Cinta Terlarangku Untukmu

Cinta Terlarangku Untukmu
Ep 41 Kamu akan kesini juga."?


__ADS_3

***


"Kila selamat pagi,aku ada sesuatu di kota B." apa kita bisa bertemu."?


"Eh itu aku...lagi cuti sekarang."


"Bagus dong,kita bisa jalan jalan kan."?


"Itu aku lagi dirumah nenek sekarang."


"Masih di Kota B kan."?


"Iya tapi lumayan jauh."


"Baiklah aku tunda dulu perjalananku."


"Eh apa belum berangkat kerja."?


"Iya Kila sayang ini lagi siap siap."


"Apa...."???


"Maaf Kila aku tak sengaja pakai sayang."


"Ya tidak apa apa."


"Kila aku merindukanmu."


"Muahhhh....."


"Kila apa kamu sedang menggodaku."?


"Yang mananya di sebut menggoda."?


"Ya sudah sekarang bangun dan mandilah sayang."


"Baik Kapten gombal."


"Aku senang panggilan itu untukku."


***


Tok...tok...tok..


"Non,tuan sudah menunggu di bawah."


"Baik Bi aku siap siap dulu."


***


Di ruang makan, Mandala sudah menunggu Kila.


"Kila ada yang ingin Kakak bicarakan."


"Ada apa Kak."?


"Hari ini Kakak ada perjalanan kantor ke Kota J dan mungkin agak lama."


"Baik Kak,Kila akan baik baik di sini."


"Iya dan kuliah lah dengan tenang."


Setelah sarapan,mobil yang menjemput untuk pergi ke Bandara sudah tiba dan Mandala pun segera berlalu.


***


Malam harinya,seperti biasa Roman selalu menghubungi Kila walaupun hanya sekedar bertanya kabar.


Beep...beep...beep

__ADS_1


"Roman:malam sayang."


"Kila:malam juga sayang."


"Roman:sayang aku mohon izin ya."


"Kila:ada apa."?


"Roman:besok aku ada perjalanan bisnis


ke Kota K."


Kila kaget,itu artinya Roman akan ke Kota tempat dia tinggali sekarang.Kila lalu segera menelpon Roman.


"Hallo sayang,akhirnya kamu menelponku."


"Berapa hari di Kota K."?


"Mungkin dua sampai tiga minggu."


"Apa akan pergi sendiri."?


"Iya sayang ada Perusahaan cabang yang harus di lihat."


"Oke aku istirahat dulu ya besok ada acara."


"Iya sayang."


Kila buru buru memutuskan pembicaraan mereka di telpon karean ia bingung jika ia ketahuan berada di Kota K,tapi ia juga tak mungkin terus menutupinya dari Roman.


Esok harinya,Kila pagi pagi sudah datang ke kampus,ia di temani Bibi Rui sebagai penunjuk arah.


Hari ini Kila juga berencana untuk bicara jujur pada Roman,meskipun akan membuat Roman marah padanya.


***


Roman sudah tiba di Kota K.ia merasa makin jauh saja saat ini.


Beep...beep..beep


"Kila:Roman apa aku menganggu."?


"Roman:ada apa sayang."?


"Kila:ada seseorang yang akan datang dan menunggumu besok di suatu tempat."


"Roman:siapa dan apa ada titipan untukku."?


"Iya temanku."


"Baiklah sayang."


Malam ini Kila membuat janji untuk bertemu dengan Roman.hatinya terasa kian berdebar menunggu esok hari.semoga kali ini semua kesalah pahaman dan pelariannya dari diri Roman bisa ia selesaikan dengan baik.ia juga tak ingin belajar membohongi orang yang amat ia cintai dan sayangi.


***


pagi ini Kila sudah mengirimkan pesan pada Roman,tempat yang ia janjikan. Kila sudah tiba lebih awal dan sesaat kemudian sebuah mobil pun berhenti tak jauh dari mobilnya parkir.Seseorang itu segera turun dan dia adalah Roman.


Kila masih duduk di mobilnya.


"Ah kenapa nomor Kila tak bisa di hubungi."? dan siapa yang ia maksud kali ini. "? gumam


Roman yang sedang duduk dibangku Taman.


Roman pun tampak mulai resah dan terlihat ia menuju ke mobil dan ingin segera pergi dari sana.


Akhirnya diam diam Kila keluar dari mobilnya untuk mengejutkan Roman dari belakang.


"Roman...."

__ADS_1


Roman segera berbalik mendengar asal suara itu.


"Ki...Kila...." terkejut hingga melongo.


Roman pun segera memeluk Kila erat.


"Sayang apa aku salah lihat."?


"Lalu jika salah kenapa memelukku."?


Roman segera melepas pelukannya dan benar ia sedang tak bermimpi,Kila yang dihadapan nya lebih tampak seperti Laki Laki sekarang. Kila memang sengaja berdandan seperti ini untuk memberi Roman kejutan.


"Sayang kamu harus ikut denganku." ajak Roman.


"Baik."


Mereka naik mobilnya sendiri sendiri dan Roman menuntun jalannya untuk Kila.


Tak lama,mobil pun berhenti di sebuah rumah yang ber Asitektur Eropa,rumah yang terlihat sangat elegan meskipun tak begitu luas.


"Yuk sayang masuk."


Kila pun duduk di sofa,sementara itu Roman masuk mengambilkan minum.


"Sayang apa bisa beri aku penjelasan."?


Tiba tiba Roman sudah ada di belakangnya dan ia duduk di samping Kila.


Kila menatap Roman yang mulai mendekat dan dada Kila makin berdebar debar,ini kali pertamanya mereka bertemu lagi setelah hampir beberapa bulan terakhir.


"Baiklah aku akan cerita tapi kita ini terlalu dekat."


Roman pun menarik tangan Kila,hingga Kila jadi duduk di pangkuannya.wajah mereka pun


makin dekat,membuat Roman lansung berniat untuk mencium bibir mungil milik Kila.


Uhmm....uhm..uhmm


Kila benar benar tergoda,ia membalas ciuman Roman


Uummm....umh...umh...


Roman pun tak ingin kalah,ia juga meluapkan segala kerinduannya selama ini.ciuman yang cukup lama dan Roman pun mulai berpikir nakal,ia kini lanjut mencium leher Kila,hingga membuat Kila mendesah.


"Ahh...Roman..."


"Panggil aku sayang ya."


"Ahh...sayang."


Ciuman di leher itu membangkitkan seketika gairah Kila.Roman menatap Kila dengan lembut,membisikkan sesuatu dengan mesra.


"Sayang apa benar benar ingin."?


Kila mendorong pelan tubuh Roman,ia sadar apa yang tengah ia lakukan saat ini.ia lalu menundukkan kepalanya,sungguh malu untuk menatap wajah Roman.


"Itu sayang aku minta maaf."


"Sayang aku yang membuatnya begini."


Roman segera memeluk Kila yang kini ternyata menangis.


"Kila sayang kita saling rindu dan ini begitu berat untuk kita berdua."


Roman mencium rambut Kila mesra,ia tahu betapa Kila ingin menikmati kenikmatan itu.


Pagi yang begitu indah,meski harus tak seperti yang Kila bayangkan.baginya Roman begitu spesial.


Roman sangatlah menghargai dirinya.Kila ini

__ADS_1


sungguh beruntung bisa memiliki Roman.


__ADS_2