
" tuan bagai mana keadaan anda "tanya Ella yang sudah berada di samping ranjang Adrian
Adrian pun membuka mata nya setelah mendengar suara Ella , ia langsung melihat ke arah Ella
" aku sudah merasa lebih baik , Kau pulang lah temani Rosa di sana " suruh Adrian
" Tapi tuan , siapa yang akan menjaga anda " tanya Ella khawatir
" Aku bisa sendiri di sini , oh ya aku memerlukan bantuan mu " ucap Adrian
" bantuan apa tuan " tanya Ella penasaran
" jika Rosa menanyakan keadaan ku bilang saja keadaan ku kritis saat ini " ucap nya tentang
Adrian sengaja melakukan itu agar hati Rosa bisa luluh ,Adrian berharap dengan cara seperti ini rasa benci rosa terhadap diri nya sedikit berkurang
" Baik tuan ," ucap nya patuh
" Tapi jika non Rosa ingin datang kesini bagaimana tuan , karna tadi non rosa ingin ikut tapi saya melarang nya " ucap Ella
" jika dia ingin datang biar kan saja dia datang , nanti aku akan bicara pada Dokter di sini untuk bekerja sama dengan ku " Ucap Adrian tenang
" baik lah tuan , saya akan meninggalkan satu supir di sini untuk menjaga anda " ucap Ella
dibalas anggukan pelan oleh Adrian
" Oh iya , apa perlu saya hubungi tuan Renal " Tanya Ella
" Tidak usah dia tidak perlu tau keadaan ku " ucap Adrian santai
__ADS_1
Adrian tidak ingin memberitahu kan keadaan nya pada Renal , karna Adrian yakin Renal pasti akan menertawakan diri nya
Kini Adrian sudah berada di ruang VIP , ia sudah bekerja sama dengan dokter dan para suster yang merawat nya
Ella pun pamit pada Adrian untuk kembali ke mansion , kini tinggal lah Adrian sendiri di kamar tersebut
Adrian terus Memikirkan Tentang Rosa , ia kembali mengingatkan kejadian tadi di saat Rosa menangis dan berteriak agar ia tidak mati itu membuat Adrian tersenyum sangat senang .
-----------
Kini Ella sudah sampai di mansion mewah milik Adrian , ia langsung menuju ke kamar rosa , untuk melihat keadaan sang majikan
" Gimana keadaan non Rosa " Tanya Ella pada Marni teman karja nya yang baru saja keluar dari kamar Rosa
" Non Rosa hanya duduk terdiam , aku sudah membujuk nya untuk pindah ke ranjang tapi dia tidak mau " ucap Marni memberitahukan pada Ella
Ella pun menyuruh marni untuk mengerjakan pekerjaan nya , lalu Ella masuk kedalaman kamar sang majikan , ia melihat Rosa yang terduduk di tempat adrian tergeletak tadi , darah di lantai dan di tangan Rosa kini sudah mengering
Rosa langsung melihat ke arah sumber suara tersebut
" Ella bagaimana keadaan nya " tanya Rosa khawatir mengalihkan pertanyaan Ella
" keadaan tuan saat ini kritis nona " ucap Ella dengan memasang wajah sedih agar Rosa percaya
" Ya tuhan ini salah ku Ella , andai saja aku tidak meminta nya untuk mati mungkin dia tidak akan kritis saat ini " ucap Rosa sambil menangis
" bagai mana kalau dia benar benar mati Ella , dan bagai mana dengan nasib anak ini nanti " sambung Rosa sembari sesegukan karna tangis nya
" Nona tenang lah kau tidak boleh terlalu banyak berpikir , iituakan memperburuk keadaan mu " ucap ella seraya menuntun Rosa ke ranjang nya
__ADS_1
" Tapi saat ini dia kritis karna aku Ella , karena permintaan konyol ku " ucap nya lirih
" Tenang lah nona saya yakin tuan akan baik baik saja " Ucap Ella menenangkan rosa
" Ella apa aku boleh melihat nya " pinta Rosa lirih
" kalo sekarang tidak bisa nona , karna anda perlu istirahat , pikir kan juga anak dalam kandungan anda , jika terjadi apa apa pada kalian tuan Adrian pasti merasa sangat sedih " ucap Ella meyakinkan Rosa
Rosa hanya terdiam mendengar ucapan Ella , saat ini Rosa sudah merasa agak sedikit tentang walau pikiran nya terus memikirkan keadaan Adrian
" Ella menurut kamu Adrian itu orang seperti apa " tanya Rosa pelan
" nona Dulu orang tua saya yang bekerja di sini mereka sudah bekerja saat tuan Adrian kecil , saat umur saya 10 tahun orang tua saya mengajak saya kesini dan saat itu umur tuan Adrian 13 tahun , saya sudah mengenal betul tentang tuan adrian dan kedua orangtua nya mereka adalah keluarga yang sangat baik " ucap Ella menjelaskan
"Waktu nyonya dan tuan Charolles masih ada tuan Adrian itu sangat murah senyum , baik dan sikap nya tidak seperti sekarang ini " sambung nya
" Lalu kenapa sikap dia berubah Seperti itu , dia terlihat dingin dan kejam " tanya Rosa penasaran
" Saat tuan Adrian berumur 21 tahun nyonya dan tuan Charolles meninggal karena di bunuh oleh Rekan bisnis nya , mereka tidak terima karna kalah Tender oleh perusahaan tuan Charolles , saat itu tuan dan nyonya sedang menghadiri pesan teman bisnis tuan besar , saat tengah malam mereka arah pulang mobil yang di kendarai tuan tiba-tiba berhenti di jalan dan di tabrak dari belakang dengan sangat kencang hingga nyonya dan tuan meninggal di tempat karna benturan keras , dan yang membuat aneh nya lagi mobil yang menabrak mobil tuan tidak ada korban saat di periksa mobil tersebut kosong tanpa penghuni "
" sejak saat itu tuan Adrian berubah dia sangat terpukul , beliau mengambil alih perusahaan tuan besar dan dia terus menyelidiki tentang kematian orang tua nya walau pun kasus nya sudah di tutup oleh pihak kepolisian , beberapa bulan kemudian tuan Adrian benar benar membuktikan ucapan nya , beliau menemukan pembunuh kedua orangtua tua nya tersebut dan sejak itu pula sikap tuan Adrian berubah menjadi sangat menakutkan dan dingin , iya tidak pernah tersenyum seperti dulu lagi " ucap Ella panjang lebar
Rosa hanya terdiam mendengar ucapan Ella tentang Adrian , pikiran nya melayang layang entah kemana , ada rasa iba terbesit dalam hati nya
" ternyata kita sama sama sebatang kara , pantas saja dia sangat menginginkan anak ini " ucap Rosa dalam hati
.
.
__ADS_1
.