CINTA WANITA MALAM

CINTA WANITA MALAM
CWM_PART 102


__ADS_3

" Maaf karna sudah meneduh mu yang bukan-bukan " ucap Ella menyesal


" Tidak apa nona , " Ucap Laura ramah


" Laura kau sudah boleh pulang sekarang , karna Dokter ku sudah datang saat ini " Ucap Renal hingga membuat Ella tersipu malu.


Setelah Berbincang-bincanng Laura pun pamit meninggalkan Renal dan Ella , kini tinggallah dua pasangan tersebut . Kini Renal menaruh kan kepalanya di pangkuan Ella seraya menatap wajah sang kekasih dengan senyum senangnya.


" Sayang , berapa lama kau akan tinggal ?? " tanya Renal namun sukses membuat Ella tersinggung


" Entahlah , memang ada apa ?? apa kau ingin aku cepat kembali " ucap Ella dengan nada datar


" Tidak " Sahut Renal spontan seraya menatap wajah Ella


Sesungguhnya Renal merasa bingung dengan sikap Ella saat itu , karna menurutnya Ella sangat sensitif , tak seperti biasanya saat Renal tinggal bersamanya sebulan lalu.


" Renal apa kau sudah lebih baik ?? " Tanya Ella seraya mengecek suhu tubuh Renal di dahinya .


" Entahlah Sayang aku masih merasa pusing dan mual " ucap Renal lirih hingga membuat Ella merasa iba


mereka saling menatap satu sama lain , Ella menatap wajah sang kekasih yang memang terlihat agak pucat ia mengusap lembut rambut Renal dengan penuh kasih sayang.


" Apa kau menginginkan sesuatu ?? , biar aku buatkan untuk mu !! " tanya Ella lembut

__ADS_1


" Tidak perlu sayang , yang aku inginkan sudah ada di sini " ucap Renal lembut dengan senyum tampannya hingga membuat Ella tersipu malu .


" Sayang , tinggalah di kota ini lagi " sambung Renal


" Tapi bagaimana dengan pekerjaan ku Renal dan juga rumah ku ?? " Tanya Ella


" berhentilah bekerja di sana , dan tinggallah bersama ku di sini " suruh Renal seraya memandang Ella dengan tatapan memohon


" Baiklah aku akan membicarakannya dengan manager ku nanti "


Renal yang mendengarnya merasa sangat senang dengan jawaban Ella , sungguh sakitnya sangat menguntungkan bagi dirinya saat ini pikir Renal.


mereka pun Berbincang-bincanng seraya melepaskan rindu yang selama ini mereka pendam selama sebulan terakir , saat tengah Berbincang-bincanng tiba-tiba Renal bangkit dari posisi nya seraya berlari menuju wastafel hingga membuat Ella menatap khawatir kearah Renal.


Ella pun ikut menghampiri Renal yang saat itu tengan mengeluarkan semua isi dalam perutnya , Ella yang melihat keadaan Renal pun tidak merasa jijik ia malah merasa sangat khawatir dengan keadaan Renal saat ini.


" Maaf sayang , aku merasa sangat mual " ucap Renal lirih


" Tidak papa , minumlah " Suruh Ella seraya menyodorkan gelas berisi air putih pada Renal


Setelah menghabiskan minumanya Ella pun mengantarkan Renal menuju ranjangnya untuk beristirahat dan ia kembali menelepon Dokter Romy Ella juga tidak lupa untuk menghubungi Adrian setelahnya.


Tak butuh waktu lama kini Adrian dan dokter pribadinya pun sampai secara bersamaan menuju apartemen Renal , sesampainya di dalam sang dokter pun langsung memeriksa keadaan Renal .

__ADS_1


Adrian dan Ella hanya menatap dengan wajah cemas saat melihat keadaan Renal yang saat itu terlihat sangat pucat .


" Ada apa dengannya ?? " tanya Adrian to the point


" Tuan Renal mengalami Anemia tuan , daya tahan tubuhnya saat ini sangat lemah , beliau harus segera di bawa ke rumah sakit agar bisa segera di tangani " ucap dokter Romy menjelaskan


Tanpa menunggu lama Adrian pun akhirnya setuju dengan dokter pribadinya , setelah mempersiapkan semuanya mereka pun pergi menuju rumah sakit .


Sesampainya di rumah sakit Renal pun langsung di bawa dan di tangani oleh pihak rumah sakit , Adrian dan Ella dengan sabar menunggu Renal di luar ruangan tersebut


" Ella kembali dan beristirahatlah , kau pasti lelah bukan setelah menghabiskan waktu di perjalan " suruh Adrian seraya menatap khawatir bagaimana tidak karna wajah Ella saat ini pun sama ia juga terlihat pucat dan lelah .


" Tidak Adrian aku ingin menunggu Renal di sini " Ucap Ella dengan wajah memohon


Adrian tau betul siapa Ella ia tidak akan bisa di tahan karna pasti Ella akan kekeh pada pendirian nya .


" Baiklah " Ucap Adrian pasrah


Mereka pun kembali menunggu kabar dari sang dokter tentang keadaan Renal saat itu .


.


.

__ADS_1


gaes mohon dukung nya ya jngn lupa vote , like , dan komen cerita ku


terimakasih 😊


__ADS_2