
malam itu Adrian dan Rosa sedang menatap ke arah Box bayi yang berada di kamar nya ,
mereka tersenyum bahagia melihat kedua buah hati nya karna ini kali pertama Eric dan Ericka tidur di mansion bersama mereka setelah berminggu-minggu berada di Rumah sakit .
" Mereka terlihat sangat lucu saat tertidur " ucap Adrian seraya menyentuh lembut pipi Eric dan Ericka secara berganti hingga membuat Rosa tersenyum
" Mereka mirip sekali dengan mu " ucap Rosa senang
" hhmm.. mata , hidung dan bibir mereka mirip sekali dengan ku " Ucap Adrian antusias
" Sayang terimakasih karna sudah berjuang melahirkan mereka " Sambung Adrian seraya menatap wajah Rosa dengan tatapan lembut nya
Rosa pun tersenyum senang mendengar ucapan sang suami , ia langsung menyandarkan tubuh nya di sisi Adrian , Adrian yang mendapatkan perlakuan dari sang istri pun tidak tinggal diam ia langsung merangkul tubuh mungil Rosa kedalam pelukan nya seraya menatap ke arah dua bayi mungil tersebut yang saat itu sudah tertidur lelap
....
Ke esokan hari nya ..
matahari pun sudah memantulkan cahaya nya hingga membuat Rosa menggerejapkan mata nya dan di sisi lain Adrian masih tertidur pulas karna sejak semalam ia tidak bisa tidur di karenakan Eric dan Ericka menangis saat tengah malam hingga membuat kedua orang tua baru itu pun ikut begadang demi sang buah hati , Rosa pun bangkit dari ranjang nya secara perlahan agar tak membangunkan sang suami yang masih tertidur lelap
Rosa beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya , setelah usai ia pun langsung mengurus kedua buah hati nya di bantu dengan dua pengasuh bayi nya
Adrian sengaja mempekerjakan dua pengasuh bayi dan juga ia khusus mempekerjakan Suster dari rumah sakit untuk terus memantau keadaan kedua buah hati nya agar terus baik baik saja.
setelah selesai Rosa pun meninggalkan Eric dan Ericka pada pengasuhnya , ia beranjak ke Dapur untuk membantu Ella , sedangkan Eric dan Ericka di bawa oleh pengasuh nya ke kamar nya yang sudah di siapkan oleh Adrian dan Rosa
" Biar aku bantu " Ucap Rosa pada Ella saat tiba di lantai bawah
" Tidak perlu Nyonya biar saya saja yang melakukan nya " Ucap Ella menolak secara ramah
" Tidak papa aku sudah tidak ada kerjaan " ucap Rosa seraya membantu Ella yang saat itu sedang menyiapkan sarapan
Mereka mulai bergelut dengan pekerjaan masing masing , sesekali mereka pun berbincang - bincang ringan , Rosa merasa nyaman dengan Ella namun lain hal nya dengan Ella . Ella sellau merasa minder hingga membuat ia terus berjaga jarak pada Rosa
" Ella Apa kau memiliki seorang kekasih " Tanya Rosa di sela sela pekerjaan nya
" Ke .kekasih... Saya tidak memiliki nya nyonya " ucap Ella malu malu
" Kau sangat cantik tapi mengapa kau tidak memiliki kekasih , apa kau tidak i0angin menikah " tanya Rosa
Ella hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan Rosa
Rosa sengaja menanyakan pertanyaan seperti ini pada Ella karna ia ingin memastikan tentang penglihatan nya kemarin saat Renal terus memandang nya , Rosa juga mendengar cerita Adrian semalam tentang percintaan Renal yang bertepuk sebelah tangan pada Ella , saat mendengar cerita Adrian Rosa sangat terkejut karna selama ini Ella terliat biasa saja saat bertemu dengan Renal seolah tidak pernah ada apa-apa , maka dari itu Rosa mengajak Ella berbincang -bincang ia juga ingin tau bagai mana perasaan Ella terhadap Renal
" Ella apa kau memiliki cinta pertama yang menyakitkan " Tanya Rosa lembut
__ADS_1
" Enyahlah nyonya , aku tidak pernah merasakan cinta pertama seperti apa namun aku menyukai seseorang , mungkin ini hanya sebuah ketertarikan semata " ucap Ella dengan wajah datar namun Rosa bisa melihat ada kesedihan di sana
" kau tidak pernah berpacaran " tanya Rosa pelan agar Ella tidak tersinggung
Ella pun menggelengkan pelan kepala nya , seraya tertunduk malu
" dulu ada seorang pria yang menyatakan cinta nya padaku namun aku menolak nya " ucap Ella Lirih
Rosa tau betul siapa pria tersebut walau Ella tidak memberitahukan siapa pria tersebut , Rosa sudah bisa menembak bahwa pria tersebut adalah Renal , karna Adrian sudah memberitahukan nya bahwa Renal pernah menyatakan cinta nya pada Ella namun Ella menolak nya itu lah sebab nya Renal memilih tinggal di apartemen nya saat ini
" pria yang menyatakan cinta nya pada mu , Apa pria itu yang kau sukai " Tanya Rosa penasaran
Ella pun menganggukkan pelan kepala nya seolah mengiyakan
" Lalu mengapa kau menolak nya , padahal kau sudah menyukai nya sejak lama " Tanya Rosa semakin penasaran
" Status kami sangat berbeda nyonya , aku merasa tidak sepadan saat di dekat nya dan juga tidak pantas jika harus berdampingan dengan ntua " Ucap Ella lirih
Rosa yang mendengarnya merasa sangat ibah , ia tau betul bagai mana perasaan Ella saat itu karna ia pun sudah mengalaminya saat awal ia menjalin cinta dengan Adrian saat di mana Adrian memperkenalkan nya pada semua orang di situ lah Rosa merasa sangat minder dan tidak pantas bersanding dengan nya , tapi saat ini masa masa itu telah usai ,
" Ella kau tau aku kan , aku hanya wanita biasa saat di indonesia , Adrian membawa ku kemari saat aku bekerja di club malam dan kau juga tau perjalanan hubungan ku dengan Adrian , dan di saat aku mulai belajar mencintai nya aku mulai di hadapkan banyak cobaan , aku juga pernah merasakan perasaan seperti mu tapi Adrian selalu membuat ku yakin bahwa aku pantas untuk nya " Ucap Rosa panjang lebar
" Maka Dari itu aku Yakin bahwa pria mu akan terus melindungi mu sampai kapan pun , aku juga yakin dia bisa menjaga mu lebih baik kedepan nya , tinggal kau lah yang meyakinkan Dirimu sendiri , Ella kau tidak boleh terus seperti ini kau harus berani menghadapi masalah jangan pernah mau di kuasai oleh ketakutan karna itu akan membuat hati mu hancur " sambung Rosa panjang kali lebar
Ella yang mendengarnya merasa sangat tersentuh ia pun meneteskan air mata nya , Selama ini Ella selalu menyimpan semua masalah nya sendiri dan kali ini berkat Rosa ia seperti merasa memiliki seorang yang bisa di ajak bertukar pikiran
" percayalah semua akan baik-baik saja , jika pria tersebut menyukai mu itu tanda nya ia sudah menerima konsekuensi yang harus di tanggung kedepan nya , jika kalian bersatu semua masalah dan ketakutan mu akan berakhir " Ucap Rosa meyakinkan Ella
" Tapi nyonya aku sudah menolak nya , mungkin saat ini dia sudah memiliki wanita Lain yang sepadan dengan nya " ucap Ella Lirih
Rosa hanya terdiam tanpa membalas ucapan Ella karna Jika Rosa menjawab Ella akan tahu bahwa Rosa sudah mengetahui siapa pria tersebut , Rosa hanya mengelus lembut bahu Ella seolah menenangkan nya,
" Bersabar lah bukalah hati mu dan yakin kan perasaan mu , jika memang dia mencintaimu dia akan terus mengejarmu " ucap Rosa seraya mengelus lembut pundak Ella
" Terimakasih nyonya saat ini aku merasa memiliki seorang teman " ucap Ella hingga membuat Rosa tersenyum senang
" mulai saat ini anggap lah aku sebagai teman mu atau adik mu , aku akan selalu mendengarkan cerita mu " ucap Rosa seraya tersenyum lembut
Ella hanya mengangguk kan kepala nya pertanda mengiyakan
" Apa yang sedang kalian bicarakan " ucap Adrian saat tiba di ruangan tersebut hingga membuat kedua wanita itu terkejut dan melihat ke arah Adrian secara bersamaan
" Ah ... kau sudah bangun , bukan apa-apa, kemarilah dan makan sarapan mu aku sudah menyiapkan nya " Ucap Rosa seraya menata piring di meja
Sedang kan Ella langsung kembali mengerjakan pekerjaan yang lain saat melihat Adrian
__ADS_1
Adrian langsung menghampiri sang istri dan memeluk tubuh mungil Rosa secara sergap
" Adrian berhentilah dan segeralah makan sarapan mu " suruh Rosa namuh tidak membuat Adrian menghentikan Aksi nya
" Sayang Kau belum memberi ku Morning kiss " ucap Adrian serasa menyandarkan kepala nya di pundak Rosa
Rosa hanya tersenyum melihat tingkah Adrian Ia langsung mengubah posisi nya hingga menghadap ke Arah sang Suami ,
" aku sudah memberikan nya saat kau masih tertidur " Ucap Rosa berbohong dan memalingkan wajah nya dari wajah adrian
wajah Rosa kini memereh karna malu , ia merasa malu jika harus mencium Adrian di Ruangan Tersebut karna ada banyak pelayan yang akan melihat nya nanti maka dari itu ia hanya bisa berbohong
Adrian tahu betul saat ini Rosa merasa malu karna ia melihat wajah Rosa yang sangat merah , Adrian pun tersenyum senang karna menurut nya itu sangat menggemaskan
" Benarkah ,,, Tapi aku tidak merasakan nya , Baiklah sekarang kau harus mengulang nya agar aku merasakan nya " ucap Adrian sengaja
" Adrian aku mohon berhenti menggoda ku kau membuat ku malu " Ucap Rosa seraya menundukkan wajah nya karna malu
" baiklah maafkan aku " Ucap Adrian sambil Tertawa seraya menangkup wajah Rosa agar melihat ke arah wajah nya
Adrian tertawa pelan saat melihat wajah Rosa yang memerah karna malu, Rosa pun langsung memukul pelan dada bidang Adrian
" Biarkan aku yang Memberikan mu Morning kiss " ucap Adrian dan langsung mencium bibir Rosa dengan lembut tanpa persetujuan sang empunya
Adrian tidak perduli jika saat itu ada yang melihatnya , lain hal nya dengan Rosa , Rosa sedikit mendorong tubuh Adrian agar menghentikan Aksi nya tapi apa daya Tenaga Adrian sangat kuat di tambah Rosa juga menginginkan ciuman tersebut .
.
.
.
Hay... hay kisah cinta Rosa Dan Adrian sudah mendekati happy Ending gaes , Semoga kalian menyukai perjalanan cinta Rosa dan Adrian .
dan maaf jika ada yang kurang puas sama cerita nya , aku juga minta maaf klo ada salah dalam pengetikan nya
semoga cerita novel ini menghibur kalian
jangan lupa terus dukung aku dengan cara vote , like dan ikuti agar aku bisa semakin semangat
Maaf sekali lagi karna ga bisa up tiap hari, karna buat novel ini sangat susah gaes berbeda dengan yang pertama aku bikin di tambah lagi ada koment yang bikin aku Down tapi tenang aja aku bakal bikin Novel ini Happy Ending seperti Novel aku yang pertama
semoga kalian para pembaca semua nya selalu sehat dan di jauhkan dari virus yang sedang merebak saat ini
Terimakasih dan selamat membaca
__ADS_1
see you Next Time 😍