CINTA WANITA MALAM

CINTA WANITA MALAM
CWM_PART 50


__ADS_3

tak butuh waktu lama kini Rosa dan Adrian sudah berada di apartemen nya sekitar setengam jam yang lalu , kini mereka sedang merebahkan dirinya di atas ranjang . tidak untuk menikmati tidur siang nya , mereka sedang sibuk dengan pemikiran masing masing , tidak ada perbincangan di sana , suasana nya sangat lah hening . tidak seperti biasa nya


Adrian terus memandangi wajah sang istri yang kini sedang berbaring dengan berbantal kan lengan nya , Adrian menatap dengan sangat lembut sembari mengelus Rambut istrinya , mata Rosa terpejam tapi kedua alis nya berkerut seperti sedang memikirkan sesuatu saat itu, Adrian yang melihat nya merasa sangat frustrasi di tambah dengan perubahan Rosa sejak bertemu Chelsea tadi saat di bioskop .


Adrian tahu bahwa saat itu Rosa belum tertidur , ingin Rasa nya Adrian menghibur sang istri tapi Adrian bingung harus dengan cara apa ia menghibur Rosa . Karna selama ini wanita yang dekat dengan Adrian dulu hanya menginginkan uang nya saja , jika mereka sedang merajuk adrian hanya memberi cek pada wanita-wanita tersebut , Adrian tidak berminat untuk menghibur wanita-wanita nya karna selama itu Adrian tidak memakai hati , ia hanya menginginkan tubuh para wanita nya untuk menemani nya di atas ranjang .


Adrian masih menatap wajah sang istri dengan tatapan sendu , ia tidak berniat sedikit pun untuk memejamka mata nya , sedangkan Rosa masih setia dengan pikiran nya sendiri , ia sedang memikirkan perihal kejadian tadi saat orang orang membicarakan nya , ada keraguan dalam diri Rosa untuk pulang ke kampung halamanya , ia takut jika orang-orang di sana menggosipi nya seperti orang orang yang bearada di jakarta pikir nya


dengan perlahan akhirnya Rosa membuka mata nya ia mengangkat wajah nya ke arah sang suami hingga wajah mereka beradu dan saling menatap


" Adrian " panggil Rosa pelan


"hmmm, ada apa sayang kau menginginkan sesuatu " tanya Adrian lembut tepat di wajah sang istri


" aku ingin kita kembali ke Amerika saja " pinta Rosa

__ADS_1


" why honey " tanya Adrian bingung


Adrian di buat bertambah bingung dengan ucapan Rosa yang mengajak nya kembali ke Amerika , pasal nya selama ini Rosa selalu merengek pada Adrian minta kembali ke bandung untuk berziarah ke makam ibu nya . sejak pertemuan nya dengan Chelsea tadi sikap Rosa benar-benar berubah , Adrian tidak habis pikir bahwa pertanyaan Chelsea berdampak sangat buruk pada mood sang istri


" tidak papa Adrian , aku hanya ingin kita kembali ke Amerika saja " ucap nya dengan nada lirih


" bukan kah kau ingin mengunjungi makam ibu mu " tanya adrian heran


" sudah tidak lagi " jawab Rosa berbohong dengan nada lesu


" Sayang katakan pada ku apa yang membuat mu berubah pikiran seperti ini " tanya Adrian bingung dengan nada lembut dan penuh kasih sayang


Rosa pun menceritakan semua keluhan nya pada sang suami dari ketakutan nya, dan tentang kejadian di bioskop tadi, hingga pipi nya kini basah karena air mata , Rosa sudah benar-benar tidak sanggup berada di sana sekarang , ia harus mengalah dengan keinginan nya , kini Rasa takut telah menghantui pikiran Rosa saat ini .


Adrian kini akhirnya tahu apa yang membuat mood istrinya berubah , Tadi nya Adrian hanya berpikir Rosa berubah karna pertanyaan Chelsea saja , ia sangat menyesal tidak tahu kejadian yang sudah menimpa istri nya

__ADS_1


" sayang maafkan aku , karna belum bisa menjaga mu sepenuh nya " ucap adrian lembut


" tidak Adrian ini bukan salah mu , aku lah yang terlalu keras kepala tidak menuruti mu tadi " ucap Rosa menyesal


" Lupakan lah sayang , jangan pernah menyalahkan dirmu sendiri lagi , oke " pinta Adrian lembut sambil mengelus pipi tembam sang istri


Rosa pun mengangguk lembut seraya memeluk tubuh Adrian dengan erat


" sayang apa kamu yakin tidak ingin mengunjungi makam ibu mu " tanya Adrian meyakinkan sang istri


Rosa pun terdiam ada keraguan dalam diri nya saat ini , di dalam hati kecil Rosa sebenarnya sangat ingin mengunjungi makam ibu nya , tapi Rasa takut telah menghantui perasaan dan pikiran nya saat ini .


.


.

__ADS_1


__ADS_2