CINTA WANITA MALAM

CINTA WANITA MALAM
CWM_PART 87


__ADS_3

" Duduk lah " suruh Renal seraya menarik kursi untuk Ella


Ella pun menuruti ucapan Renal dangan duduk di kursi yang telah Renal siapkan dan kini mereka pun terduduk dan saling menatap satu sama lain . Renal terus menatap wajah cantik Ella dengan tatapan dan senyuman lembut , ia merasa senang karna bisa melihat wajah wanita yang ia cintai sejak dulu dan rindu yang selama ini Renal pendam kini telah terobati , Namun berbeda dengan Ella ia hanya menatap wajah Renal tanpa Ekspresi , Ella masih terdiam dan merasa tidak percaya bahwa Renal kini ada di hadapannya.


" Ella / Renal " panggil mereka bersamaan


" Kau bicaralah lebih dulu " Suruh Renal


" Renal Mau apa kau kemari ?? " Tanya Ella dengan nada datar


" Ella aku... " ucap Renal terpotong


" Permisi Tuan " Ucap Verly memotong ucapan Renal seraya membawakan pesanan milik Renal namun Verly merasa terkejut saat melihat Ella berada di sana juga

__ADS_1


" Ella apa kau mengenal Malaikat Tampan ini ?? " bisik Verly di telinga Ella namun masih bisa terdengar oleh Ranal hingga membuat Renal tersenyum lucu melihat dua wanita tersebut


Ella hanya terdiam seraya mengusir Verly agar segera pergi namun Verly masih terus membisikinya dangan pertanyaan - pertanyaan yang menurut Ella sangat mengganggu .


" Perkenalkan , Renal tunangan Ella " Ucap Renal mengenalkan dirinya seraya tersenyum tampan memecahkan kericuhan antara Ella dan Verly


" Apa !! " ucap Verly terkejut


Sedangkan Renal ia memang sengaja memperkenalkan dirinya sebagai tunangan Ella agar Ansell merasa sakit hati dan menjauh dari kehidupan Ella.


" Stop Renal...!! Berhentilah mempermainkan ku , kau membuat ku muak " Ucap Ella merasa kesal seraya meninggalkan meja tersebut


Ella seketika merasa kesal saat memikirkan ucapan Renal , menurut Ella Renal sedang mempermainkan dirinya , bagaimana tidak saat itu Renal memutuskan hubungan mereka tanpa memikirkan perasaan Ella dan saat ini Renal malah datang dan mengaku sebagai tunangannya , Ella merasa sebagai lelucon untuk Renal itulah yang ia pikirkan saat ini tentang Renal.

__ADS_1


" Ella " Panggil Renal seraya menahan lengan Ella agar tidak meninggalkan nya


" Renal hubungan kita telah berakhir , aku mohon jangan lagi mengganggu kehidupannya ku " Ucap Ella dengan suara menahan tangis seraya melepaskan genggaman tangan Renal


Ella pun berjalan meninggalkan restoran , sebenarnya hatinya sakit saat mengatakan hal itu pada Renal namun apa daya Ia tidak bisa menahan emosinya saat masa-masa itu menghantui pikirannya , dengan seketika air matanya pun tumpah membasahi pipi , sesungguhnya Ella sangat merindukan pria tersebut , Ella juga merasa senang saat melihat keberadaan Renal tadi dengan susah payah Ella menahan ekspresinya agat tetap terlihat datar tadi namun kenangan pahit itu selalu saja menghantui pikiran dan hatinya hingga membt Ella merasa kesal .


Sedangkan Renal ia masih terpaku saat mendengar ucapan Ella , Dadanya terasa sakit inikah yang Ella rasakan saat itu pikirnya , Dengan segera Renal menyusul kepergian Ella


Verly yang melihat adegan tersebut pun merasa bingung dengan hubungan mereka , ia pun langsung menghampiri Ansell yang saat itu berada tak jauh dari dirinya .


" Hay.. apa kau pernah mendengar tentang pria tadi dari Ella ?? " Tanya Verly penasaran di balas gelengan kepala oleh Ansell dan berlalu pergi


Sesungguhnya Ansell merasa sangat khawatir pada Ella ingin rasanya Ansell menyusul kepergian Ella saat itu .

__ADS_1


__ADS_2