Cinta Terlarangku Untukmu

Cinta Terlarangku Untukmu
Ep 43 Rindu yang Bergairah


__ADS_3

***


Pagi ini Kila baru menyadari jika ia sudah terbaring di ranjangnya.ia tak menyangka Roman begitu sangat memperhatikannya dengan detail sekali.


***


"Apa semalam aku begitu berat."?


"Apanya."?


"Kamu menggendongku bukan."?


"Sayang kamu begitu lelah aku mana tega."


Setibanya di Kantor,Roman sudah menyiapkan berbagai makanan untuknya dan Kila.


"Sayang aku yang suapi ya."


Kila pun mengangguk,sudah lama sekali sejak saat itu di Kota B.


"Sayang kenapa begitu dalam menatapku."?


"Siapa suruh kamu begitu memikat."


***


"Sayang aku sudah kenyang." ucap Kila.


Roman mendekat lebih dekat dan ia kemudian mengangkat wajah cantik Kila.


Uhmm...uhmm


Ia pun menjilati dengan lembut sisa sisa dari makanan di sudut bibir Kila,membuat Kila


makin ingin Roman terus menciuminya.


"Sayang sudah selesai dan jilatanku jangan di usap ya."


"Sayang ayo aku suapin juga."


Kila menyuapi Roman pun dengan perlakuan yang sama,ia terus menatap mata Roman hingga membuat Roman jadi salah tingkah.


"Bagaimana bisa makan kalau dilihatin terus sama bidadari begini."


"Siapa suruh kamu begitu menggoda."


"Sayang jangan membuat pancingan."


Kila tertawa lepas melihat ekspresi malu malu Roman.


Selesai makan Kila pun membereskan semua nya,lalu ia duduk bersantai di sofa.sementara Roman pamit keluar.


***


Sesaat ia tengah bersantai,Biyan menelpon.


"Hallo Kila kamu kemana saja?aku ini rindu


padamu."

__ADS_1


"Aku baik baik saja Biyan."


"Apa Roman sudah tahu kamu disana."?


"Iya sudah."


"Apa kalian kembali bersama."?


"Iya aku dan dia sudah bersama lagi."


"Itu bagus dan selamat berindu rindu jarak jauh."


"Kamu sendiri dengan Bimo."?


"Kita baik baik saja Kila."


Mereka mengobrol banyak hal.rasa rindu Kila akan sosok sahabatnya pun terobati sudah walau hanya lewat suara.


***


Satu jam kemudian Roman sudah kembali ke kantornya.


"Sayang kamu sudah selesai."?


"Iya,kamu sedang apa."?


"Barusan tadi telponan sama Biyan."


Sekembali dari luar Roman mengajak Kila keluar.mereka pun sore ini jalan jalan,keliling menyusuri keramaian Kota K.Kila juga merasa senang karena Roman banyak memberinya kejutan di hari harinya,dalam hati ia tak lagi ingin jarak memisahkan kebersamaan mereka saat ini.


***


Selama dua hari kemudian.Kila dan Roman tidak bertemu.Roman sudah berpamitan untuk ke Kota J,karena ada suatu urusan,ia berjanji akan segera kembali.


***


Hari bergganti.Kila pulang dan pergi ke kampus sendirian.ia juga sungguh tidak bisa menahan kerinduannya untuk segera melihat Roman


***


Sesuai janjinya,pagi ini Roman pun sudah berangkat menuju Kota K dan ia juga sengaja tak memberitahu Kila akan kedatangannya.


Turun dari Penerbangan ia dengan segera menuju Kampus Kila.Kila yang saat itu sedang beristirahat di bangku Taman kampus tak menyadari jika ada Seseorang yang tengah mendekatinya.


Kring...kring...kring...


"Sayang apa sudah kembali."?


"Apa begitu merindukanku sayang."?


"Iya dan sangat rindu."


"Benarkah."?


Kila merasa suara itu begitu jelas.ia berbalik dan Roman tersenyum manis memandanginya. Kila pun langsung memeluk erat Roman.


"Hei..nanti di lihat banyak orang."


"Biar saja."

__ADS_1


"Sayang ayo pergi."


Kila mengangguk dan membiarkan Roman terus mengenggam tangannya.


Tak lama kemudian mereka tiba di kantor Roman.Roman yang sungguh tidak bisa lagi menahan rasa rindunya merebahkan tubuh Kila di sofa.


"Sayang aku."


Uhm...uhmm...uhmm


Ciuman yang sangat dalam.kerinduan mereka berdua yang begitu menggebu gebu membuat


mereka susah mengalahkan rasa gairah yang kian memuncak.tak ia sengaja,Roman sudah memberi tanda merah dileher Kila.Kila kian mulai merasakan kegilaannya saat ini yang membiarkan Roman mengecup lehernya cukup lama.


"Ahh sayang ini."


Roman makin liar,ia menjilati daun telinga Kila,hingga Kila kian mendesah tak karuan.


"Sayang apa belum minta ampun."? bisik Roman.


Dengan manjanya Kila meraba bagian bawah tubuh Roman.


"Uhh sayang ini punyaku." ujar Roman.


"sayang aku juga sudah tak tahan."


"Ahhh..."


"Uhhh.."


Merasa sesuatu mulai tak tertahan,ia berlari dari tubuh Kila,masuk ke kamar mandi.Kila yang masih merasakan itu tersadar jikalau Roman sedang menutupi birahinya.Kila segera merapikan bajunya kembali,sementara Roman entah apa yang tengah ia lakukan didalam sana.


***


"Uh dia kenapa begitu lama di dalam kamar mandi."? gumam Kila penasaran.


"Sayang kamu."?


"Aku tidak apa apa."


Roman melangkah masuk dan duduk lagi di


kursi kerjanya.


"Sayang itu aku."


"Sudahlah sini duduk."


Kila duduk segera di pangkuan Roman,Roman mencium lembut rambut indah itu.ia juga mendekap Kila dengan erat.


"Kamu begitu nakal hari ini." bisiknya di telinga Kila.


Kila pun menangis.merasa dirinya lahyang sangat bersalah terhadap Roman.


"Sayang kita sudah dewasa,tapi janji itu aku tidak akan mudah mengingkarinya."


Kila begitu bahagia mendengarnya, meski ia tahu Roman begitu bersusah payah menahan semua godaan saat mereka tengah dekat.


"Sayang I love You."

__ADS_1


"Love You to sayang."


Begitu mudahnya bagi Kila untuk bisa merasa kan dan menikmati itu,tapi Laki Laki yang kini sedang memeluknya ini juga begitu kuat untuk dapat bertahan.


__ADS_2