CINTA WANITA MALAM

CINTA WANITA MALAM
CWM_PART 40


__ADS_3

Rendy pun keluar dari ruangan sang bos , seperti ada beban yang menimpa pundak nya saat ini karna harus menghendel jadwal yang di batalkan sepihak Oleh Adrian ,


setelah Rendy keluar dari Ruangan nya , adrian pun bangkit dari kursi kerajaan nya menuju sofa tempat Rosa berada adrian terus menatap wajah rosa dengan Tatapan datar nya .


Rosa hanya melihat ke arah Adrian tanpa banyak bertanya karna ia tahu mood adrian saat ini sedang berubah buruk . sesungguh nya Rosa merasa takut dengan Tatapan adrian , Rosa takut jika Adrian akan berubah seperti dulu lagi , dalam benak Rosa bertanya tanya apa yang membuat mood Adrian berubah saat ini ia benar benar merasa bingung


Adrian duduk di samping Rosa mata nya terus mentap lekat ke wajah Rosa hingga tatapan mereka saling beradu satu sama lain , Adrian langsung memeluk tubuh Rosa dengan sangat erat , Rosa yang langsung di peluk oleh adrian pun merasa sangat kaget di buat nya ,


" Adrian kau kenapa " tanya Rosa bingung dengan sikap adrian


" aku cemburu sayang" keluh nya singkat masih memeluk erat tubuh Rosa


Rosa semakin merasa bingung dengan sikap Adrian , ia sama sekali tidak mengerti dengan apa yang Adrian ucap saat ini


" kau cemburu kenapa " tanya Rosa bingung


" aku cemburu melihat mu tersenyum pada Rendy tadi " ucap adrian sambil melonggarkan pelukan nya


Rosa yang mendengar ucapan Adrian pun tersenyum lucu , sejujur nya ia merasa sangat senang karna Adrian cemburu pada nya


" aku hanya mengucapkan terimakasih karna dia sudah membawakan minuman untuk ku " ucap Rosa santai


" tapi aku tidak suka kau tersenyum manis pada pria lain , aku takut kau berpaling dari ku " ucap adrian dengan wajah melas


Rosa menyentuh kedua pipi sang suami dengan lembut sambil tersenyum penuh cinta


" Adrian kau tenang saja meskipun aku tersenyum pada pria lain , tapi hati ku tetap untuk mu , kau tempat aku pulang " ucap Rosa meyakinkan Adrian


" benar kah , berjanjilah untuk tetap bersama ku apa pun yang terjadi Rosa , jangan pernah tinggal kan aku " ucap adrian lembut seraya menatap mata rosa meminta jawban nya


Rosa terdiam sejenak sambil menatap mata pria yang sudah memikat hati nya kini


" aku berjanji akan selalu bersamamu apa pun yang terjadi Adrian " ucap Rosa tulus penuh cinta

__ADS_1


Adrian langsung memeluk kilat tubuh Rosa , dan mencium bibir Rosa dengan sangat lembut dan penuh cinta , Rosa pun membalas ciuman adrian tak kalah lembut


Saat mereka sedang asik ciuman , tiba tiba pintu terbuka membuat mereka berdua menghentikan aksi nya karena kaget , lagi lagi Renal mengganggu kesenangan nya membuat Adrian menatap tajam ke arah sahabat nya , sedang kan Rosa hanya menundukan kepala nya karna malu , sudah dua kali ia kepergok oleh Renal sedang ciuman bersama adrian


" Renallll,,,,,, tidak bisakah kau mengetuk pintu terlebih dulu saat masuk ruangan ku " ucap Adrian kesal sambil menatap tajam ke arah Renal


" sorry , aku tidak tau jika ada Rosa di ruangan mu " ucap Renal tanpa dosa dengan senyum kuda nya


" Ada apa , sejak kapan kau kembali " tanya Adrian datar seraya mengelus lembut pipi Rosa dan bangun menuju ke arah meja nya , membuat Renal tersenyum geli melihat kelakuan sahabat nya


Rosa hanya terdiam dan menundukan kepala nya ia benar benar tidak berani mengangkat wajah nya karna malu


" Sudah dua hari yang lalu , aku sudah menyelesaikan semua nya " ucap Renal sambil mengikuti adrian dan duduk di depan meja adrian


" bagus , Lalu untuk apa kau datang ke ruangan ku " Tanya adrian masih dengan sikap datar nya


" aku ingin bertanya kenapa kau membatalkan Rapat hari ini " ucap Renal penasaran


" Aku ingin mengajak Istri ku jalan jalan hari ini untuk mengelilingi kota Los Angeles " ucap Adrian bangga pada Renal dengan Menekankan kata Istri


" Lalu kenapa kau datang ke kantor jika ingin pergi " tanya Renal bingung


" Aku pikir kau belum kembali , jadi aku mengerjakan sedikit pekerjaan ku , dan berhubung kau sudah kembali maka kau yang harus mengurus semua pekerjaan ini oke " ucap Adrian sengaja pada sahabat nya , seraya bangkit sambil mengancing jas nya dan berjalan menuju ke arah Rosa


" Adrian kau mengerjai ku " ucap Renal kesal pada sahabat nya , membuat Adrian menghentikan langkah nya


" ini balasan karena kau sudah mengganggu kesenangan ku tadi " ucap Adrian santai sambil melanjut kan langkah nya ke arah Rosa


Renal langsung terdiam , ia tidak menjawab lagi ucapan Adrian , Renal tidak pernah marah dengan sifat menjengkelkan adrian , ia justru senang karna melihat sahabat nya bahagia


" sayang ayo kita pergi " ajak Adrian lembut , Rosa pun langsung bangun dari duduk nya lalu melihat ke arah Renal


" permisi Renal " ucap Rosa ramah menyapa Renal , ia menepiskan rasa malu nya di depan Renal

__ADS_1


" iya Rosa , bersenang senang lah '" Jawab Renal ramah , tapi di balas tatapan tajam oleh Adrian


Renal yang di tatap sinis oleh adrian malah bersikap biasa saja , ia sangat senang membuat Adrian semakin kesal


" Rosa ini kartu nama ku , jika Adrian menelantarkan mu di jalan hubungi saja aku " sambung Renal sengaja seraya memberikan kartu nama nya pada rosa


adrian Langsung menepis tangan Renal wajah nya masih menatap renal dengan tatapan sinis tapi tidak ada kebencian di sana ia hanya kesal pada Renal


Rosa hanya melihat kearah Adrian ia tidak menjawab ucapan dari Renal


" hay apa kau sudah gila , aku tidak akan menelantarkan istri dan calon anak ku , kau ini sungguh sangat menyebal kan Renalll " ucap Adrin kesal


Renal malah tertawa girang mendengar ucapan Adrian


" ha . ha . ha sudah - sudah lebih baik kau pergi sekarang aku sudah muak melihat mu Adrian " ucap renal sambil mengibas kan tangan nya ke arah adrian


" Hay aku lebih muak melihat mu Renalll , ayo sayang kita pergi " ucap Adrian sambil membuang muka nya , serasa membawa Rosa pergi meninggalkan ruangan nya


Rosa yang melihat perdebatan kedua pria itu hanya tersenyum tipis , ia merasa lucu dengan sikap Adrian dan Renal jika sudah bertemu


Renal pun tersenyum dan menggelengkan kepala nya , saat melihat Adrian dan Rosa meninggalkan Ruangan tersebut , ia merasa sangat senang melihat sahabat nya sudah bahagia saat ini


" berbahagialah kalian selama nya , aku selalu mendoakan yang terbaik untuk mu Adrian " gumam Renal sambil tersenyum bahagia


Lalu Renal pun keluar dari ruangan Adrian , ia menuju ke ruangan nya untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang Adrian tinggal kan .


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2