Cinta Terlarangku Untukmu

Cinta Terlarangku Untukmu
Ep 52 Pertemuan pertama Dokter Bagas


__ADS_3

Esok paginya Kila dan teman temannya sudah tiba di tempat Pratikum pagi pagi sekali.


"Kila Rumah Sakit ini lumayan besar ya."


"Iya Ricko,ayo kita masuk ke dalam."


mereka ber empat masuk dan segera melapor pada kepala bagian yang akan mengawasi mereka nantinya.


Mereka ber empat di tugaskan pada Ruangan yang berbeda dan untuk Kila sendiri,Ia di tugaskan di Ruang IGD(Instalasi Gawat Darurat).


***


Hari pertama Pratikum pun di mulai.pagi ini


Kila sudah berada di Ruang tugasnya.dengan cekatannya ia melapor serta ikut membantu tugas Paramedis yang sedang bertugas di Ruangan ini.


Kila tak ingin menyia nyiakan waktunya untuk


saat ini.ia ingin segera lulus Kuliah dan bisa kembali lagi menerapkann Ilmunya.


***


"Maaf nona anda dari bagian mana."?


Seseorang yang baru datang pun menyapa Kila yang terlihat seperti Karyawan baru.


"Maaf Kak saya mahasiswa magang mulai hari ini."


"Oh begitu,siapa Namamu."?


"Akila Masayu Abram kak."


"Heem Nama yang sungguh cantik seperti orang nya." gumam Pria ini.


"Dan kamu bisa panggil aku Bagas."


"Baik Kak Bagas dan saya mohon Bimbingan nya."


"Tentu saja Akila Masayu Abram."


"Panggil saya Kila saja Kak,jika itu terlalu kepanjangan."


Bagas pun tersenyum dan segera ia masuk ke Ruang kerjanya yang ada di sebelah Kila duduk tadi.Kila pun menoleh,melihat sebuah tulisan di atas pintu itu 'Ruangan Dokter Jaga'


"Ah ternyata Dia seorang Dokter."? gumam


Kila dalam hati.


***


Hari bergganti.sudah satu minggu ini Kila


menjalani Tugas Pratikumnya. Roman pun tak ingin menganggu jadwal Kila,namun ia minta Kila untuk terus memberinya kabar sekecil apa pun itu.

__ADS_1


Sore ini,Kila tengah menunggui Roman yang menjemputnya.tak lama,Roman pun sudah datang dan segera melaju pergi bersama Kila.


"Sayang kamu terlihat sangat lelah."


"Iya aku ingin tidur sebentar sayang."


Roman menyetel Jok agar Kila bisa sejenak istirahat.Roman pikir kali ini lebih baik jika ia membawa Kila kekantornya saja.


Setengah jam kemudian mereka tiba.


"Sayang ayo turun."


Kila dengan samar samar akhirnya bangun


dan mengikuti Roman menuju Ruangan kerja nya.setibanya di dalam Ruangan,Kila segera berlari menuju sofa.ia ingin tidur kembali walau pun hanya sebentar saja.


"Sayang aku lanjut tidur ya."


Roman membiarkan Kila untuk tidur kembali, sementara ia melanjutkan pekerjaannya.


***


"Sayang apa ini begitu berat."? gumam Roman.


Ia membelai rambut dan kepala Kila.ia terus saja menatap Kila yang sangat di cintai dan ia sayangi.ada segurat pertanyaan di benak nya saat ini.mengapa Kila belum juga mau untuk menjawab Lamarannya saat itu ketika beberapa bulan yang lalu di Kota B.


"Sayang apakah benar aku bisa mendapatkan hatimu seutuhnya." lirih Roman saat sedang


menyelimutkan Kila.


tapi ia selalu saja mudah lupa jika sedang bersama Kila.


Saat sedang di hadapan Kila hatinya selalu


bergetar tanpa henti.apapun Kila sungguhlah


membuat Roman bisa tunduk dengan begitu mudahnya.Kila bagai Magnet yang sanggup membangkitkan hari harinya yang suram setelah ia berpisah dari Rianti.pesona Kila sangat mematikan bagi Roman.


***


Di tengah lamunannya,Kila ternyata juga sudah bangun.segera diciumnya pipi Roman.


Uhm...


Roman pun kaget,tapi segera ia balas ciuman itu ke bibir Kila kali ini.


Uhmm...ummmmh..


Setelah saling melepas ciuman.mereka pun berpelukan.Roman sungguh sangat merasa bahagia Kila tengah di dekatnya saat satu bulan nanti.


"Sayang apa sudah makan tadi"?


Kila mengangguk.

__ADS_1


"Kalau begitu ayo makan yang lain."


"Apa itu."?


Roman menggendong Kila ke meja kerjanya.ia ingin Kila menemaninya saat sedang melihat layar komputer.


"Sayang aku berat tidak."?


"Tetaplah di pangkuanku ya sayang."


Mereka saling melihat ke komputer.


jari jari Roman tengah mengerjakan sesuatu, Kila hanya bisa diam saja dan sambil terus pula menatap ke layar komputer di depannya ini.


"Sayang apa tidak lelah memangkuku begini."?


"Tidak."


"Apa sangat yakin."?


"Sayang berhenti membuat gerakan,jika tidak


ingin melihat aku mandi sebentar lagi."


Kila tertegun dan menelan ludahnya.


"Baiklah dan jangan sungkan,jika aku akan


tertidur di sini."


Roman mengerti yang Kila maksud.segera ia bawa Kila duduk kembali ke sofa.


"Sayang apa yang kamu inginkan kali ini?ayo


katakan segera."


"Tidak ada,hanya saja tiba tiba ingin.."


Uhm...uhmmm...uhmmm.


Roman langsung mencium Kila.ia mengecup leher Kila.membuat tanda merah di sana.


"Ah sayang ini akan kelihatan."


Roman lupa,jika saat Pratikum Kila harus mengikat rambutnya ke atas.


"Maaf sayang aku tidak bermaksud."


Kila membuka kancing atas bajunya dan ia memberikan Roman Izin untuk membuatkan tanda merah di sana saja.


"Sayang di sini." bisik Kila.


Roman pun melakukannya.membuat banyak

__ADS_1


tanda merah di dada Kila.Kila pun mendesah menikmati kecupan yang begitu hangat dari bibir Roman.


__ADS_2