
kini Rosa dan Adrian sudah berada di dalam mobil , adrian membawa mobil nya dengan kecepatan sedang , wajah mereka terlihat sangat bahagia , mereka seperti sepasang kekasih yang ingin berkencan saat ini
Rosa menatap kagum ke arah luar jendela ia mengamati pemandangan jalan Los Angeles , bibir nya mengukir kan senyum kebahagiaan , setelah puas melihat pemandangan kota , Rosa kembali melihat ke arah sang suami yang sedang fokus menyetir mobil nya . Rosa sangat penasaran dengan orang orang di sekitar Adrian karna selama mengenal Adrian ia tidak tau apa apa tentang suaminya apa lagi tentang keluarga nya
" Adrian apa Renal saudara mu " tanya rosa penasaran
" dia sahabat ku sejak sekolah menengah atas , aku sudah menganggap nya seperti saudara ku sendiri " ucap adrian tulus
"oh pantas , kalian terlihat sangat akrab " ucap Rosa sambil tersenyum
" Dia orang yang sangat konyol , dia bisa membuat ku nyaman dan tidak merasa sendirian , kami saling mengisi satu sama lain karna nasib kami sama " ucap Adrian lirih sambil tersenyum tipis
" sama ? , maksud mu Renal juga yatim piatu " tanya Rosa pelan karna takut menyinggung
" ya , Orang tua Renal sudah meninggal karna kecelakaan , saat dia masih duduk di sekolah menengah bersama ku , Renal adalah anak tunggal sama seperti ku hanya beda nya kedua orang tua Renal memiliki beberapa saudara sedang kan ke dua orang tua ku sama sama anak tunggal , semua saudara dari orang tua Renal tidak ingin mengurus nya karna keadaan perusahaan kedua orang tua nya terlilit hutang dan bangkrut , saat itu Renal sangat terpuruk , aku merasa tidak tega saat melihat Renal terpuruk , aku selalu menguatkan Renal agar tetap sabar dan bangkit , akhir nya aku meminta pada orang tua ku agar mengadopsi Renal menjadi saudara ku , jadi kedua orang tua ku lah yang mengurus Renal dan menganggap Renal sebagai anak angkat nya " ucap Adrian panjang lebar tentang Renal
" saat kedua orang tua ku meninggal Renal lah yang selalu menguatkan aku agar tetap bangkit , dia juga yang membantu aku menyelidiki kematian kedua orang tua ku , saat itu aku hanya memiliki Renal utuk tempat ku bersandar , dia selalu menguatkan ku untuk bangkit , kami selalu melengkapi satu sama lain " sambung Adrian
Rosa merasa bangga dengan persahabatan mereka yang sangat kuat
" semoga persahabatan kalian tetap abadi selama lamanya " ucap Rosa dengan senyum nya
Adrian pun tersenyum senang mendengar ucapan Rosa , ia menggenggam tangan rosa lalu mencium punggung tangan rosa dengan sangat lembut.
" Sayang terima kasih " ucap Adrian setelah mencium punggung tangan rosa
__ADS_1
" untuk apa " tanya Rosa bingung
" terimakasih karna sudah mencintai ku , dan menghapus rasa sepi di hati ku " ucap Adrian tulus dengan senyum manis nya.
Rosa hanya tersenyum manis membalas ucapan adrian , sesungguhnya ia merasa malu saat ini .
---------
Tak lama kemudian adrian memarkirkan mobil nya , Ardian mengajak Rosa ke Universal Studio Hollywood tempat hiburan yang terkenal di Los Angeles
Rosa menatap kagum ke arah bola dunia Tersebut wajar saja ini kali pertama ia menginjakkan kaki nya di sana , bibir nya terus mengukirkan senyum wajah nya sangat terlihat bahagia , Adrian yang melihat istri nya itu pun ikut tersenyum bahagia
" sayang ayo kita turun " ajak Adrian , seraya memegang lembut pundak sang istri yang masih terkagum melihat ke arah depan nya
" ah iya " ucap Rosa
kini penampilan Adrian terlihat santai dengan kemeja yang ia gulung asal di bagian lengan nya dan Adrian sengaja membuka kancing kemeja nya yang di bagian leher , Adrian juga sudah tidak memakai jas dan dasi nya lagi
" Sayang jangan menatap ku seperti itu , membuat aku khilaf ingin memakan mu " ucap Adrian menggoda karna melihat Rosa hanya terdiam menatap ke arah nya
Rosa yang mendengar ucapan Adrian pun langsung tersadar dari lamunan nya , ia mengalihkan tatapan nya karna merasa malu
" ah i iya ayo kita turun " ucap Rosa gugup mengalihkan ucapan adrian , adrian pun tertawa renyah melihat tingkah istri nya
" Sayang " panggil Adrian lembut dengan senyum manis nya
__ADS_1
" Adrian ayo aku sudah tidak sabar untuk jalan jalan " ucap Rosa dengan wajah memohon , agar Adrian berhenti menggoda nya
" baik lah , ayo kita keluar " ucap Adrian lembut seraya mengelus pucuk kepala Rosa
mereka pun keluar dari mobil dan berjalan menuju Loket yang sangat ramai oleh pengunjung , dengan sabar Adrian dan Rosa berdiri menunggu di barisan antrian nya , setelah beberapa menit mereka pun sudah berada di dalam Universal Studio Hollywood tersebut , Adrian selalu menggenggam tangan Rosa agar tidak berpencar dari nya
Rosa merasa senang berada di sana , senyum bahagia terukir jelas di wajah Rosa , sesekali mereka melakukan foto bersama di handpone Adrian .
Adrian mengajak Rosa berkeliling menikmati wisata di Universal Studio Hollywood tersebut , ia merasa bahagia saat melihat senyum Rosa mengembang jelas di wajah nya , setelah merasa puas adrian pun mengajak rosa meninggal kan tempat tersebut
mereka melakukan perjalanan kembali , Adrian mengajak Rosa ke sebuah mall terbesar di kota Los Angeles untuk berbelanja , Rosa hanya menuruti kemana Adrian membawa nya tanpa bertanya tanya ,
setelah selesai berbelanja , Adrian membawa Rosa ke Santa Monica untuk menikmati sunset dan semilir angin pantai , ia juga menyewa hotel berbintang untuk menginap di sana , Adrian ingin menghabiskan kencan nya bersama sang istri
setelah melakukan check-in hotel Adrian mengajak Rosa menuju kamar nya untuk beristirahat sebentar ,
" sayang kita istirahat dulu ya sebentar , setelah itu aku akan mengajak untuk melihat sunset di pantai " ucap Adrian lembut
Rosa hanya mengiyakan dan tersenyum manis ke arah adrian , Adrian dengan lembut merangkul tubuh Rosa menuju kamar nya
.
.
.
__ADS_1
.
.