
***
"Sayang kamu sudah bangun."
"Eeh ini dimana."?
"Rumah Sakit sayang."
Kila berusaha untuk duduk dan mulai melihat sekelilingnya.
"Tadi apa yang terjadi."?
"Kamu hampir pingsan tadi sayang,saat kita dah sampe rumah."
"Terus ini Rumah Sakit mana."?
"Ini di Rumah Sakit yang gak jauh dari rumahmu sayang."
***
"Hallo Kila kamu ada apa."?
"Biyan bisa ke Rumah Sakit gak."?
"Siapa yang sakit emangnya."?
"Aku Biyan."
"Oke aku akan segera kesana ya."
Tut...tut...tut..."
Kila kembali berbaring.ia ingin tidur saja rasa
nya,tapi Roman masih terus memandangi nya.
"Sayang lihat apa dari tadi."?
"Lihatiin kamu kok sakit masih tetap cantik."
"Mulai ngegombal ya."
Kila akhirnya sedikit tersenyum dan itu telah membuat hati Roman agak lega.
"Nah istirahlah dulu,habis itu minum Obat nya."
Kila tertegun mendengar kata obat barusan
Kila sangat trauma dengan obat.meski ia sendiri adalah seorang Tenaga Medis.
"Sayang aku keluar sebentar ya."
"Iya."
Roman lalu keluar dari ruangan Kila.
***
"Hallo Ma ada apa."?
"Roman kamu dimana sekarang."?
__ADS_1
"Ada apa Ma."?
"Kamu sama istrimu kenapa Roman."?
"Ma nanti aku telpon lagi ya." ini lagi ada tamu Kantor.
Tut...tut...tut..
Roman segera menutup telpon nya.sejenak ia mulai memikirkan pertanyaan Kila tadi siang saat di Taman.
"Ya ampun aku harus bagaimana dengan situasi ini."?
Cekret...
"Sayang dari mana."?
"Oh itu lagi telpon Bimo."
"Ayo sayang sekarang minum obatnya ya.
Kila langsung menoleh ke samping.
"Aku gak mau,obat Suntikan lewat infus saja dah cukup kok."
"Sayang ini anjuran dari Dokter.?
"Nggak mau pokoknya."
Roman kemudian memasukkan dua butir obat itu ke mulutnya,minum sedikit air lalu ia pun langsung mencium bibir Kila.Kila yang tak sempat lagi menghindar hanya bisa pasrah.ia tak tahu jika Roman tengah menyuapinya obat melalui ciuman.
"Huk...uhuk...
Roman melepas ciumannya dan segera ia mengambilkan Kila air minum.
Kila menarik nafas dalam,ia pun merasa ada sesuatu benda yang melewati kerongkongan nya saat Roman tengah menciumnya barusan.
"Sayang tadi kamu ngapain."?
"Nyuapin kamu obat sayang."
Wajah Kila seketika memerah dan ia langsung berbaring mulai memejamkan matanya dan tak lama kemudian ia pun tidur.
***
Tok...tok..tok...
Tok...tok..tok...
Merasa tak ada yang membukakannya pintu, akhirnya Biyan memberanikan dirinya untuk masuk.
Biyan melangkah mendekati tempat tidur Kila.
Syut...
Biyan menoleh.Roman pun bangkit dan segera
mendekati Biyan yang masih saja berdiri di samping tempat tidur Kila.
"Roman ini aku bawain Kila bantal dan guling kesayangannya."
Roman pun meletakkan itu di samping Kila.
__ADS_1
"Huft dia sangat perhatian pada Kila." gumam Biyan.
Roman meminta Biyan menjaga Kila sebentar,
ia ingin kembali sejenak ke rumahnya.
"Nanti saat bangun bilang saja aku pulang untuk mandi ya."
"Oke."
Roman pun berlalu meninggalkan Kila dan Biyan.
***
"Kila kok kamu bisa sama Roman."?
"Aku juga gak tahu,tiba tiba dia sudah ada dirumah pagi tadi."
"Dia perhatian banget sama kamu Kila,dia
terlihat sangat khawatir ketika ingin pulang tadi."
***
Cekret....
Kila dan Biyan menoleh ke pintu.Roman masuk dan meletakkan barang bawaannya ke dalam lemari Pasien.
"Maaf ya Biyan aku lama."
"Gak apa apa kok,ohya Kila aku kayaknya gak bisa nemenin kamu malam ini gak apa kan."?
"Gak apa apa Biyan."
Biyan berlalu meninggalkan mereka berdua.
Roman mengeluarkan sebuah kantong bawaan nya dan meletakkannya di meja.ia membuka kotak kue yang ia beli tadi sebelum kembali ke Rumah Sakit.
"Sayang makannya pelan pelan."
Sambil membersihkan bibir Kila dengan tissue.
Setelah selesai makan kue.Kila lalu berbaring kembali.Roman memasangkan selimut untuk Kila.aroma harum tubuh Roman memberikan ketenangan bagi Kila.tanpa sadar Kila pun menarik kembali tangan Roman.
"Sayang ada apa."?
Roman pun akhirnya duduk di tempat tidur dan menghadap Kila.
"Sayang." Kila memegang dada Roman dengan lembut.
Kila tersenyum menggoda dan mulai membuka kancing atas baju Roman.
"Ehh sayang." Roman menahan tangan Kila yang sedang membuka kancing bajunya yang ke dua.
"Sayang buka bajuku mau ngapain."?
Kila hanya diam dan nafasnya mulai berat dan Roman mulai merasa naluri Laki lakinya terpancing,ia pun membiarkan Kila membuka semua kancing bajunya dan ternyata Kila hanya ingin bersandar di dada Roman.
"Sayang nanti ada Suster yang masuk lho." lirih Roman.
"Biarkan aku sebentar." pinta Kila.
__ADS_1
Roman menahan hasratnya dan ia langsung membaringkan Kila kembali agar tidur.malam itu Kila tidur nyenyak dan Roman yang tidur di sofa tetap terjaga untuk menjaga Kila.