Cinta Terlarangku Untukmu

Cinta Terlarangku Untukmu
Ep 67 Perawan ini Padamu


__ADS_3

Kila tampak kian bahagia.meski saja mungkin tubuhnya ini begitu lelah.ia dengan sabarnya merawat Roman.tak ada satupun tentang pemulihan Roman yang Kila lewatkan.ia tetap dengan senang hati ikut repot mengurusi semua yang Roman butuhkan.


Rasanya Roman pun tak tega melihat diri Kila yang begitu banyak berkorban waktu dan juga tenaga untuknya.


Roman pun berjanji dalam hatinya agar setelah pulih nanti untuk menyandingi Kila di Pernikahan.dia ingin merawat dan menjaga Kila seumur hidupnya.


"Sayang kamu pasti sangat letih,ayo tidurlah sebentar ya."


"Kalau aku tertidur lalu siapa yang akan menjagamu sayang."?


"Aku tidak apa apa kok sayang."


"Tapi tidurlah sebentar Kilaku."


Kila pun tak bisa menolak permintaan Roman, dengan rasa enggan ia mulai merebahkan tubuhnya ke sofa,namun matanya masih saja was was terhadap Roman.


Roman pun berusaha untuk tidur pula,agar Kila dapat istirahat sejenak.


***


Tit...tit...tit...tit...


Suara Monitor yang amat menggema segera membangunkan Kila.setelah satu jam yang lalu ia tidur.ia takut sekali jika Roman dalam bahaya.Kila pun segera bangkit.


"Sayang kamu tidur rupanya." lirih Kila.


"Aku lega kamu baik baik saja." kita akan segera pulang sayangku." gumam Kila.


Kila menatap Roman dengan hangat.ia sangat senang Roman juga menunjukkan hasil pemulihan yang cukup cepat.tapi hanya saja ada satu hal yang menjadi pikiran Kila,ketika itu Di ruangan Pribadi Dokter Roni.


"Apa Dok anak saya akan mengalami sebuah Kecacatan di kakinya."?


"Maaf Nyonya untuk sementara Pasien memang tidak boleh menggunakan salah satu kakinya dulu."


"Ada keretakan yang cukup serius di sana dan


bahu pasien juga sama halnya."


Kila juga ada di Ruangan itu ketika itu dan Nyonya besar sangat terpukul ketika harus mendapati kenyataan,jika Roman akan mengalami kelumpuhan di masa depan jika ia tidak pulih dengan baik.

__ADS_1


Begitupun Kila,ia begitu Syok mengetahui jika yang ia cintai ini akan sangat terluka pasti nya dengan kondisi dirinya jika ia tahu yang sebenarnya.


Kila juga berusaha untuk bisa merahasiakan semua ini dari Roman.lebih baik jika itu harus menunggu waktu yang tepat untuk bicara.


Andai saja bukan karena ingin segera dapat menemuinya kala itu,andai saja juga saat itu ia tidak membuat janji dengan Roman,pasti saat ini ia masih baik baik saja.


Penyesalan yang tidak bisa ia tebus dengan apapun rasanya,bahkan dengan Nyawanya sekalipun.itulah yang selalu mengiang di hati Kila.


***


Hari sudah berlalu hampir satu bulan dan Roman pun sudah boleh pindah ke Ruangan Perawatan Biasa.ada beberapa Pemeriksaan lanjutan yang akan ia jalani sebelum benar benar di nyatakan bisa pulang ke rumah. Roman juga sudah terbebas dari Alat alat Medis yang tersambung ke Monitor kala itu, hanya Infus yang masih menahan geraknya.


"Sayang apa kamu tidak kuliah."?


"Aku sedang libur sekarang dan mari jangan memikirkannya."


"Aku meridukanmu sayang."


"Apa yang dirindukan kalau boleh tahu."


"Semuanya darimu."


Uhm..umm..um...


Roman begitu sangat menikmatinya,begitupun pula dengan diri Kila yang seakan mulai saja lepas kontrol dan untung saja pintu memang biasanya terkunci.


Hari ini gairah mereka berdua benar benar sedang memuncak hebat.semua sentuhan lembut dari bibir dan juga tangan Roman sungguh membuat Kila makin ingin menikmati kenikmatan itu.


"Ahh sayang jangan sentuh di sana."


"Apa ini begitu nikmat sayang."


"Ahhh...sayang aku..."


Ternyata Roman sudah membenamkan


kepalanya di bagian kedua paha Kila.ia mulai menyentuh bagian itu dengan bibirnya.ia juga mencium bahkan menjilatinya dengan penuh gairah.


Kila merasakan tubuhnya makin panas,ia pun mulai menggeliat dan desahan desahannya yang penuh kenikmatan menggema di setiap sudat ruangan itu.

__ADS_1


"Sayang aku sudah tidak tahan."


"Tapi kakimu bagaimana nantinya."?


"Kamu yang memimpinnya."


"Bagaimana caranya."


"Ikuti nalurimu sayang."


Akhirnya kini Roman dan Kila sudah tanpa sehelai benangpun di tubuh.Kila pun mulai memposisikan tubuhnya di atas tubuhnya Roman.ini yang pertama kalinya bagi Kila dan sungguh sungguh ia sudah lupa akan kondisi nya.yang ada di dalam benaknya,hanya ingin merasakan sebuah kenikmatan bersama orang yang ia cintai.


"Kila yang memimpin dan Roman pun terus berusaha keras menusuk benda pusakanya di sana.terasa sangat sakit.ia pun mencobanya kembali dan Kila makin terlihat merasakan sakit.dia tak juga menyerah.kembali Roman mencobanya.dengan sangat hati hati dan itu berhasil meski belum semuanya.terasa sangat sangat sakit dan teriakan Kila tak bisa ia redam.


Roman pun segera menciumi Kila,dia juga memompa tubuhnya agar Kila bisa mulai menikmati benda pusakanya yang kini sedang menancap di intim itu. Perih dan amat sangat perih,bisik Kila. namun Roman begitu sabar menunggu hingga rasa perih itu berubah menjadi sebuah kenikmatan yang luar biasa.


Kila pun kian menikmatinya.tubuhnya pun perlahan juga ia pompa dengan hati hati.


Roman pun memberikan arahannya dan luar biasa tiada tara saat Kila mulai merasakan sesuatu mulai keluar dari lubang intimnya. Roman pun mendesah makin tak karuan.ia sangat menikmatinya hingga ia juga tak sadar memompa tubuhnya naik turun.ia juga mengangkat bokong Kila agar bagian dada itu bisa ia nikmati.ia menghisap bukit kembarnya Kila dengan penuh kenikmatan.Tubuhnya pun mulai terasa panas dingin.


Detik berlalu begitu cepat.Roman membisikkan kata kata yang penuh gairah birahinya.


"Ayo sayang capai Kilmaksnya."


Benar saja.Kenikmatan itu makin begitu saja menggila.detakan Jantung saling kian berpacu dengan cepat.wajah penuh gairah dan nafsu kian melukis di antara Kila dan Roman.nafas yang mulai terus memuncak.


"Ahhhh....ahhhh..ahhh


"Uhhh...uhh.aaahhhc..


Seketika milik Kila pun terasa menjadi jadi dan seketika itu pula bersentuhan dengan iringan muntahan lahar panas milik Pusaka Roman.


Nikmat yang sangat tiada duanya.tubuh yang menggeliat penuh nafsu.akhirnya diri Roman sudah berhasil mengambil harta yang paling berharga milik Kila.


Ia pun langsung mencium kening Kila setelah nya dan memeluk tubuh Kila dengan erat. Tergambar senyum penuh kepuasaan di bibir


nya.Kila dengan tubuh yang masih gemetar tak mampu bicara apa apa.di benaknya kini hanya tersirat bahwa ia sudah begitu saja berhubungan badan dengan pujaan hatinya Roman.


Mereka pun sejenak tidur.berharap tak kan ada Perawat yang akan masuk dulu untuk mengecek kondisi Roman.

__ADS_1


__ADS_2