CINTA WANITA MALAM

CINTA WANITA MALAM
CWM_PART 65


__ADS_3

Wajah Rosa dan Adrian Terus tersenyum bahagia melihat kedua buah hati nya yang sedang tertidur pulas di gendongan mereka , Rosa tak henti-henti nya mengucapkan syukur karna bisa menggendong dan melihat kedua buah hati nya secara langsung tanpa di batasi oleh waktu .


tak butuh waktu lama kini mereka tiba di Mansion , mereka di sambut oleh Renal , Ella dan para pelayan Semua pun Tersenyum bahagia menyambut kepulangan mereka


Renal Tersenyum bahagia melihat kedua buat hati Rosa dan Adrian , kala itu jiwa lajang nya pun meronta - ronta seolah ingin segera bebas agar bisa memiliki keturunan seperti Adrian dan Rosa Tapi apa daya walau pun Renal tampan tetap saja ia masih single


" Boleh aku menggendong nya " Tanya Renal


" Tentu " jawab Adrian seraya memberikan Eric pada Renal


Dengan hati-hati Renal mengambil Eric dari gendongan Adrian , ia terus tersenyum senang melihat wajah mungil Eric yang kala itu masih membuka mata nya , sedangkan sang adik Ericka sudah berada di kamar karna tertidur pulas saat di perjalanan pulang menuju Mansion


" segera lah menikah , dan berhentilah bermain - main dengan mereka " Suruh Adrian hingga membuat Renal menatap ke arah nya


" aku memang sudah meninggalkan mereka semua sejak lama , dan saat ini Aku sedang mengambil hati seseorang tapi dia selalu saja menghidar dan menjauh " ucap Renal lirih seraya menimang Eric di pelukan nya


Adrian yang mendengarnya merasa kaget karna selama ini Ia tidak pernah tau tentang percintaan sahabat nya .


" Siapa wanita itu " tanya Adrian penasaran


Sebelum Renal menjawab tiba-tiba Ella menghampiri kedua pria tersebut


" Tuan makan siang telah siap , Nyonya sudah menunggu di meja makan " ucap Ella sopan seraya menundukkan kepala nya


" baiklah , kami akan segera kesana " Ucap Adrian


" pergilah ke meja makan aku akan menaruh Eric di kamar nya , dan ingat Kau masih berhutang penjelasan pada ku " ucap Adrian seraya mengambil Eric dari gendongan Renal


Renal hanya terdiam patuh , iya berjalan menuju meja makan Menghampiri Rosa yang saat itu sedang membantu Ella menata Makan siang nya


Renal terus menatap ke arah dua wanita cantik tersebut , entah apa yang sedang ia pikir kan saat ini , Adrian yang baru saja tiba pun langsung menepuk pundak Renal hingga membuat sang empunya merasa terkejut


" kau mengagetkan ku " ucap Renal kencang hingga membuat Rosa dan Ella menatap ke arah dua pria tersebut


" Ha.. Ha... kau terlalu serius menatap mereka , memang nya apa yang sedang kau pikirkan " ucap Adrian sambil tersenyum lucu

__ADS_1


" Jangan bilang kau sedang memikirkan istriku , jika sampai itu terjadi aku akan membunuh mu dengan tangan ku sendiri " sambung Adrian


" Tidak , aku tidak memikirkan apa-apa , lagi pula untuk apa aku memikirkan istrimu " ucap Renal lantang


" Lalu kau memikirkan siapa , Atau jangan-jangan kau sedang memikirkan Ella " ucap Adrian asal namun sukses membuat Ella dan Renal tersipu malu


Ella yang nama nya di sebut pun merasa malu hingga membuat ia meninggalkan Ruangan tersebut , sedangkan Renal hanya terdiam seraya menatap kepergian Ella


Rosa dan Adrian saling menatap seolah mengerti situasi tersebut , padahal Adrian hanya asal bicara tapi dari ucapan nya Adrian seolah tau jawaban dari ucapan Renal Tadi tentang wanita yang selalu menghindari nya


" sudah sudah , ayo kita makan siang " ucap Rosa mecahkan keheningan di meja makan tersebut


........


Setelah usai makan siang . kini Adrian dan Renal sedang berada di ruang kerja untuk berbincang - bincang


" Apa Richard masih berulah " tanya Adrian memulai pembicaraan


" Tidak. aku sudah menyuruh salah satu anak buah kita untuk memantau nya , saat ini dia sudah seperti gelandang di luar sana " jawab Renal santai


" Bagus aku setuju , kau memang harus mengenalkan Rosa Agar semua orang tau bahwa kau kini sudah beristri , terutama untuk para wanita mu mereka harus tau bahwa kau sudah mempunyai istri dan anak , tapi.. " ucap Renal mengatung seraya meminum coffe nya


" tapi apa " tanya Adrian penasaran


" kau juga harus terus mengawasi Rosa karna jika hubungan kalian sudah tersebar bisa saja Rosa dalam bahaya karna wanita - wanita mu " ucap Renal tenang namun sukses membuat Adrian khawatir


" Aku akan selalu menjaga Rosa dan anak-anak tidak akan aku biarkan siapa pun menyentuh mereka " ucap Adrian penuh keyakinan


Renal yang melihat sahabat nya pun tersenyum senang , ia senang karna Adrian yang saat ini lebih dewasa dan penyayang kini Adrian yang Dingin dan angkuh telah lenyap berkat Rosa


" Aku percaya pada mu " ucap Relan tenang


" lalu bagaimana dengan mu , dan sejak kapan kau menyukai nya " Tanya Adrian langsung hingga membuat Renal salah tingkah


" maksudmu " ucap Renal singkat

__ADS_1


" Sudah lah terus terang saja , aku sudah tau wanita yang selalu menghindarimu dia adalah Ella kan , aku tau dari cara tatapan mu " Tanya Adrian seraya menatap Renal yang hanya menganggukkan kepala nya


" Sejak kapan kau sudah menyukai nya " tanya Adrian penasaran


" Sudah sejak lama " ucap Renal lesu


" itu sebab nya kau lebih memilih tinggal di apartemen mu " tanya Adrian beruntun


Renal hanya terdiam dan menganggukkan kepala nya , entah mengapa kini wajah nya terlihat sangat putus asa dari biasa nya , itu lah sebab nya mengapa Renal tidak pernah menjalin percintaan pada wanita yang dekat dengan nya , ia lebih sering bersenang - senang dengan wanita hanya untuk melampiaskan hasrat nya


Adrian mengutuk diri nya sendri karna tidak tau apa apa tentang percintaan sahabat nya


" Mengapa kau tidak memberitahu ku , apa kau tidak menganggap ku sebagai saudara mu " Tanya Adrian merasa tidak di anggap


" aku ingin memberi tau mu , tapi aku takut kau akan menertawakan ku karna mencintai seorang pelayan " ucap Renal lirih


Adrian terus menatap ke arah Renal yang terlihat putus asa , sungguh ini kali kedua adrian melihat moment seperti ini pada Renal , pertama saat kedua Orang tua Renal meninggal dan yang kedua ya saat ini , saat di mana hati nya hancur karna seorang wanita


" Dasar bodoh ... jika kau memang mencintai nya kau tidak perlu memikirkan ucapan orang lain " Ucap Adrian meyakinkan Sahabat nya


" kejar lah sampai di mau menerima mu , aku akan selalu mendukung mu " sambung Adrian


" sudah lah lupakan lagi pula dia sudah menolakku mungkin memang dia tidak menyukai ku , dan setiap kali kami berdua dia selalu saja menghindar atau menjauh " ucap Renal putus asa


Adrian hanya Terdiam tanpa membalas ucapan Renal ia terus menatap ke arah sahabat ya yang terlihat sangat putua asa


setelah usai perbincangan Renal pun pamit meninggal mension tersebut


sesungguhnya Adrian merasa khawatir dengan Renal tapi ia yakin Renal akan baik baik saja


.


.


.

__ADS_1


Maaf baru UP gaes karna blm bisa mikir buat kelanjutan nya mohon dukungn nya ya 🙏😊


__ADS_2