
Satu minggu berlalu,sejak Papa dan Mamanya di luar Kota.Kila harus tidur sendirian di rumah mengingat juga sang Kakak satu satunya yaitu Mandala sedang bekerja di Kota K.hampir empat tahun di sana.
Kila sudah mengajak Biyan untuk tidur menemani nya malam hari ini dirumah, tapi sayang nya Biyan juga tidak bisa, karena Ia sendiri punya tugas menjaga Keponakan baru yang harus di bantu awasi.
"Huh Biyan,kamu gak balas lagi sms ku ya." gumam Kila.
Hari ini Kila libur kerja.rencana Ia ingin main kerumah Biyan,namun Biyan tak ada kabar nya,jadinya Kila berpikir untuk pergi jalan jalan sendiri ke Mall.
"Mall nya baru buka jadi belum rame nih
aku masuk aja dulu lah nyari apa gitu." gumam Kila.
Tap...tap..tap.suara langkah kaki Kila serasa terdengar sangat kencang karena Mall yang yang masih sangat sepi Pengunjung.
'Brukk....
"Aduh siapa lagi ni yang pake nabrak."
perasaan ada yang nyenggol barusan."
Melihat sekeliling dengan seksama.
"Hemm sudahlah mending masuk kesana aja dulu." gumam Kila dengan sedikit kesal.
Pagi itu Kila mencari beberapa macam Sayuran,Buah dan juga perlengkapan mandi yang sudah habis dirumahnya.
•Satu jam kemudian•
Kila menuju Kasir dan lalu menghitung semua belanjaan nya,setelah bayar Kila pun pergi menuju Outlet makanan cepat Saji.
■CKF Chiken
"Selamat Datang silahkan masuk."
Tap..tap..tap..
Kila mendekati salah satu meja dan juga
meletakkan barang belanjaannya.
"Kesana dulu ah pesan makanan,perutku
dah bunyi terus dari tadi."
"Silahkan Nona mau pesan apa."?
"Saya pesan nasi 1,Ayamnya 1 yang dada sama minum nya air Mineral aja."
"Baik silahkan tunggu sebentar."
Sesaat kemudian.
"Ini pesanannya Nona,Total harga xxx.Kila segera membayarnya.
"Baik terima kasih silahkan di nikmati."
__ADS_1
Kila kemudian membawa pesanannya dan kembali ke meja.ia kemudian pergi mencuci tangan.
Kila makan dengan santai sambil pula ia memandangi ke arah luar Outlet yang lalu lalang orang orang Orang di seberangnya.
Tanpa Kila sadari ada juga seseorang yang juga tengah memperhatikannya dari arah kejauhan.
Kring..kring..kring...
"Hallo ini siapa."?
"Ini aku Biyan."
"Ada apa Non."
nelpon pake nomor nya siapa lagi."
"Kamu dimana? aku jemput ya."
"Aku di Mall Biyan,tempat biasa."
"Tungguin di depan oke,aku kesana."
Lima belas menit kemudian Biyan pun sudah tiba di depan Mall.
"Kita mau kemana Biyan."?
"Aku anterin kamu pulang antar semua
belanjaanmu dulu,abis itu kamu ikut aku ya Kila."
Kila dan Biyan langsung pergi lagi.
Biyan membawa Kila menuju ke tempat
Bibi Eni.
Setengah jam kemudian di Rumah Bibi Eni.
"Biyan kamu sudah sampe."? sapa Bibi Eni ramah.
"Ayo masuk dulu Bibi buatin minum ya,"
Di depan teras.
"Sst...sst..Biyan." Kila berbisik.
"Biyan sebenarnya kamu lagi ada perlu apa ke sini."?
"Ada deh."
"Huh..pelit amat sih Biyan."?
Sesaat kemudian Bibi Eni keluar dan juga membawa nampan berisi gelas minum.
"Ohya Bi,kapan Biyan bisa ketemu sama dia ya Biar."?
__ADS_1
"Bibi belum tahu juga kapan dia datang lagi kemari,tapi dia nitip ini untukmu."
"Apa ini Bi."? Biyan mengambil amplop itu dari tangan Bibi Eni.
Sambil ngeteh mereka bertiga banyak ngobrol tentang kegiatan Bibi Eni yang sibuk di Salon Kecantikannya.
Tak terasa hari makin siang,Biyan da Kila segera pamit pulang.
Setengah jam kemudian,Biyan membawa Kila ke salah satu Pantai yang tidak jauh dari rumah mereka.
"Kila yuk istirahat di sini dulu." ajak Biyan.
"Ohya Kila aku buka amplop ini dan kita lihat sama sama isinya ya."
Saat di buka ada selembar Foto dari dalam amplop tersebut.
"Wah dia cakep ya Kila."
"Ini Foto siapa Biyan."?
"Satu bulan yang lalu aku kenal dia lewat
suara sih."
"Hah kok bisa."?
"Iya Anak tertua Bibi Eni ini tugas disana dan berteman sama dia yang di Foto ini."
"Lalu."?
"Entah gimana anaknya Bibi Eni ngasihin nomorku ke Dia."
"Terus kalian bisa dekat."?
"Dia nelpon aku duluan,ngajak aku kenalan terus ya ngobrol ngobrol biasa."
"Itu yang di Foto yakin itu orangnya."?
"Awalnya sih ragu,tapi habis itu anak Bibi Eni yang mastiin,"
"Terus sekarang kalian lagi deket dong."
"Ah Kila kamu ngeledek." aku bisa untuk berteman aja syukur."
"Kenapa emangnya."?
"Kila,Dia pasti lah anak orang kaya." mana mungkin aku pantas buat dia."
"Duh Biyan.kamu juga baru kenal kan? Ya temenan aja dulu." cocok apa nggak kan belum juga pasti."
"Kila makasih ya,kamu selalu buat aku untuk
nggak minder."
"Iya..iya." kalo udah ayo kita pulang."
__ADS_1