
Setelah menunggu lama akhirnya salah seorang dokter pun keluar dari ruang oprasi dengan wajah yang terlihat sedikit lelah , dengan segera Adrian , Ella dan Rosa pun langsung menghampiri sang dokter tersebut.
" Dok bagaimana keadaan saudara saya ? " tanya Adrian saat tiba di depan sang dokter.
" Oprasi berjalan lancar , hanya saja pasien masih dalam keadaan koma karna ada benturan keras di kepala korban yang cukup parah " Ucap sang dokter menjelaskan
" ya tuhan !! " Ucap Ella lirih seraya menutup mulutnya.
Rosa yang berada di samping nya pun langsung memeluk tubuh Ella yang sudah bergetar dengan isak tangis nya.
Adrian dan Rosa pun juga sama seperti Ella ia merasa shock saat mendengar penjelasan sang dokter.
" Dok saya mohon lakukan yang terbaik untuk saudara saya , saya akan bayar berapa pun biayanya " Ucap Adrian memohon pada sang dokter.
" Pasti Tuan kami akan melakukan yang terbaik , kalian tetap lah berdoa agar pasien bisa melewati masa kritis nya " Ucap sang Dokter meyakinkan dan di balas anggukan olen mereka.
" Dok apa kami bisa melihat nya ? " tanya Adrian.
" Untuk saat ini belum " ucap sang dokter
terlihat raut wajah kesedihan dari tiga orang tersebut pasal nya sejak Renal datang ke rumah sakit tersebut mereka sama sekali tidak melihat keadaan Renal.
Sang Dokter yang melihat nya merasa sangat Ibah dengan berat hati akhirnya sang dokter pun mengizinkan salah seorang dari mereka masuk untuk melihat keadaan pasien nya.
" Hanya di izinkan satu orang saja yang bisa masuk dengan waktu lima menit " Ucap sang dokter memecahkan keheningan.
" Baiklah Terimakasih Dok , Ella kau masuklah " Suruh Adrian dengan wajah tersenyum
" Terimakasih Adrian " Ucap Ella sedikit lega
setelah memakai pakaian khas ala rumah sakit akhirnya dengan segera Ella memasuki ruang oprasi karna Renal mamang belum di pindahkan ke ruangan nya, sedangkan Rosa dan Adrian dengan sabar menunggu di luar ruangan tersebut.
" Renal " panggil Ella lirih seraya meneteskan air mata nya
__ADS_1
Air mata Ella pun akhirnya kembali menetes saat melihat keadaan sang kekasih yang hanya terbaring lemah tak sadarkan diri dengan alat rumah sakit yang terpasang di tubuh nya.
" Renal aku harap kau bisa mendengar suara ku " ucap Ella pada tubuh Renal yang terbaring dengan suara bindeng nya.
" kau berjanji akan terus menjaga ku , dan kau juga berjanji akan terus bersama ku "
" Aku mohon bertahanlah untuk ku Renal "
" Aku mohon sadarlah , kau pasti bisa melewati masa kritis mu , aku akan selalu bersamamu apa pun yang terjadi "
" Renal aku sangat mencintaimu , ku mohon bertahanlah " ucap Ella seraya mengecup lembut kening Renal yang terbalut perban.
" Nona waktu jenguk sudah habis " Ucap salah seorang suster yang baru saja tiba dan di balas anggukan oleh Ella
" Renal aku akan selalu menunggu mu , aku tidak akan pergi kemana pun , cepatlah sadar aku sangat merindukan mu " ucap Ella lembut di telinga Renal sebelum meninggalkan tubuh Renal yang hanya terdiam di ranjang nya.
Adrian dan Rosa masih setia menunggu di depan ruang oprasi , tak berapa lama Ella keluar , kini Renal pun sudah di pindah kan ke ruang ICU VIP untuk penanganan lebih intensif , di sana Renal akan di pantau khusus oleh para dokter yang menanganinya.
" Ella kau pulanglah biar aku yang menunggu di sini " suruh Adrian seraya memegang pundak Ella
" Ella kau tidak boleh seperti ini , kau juga harus menjaga kesehatan mu , kau bahkan belum makan sejak tadi " Ucap Rosa mengkhawatirkan keadaan Ella
" Tapi Rosa ... " ucap Ella terpotong
" Ella benar kata Rosa , kau harus menjaga kesehatan mu juga jika tidak bagaimana kau bisa menjaga Renal " ucap Adrian memotong ucapan Ella
" Sekarang kau pulang lah , kau bisa kesini lagi besok " Suruh Adrian
dengan Terpaksa Ella pun menuruti kemauan Adrian walaupun sesungguhnya ia tidak ingin meninggalkan rumah sakit tersebut , Setelah berpamitan kini Rosa dan Ella pun kembali ke mansion nya.
----
Hari pun berlalu sudah tak terasa sudah dua minggu Renal berada di rumah sakit tersebut , namun Renal masih tak kunjung membuka mata nya , sedangkan Ella masih dengan sabar menemani sang kekasih di sana.
__ADS_1
Kadang Ella berganti dengan Adrian saat menjaga Renal sedangkan Rosa ia tidak bisa untuk menemani Renal di karna kan harus menjadi kedua buah hati nya , kadang Rosa datang hanya sesekali untuk menjenguk Renal.
" Morning " ucap Ella lembut saat tiba di dalam Ruangan tempat Renal di rawat
" Renal aku datang " ucap Ella seraya menduduki tubuh nya di kursi samping ranjang Renal
" Renal bangun lah Sayang , kau sudah terlalu lama tertidur " ucap Ella pada tubuh Renal yang masih terbaring
" Apa kau tidak merindukan ku , Renal ku mohon buka lah mata mu " ucap Ella lirih
" Aku sangat merindukan mu , Aku rindu suara mu , aku rindu pelukan mu , ku mohon sadar lah " ucap Ella seraya menetes kan air mata nya
" Aku mohon buka lah mata mu Renal " Ucap Ella seraya menggenggam jari tangan Renal dan menempelkan jidat nya di sana
Tak berapa lama pintu terbuka terlihat seorang dokter dan suster yang memasuki ruangan tempat Renal di rawar hingga membuat Ella melihat kearah tersebut dengan segera ia mengelap air mata nya.
" Maaf Nona " ucap sang Dokter ramah
namun Ella hanya membalas dengan senyuman
Sang dokter pun memeriksa keadaan Renal dengan alat nya , Ella yang berada di sana hanya menatap dengan seksama
yang di lakukan oleh dokter tersebut.
" Kapan dia akan sadar dok?? " tanya Ella memulai pembicaraan
" Bersabar lah Nona , pasien masih terlalu nyaman berada di alam bawah sadar nya , teruslah berdoa untuk pasien " Ucap sang dokter menjelaskan
" Tapi ini sudah dua minggu dok , mengapa dia belum juga sadar ? " Tanya Ella semakin penasaran
" Benturan di kepala pasien cukup parah hingga membuat saraf di otak nya mengalami kerusakan , karna Bagian otak yang mengalami kerusakan pada penderita koma adalah bagian yang mengatur kesadaran pasien , jadi kami tidak bisa memastikan kapan pasien akan sadar " ucap Sang Dokter menjelaskan dengan sabar
Ella yang mendengarnya merasa sangat terpukul , bagai mana tidak Dokter yang merawat Renal pun tidak tau kapan dia akan sadar , Ella hanya terdiam tanpa membalas ucapan sang dokter
__ADS_1
Setelah selesai memeriksa keadaan Renal sang dokter pun pamit meninggalkan ruangan tersebut , Sedang kan Ella kembali duduk seraya menatap ke arah sang kekasih dengan tatapan penuh kesedihan.