Cinta Terlarangku Untukmu

Cinta Terlarangku Untukmu
Ep 25 Berpisah yang pertama Kalinya


__ADS_3

Dua bulan telah berlalu.sejak pertemuan itu komunikasi antara Kila dan Roman terputus begitu saja.


***


"Kila sayang ayo bangun."


"Hari ini Kila Dinas sore masih ngantuk Ma."


"Sayang di depan sudah ada Biyan lho yang menunggu kamu dari tadi."


"Ma biarkan Biyan masuk ke kamar Kila aja ya Ma."


***


"Hei Non bangun dong dah siang ini."


"Biyan kamu dari mana."?


"Dari Kampus ada yang penting yuk ikut aku."


"Kalau gitu aku mandi dulu ya."


Tak lama kemudian Kila sudah mandi dan ia juga telah bergganti pakaian.


"Biyan apa yang kamu bilang penting tadi."?


"Yuk ikut aku dulu."


"Kemana emangnya."


"Ayo ikut dulu."


Kila pun mengikuti langkah kaki Biyan menuju pintu luar dan pamitan pada Mamanya yang tengah menonton Tv.


***


"Kamu mau ajak aku makan ya Biyan."?


Sesaat setelah mereka tiba di depan Sebuah Restoran.mereka berdua pun menuju tempat duduk yang sudah di janjikan Bimo.


Tap...tap..tap...


Kila menoleh seketika ia mendengar suara Seseorang melangkah di belakangnya.


"Ro...Roman."?


Roman tersenyum dan ia pun mendekati meja mereka berdua.ia pun duduk tepat di samping Kila.


"Eh kalian berdua bicaralah aku juga sedang


ada janji sama Bimo di tempat lain."


"Biyan kamu."


"Maaf Kila aku pergi dulu ya."


Biyan langsung kabur dari pandangan mereka berdua.


"Kamu yang sudah merencanakan ini semua."?


"Iya Kila."

__ADS_1


"Ada apa kamu kemari."?


"Ingin bicara banyak hal padamu."


"Apa lagi yang masih perlu di bicarakan."


"Kila aku sudah pesan makanan jadi ayo kita makan dulu."


Kila diam saja dan makanan pun telah tersaji di hadapan mereka.Roman menaruh beberapa makanan ke piring Kila juga.


"Hei sedang apa."?


"Makanlah Kila."


Kila pun akhirnya mengalah dan juga segera menyantap makanannya.Kila tahu jika Roman terus memperhatikannya,seolah berpura pura ia sedang melihat ke arah lain.


"Kila setelah ini bisa ikut denganku sebentar."?


"Kemana."?


"Ke Apartementku."


"Apa tidak bisa bicara di tempat lain."?


"Tidak bisa."


***


"Duduk dulu aku ambilkan minum ya."


Kini Roman pun sudah duduk lagi di samping Kila duduk.


"Mau membicarakan apa."?


Melihat amplop itu Kila membuka dan juga membacanya dengan teliti.


"Eh ini."? lirih Kila dalam hati.


Ternyata ini surat Izin Roman untuk pindah kerja.ia sudah mengajukan surat ini pada Perusahaan Utama yang ada di kota J.


"Kila maaf jika aku memperlihatkannya pada


mu,aku hanya ingin pamit padamu tapi aku tak bisa mengatakannya secara langsung."


"Kapan kamu akan pergi."?


"Tiga hari lagi."


"Sebenarnya kamu Boss nya Bimo kan."?


"Iya Kila,tapi aku kembali ke Kota J itu karena semua yang disini sudah selesai dan berakhir."


"apa maksudmu?


"Aku sudah resmi bercerai." aku berpikir lebih baik kembali lagi meneruskan hidup di Kota J saja mulai saat ini."


"Baiklah aku harap kamu akan selalu sukses di manapun kamu berada."


Kila mencoba tak memperlihatkan rasa sedih nya di hadapan Roman.


"Kila apakah kita benar benar tak bisa lagi bersama dan memulai semuanya dari awal lagi."?

__ADS_1


"Maaf Roman aku tak bisa,aku butuh waktu Roman jadi janganlah lagi berpikir terlalu banyak tentangku."


"Tapi kila aku mencintaimu."


Kila tahu jika kata katanya kali ini pasti amat sangat menyakitkan bagi Roman,tapi ia juga tak ingin memberi Roman harapan yang tidak jelas.


Roman tak lagi bicara apa apa.ia pun tetap berusaha bersikap tenang di hadapan Kila.ia sudah siap jika memang pada akhirnya harus melepaskan Kila begitu saja.


Kila yang sudah tak tahan lagi ingin menangis akhirnya pun meneteskan juga air matanya namun cepat cepat juga ia menghapus air matanya.tangannya pun sudah terasa mulai dingin.


"Roman aku ingin pulang." lirih Kila.


Sepanjang perjalanan sungguh terasa sangat canggung sekali.sesaat ingin sampai dirumah Kila,Roman memutar balik mobilnya ke arah lain.


"Roman ada apa."?


"Kamu pergi bersama Biyan bukan."?


***


"Kila kamu sangat menyukai Pantai bukan."? aku harap kenangan kita di Pantai ini akan selalu membekas dalam hidupmu." lirih Roman sambil juga menuju ke tempat Kila berdiri.


"Kila bisakah aku meminta sesuatu."?


"Ada apa."?


"Bolehkah aku memotretmu walau hanya satu kali."?


"Baiklah dan ambil sesuka hatimu."


Cekrek...cekrek...cekrek...


Begitu banyak foto yang Roman ambil. Kila yang sangat cantik,yang berkulit putih bersih, rambut panjang yang indah,mata yang juga indah dan lesung pipi yang begitu pula sangat menggemaskan dan tentu saja senyum Kila yang begitu menarik hati Roman.


"Kila Pantai ini kalah indah darimu."


Roman mulai menggombali Kila.


"Apa itu benar Guru."?


"Guru..."?


"Iya dan Guru begitu pandai untuk terus saja menggombali Muridnya bukan."?


Roman tersenyum mendengar ledekan Kila padanya,meski Kila bilang ia tak ingin lagi bersama,tapi Roman percaya jika itu hanya omongan yang bukan dari dalam hati Kila yang sebenarnya.


"Kila apa Pantai ini sangat berkesan."?


"Itu tentu saja."


"Kenapa."?


"Karena di tepi Pantai ini aku mengenal apa itu Jatuh cinta pada Seseorang dan Pantai ini punya kenangan khusus bagiku."


"Siapa dia Seseorang itu."?


"Dia yang pernah mengajariku ber..."


Kila terhenti mengucapkannya.ia tak mau jika Roman menebak,kalau yang tengah ia maksud adalah Roman itu sendiri.


Kila mempercepat langkahnya.Roman masih terus berharap jika suatu hari nanti mereka akan kembali lagi bersama.

__ADS_1


Siang itu mereka tampak bicara seperti biasa sambil menunggu Biyan dan Bimo kembali.


__ADS_2