabang Perusahaan yang juga baru didirikan dua bulan yang lalu ini.
__ADS_1