CINTA WANITA MALAM

CINTA WANITA MALAM
CWM_PART 73


__ADS_3

Tiga bulan kemudian..


Kini kehidupan Rosa dan Adrian semakin bahagia saat melihat tumbuh kembang kedua buah hati nya , Mansion yang dulunya sepi kini sudah berubah seperti ada warna dan keceriaan di dalam nya suara tangis bayi dan suara celotehan kedua buah hati nya yang membuat suasana Mansion tersebut jadi ramai.


Hubungan Renal dan Ella pun berjalan dengan baik , saat ini Ella masih berada di Mansion milik Adrian Ella masih ingin tinggal bersama Rosa dan Adrian , sebenarnya Renal dan Adrian sudah membeli apartemen untuk Ella tapi Ella menolak karna Ella masih ingin tinggal bersana Rosa dan Adrian , Ella menolak secara halus pemberian Renal dan Adrian . Renal dan Adrian hanya bisa menuruti keinginan Ella.


Kala itu Rosa sedang membantu Adrian memakaikan dasi nya , tiba tiba Eric menangis hingga membuat Rosa meninggalkan pekerjaan nya dan menghampiri sang buah hati , Adrian hanya menggelengkan pelan kepalanya seraya tersenyum tipis.


" Hay jagoan daddy , kau sudah merebut mommy dari ku " ucap Adrian saat tiba di belakang Rosa yang saat itu sedang menyusui Eric seraya menyentuh pipi gembul Eric hingga membuat Rosa tersenyum lucu.


" Sayang maafkan aku " Ucap Rosa seraya menyentuh lembut pipi sang Suami.


" Tidak masalah Sayang , akulah yang harus minta maaf kau sudah lelah mengurus mereka , harus nya aku yang mengurus diriku sendiri "Ucap Adrian lembut.


" Itu sudah kewajiban ku , Kalian adalah harta ku yang harus aku urus " Ucap Rosa seraya mematap lembut ke arah sang suami hingga membuat Adrian tersenyum bahagia.


saat Rosa dan Adrian sedang Berbincang-bincanng Tiba tiba Ericka yang saat itu berada dalam box nya pun ikut merengek hingga membuat Adrian menatap ke arah box tersebut.


" Hay Putri kecil daddy !! ada apa dengan mu sayang ?? " Tanya Adrian pada bayi kecil tersebut


Ericka hanya menggerakkan tangan nya dan merengek dengan suara tidak jelas , Adrian yang memiliki kepekaan yang luar biasa pun langsung mengambil tubuh bayi mungil tersebut dan menggendong nya dengan sangat lembut.


" Sayang kau juga ingin di gendong seperti ini ya ? " tanya Adrian mengajak Ericka bicara hingga membuat bayi tersebut tersenyum senang seolah mengerti ucapan sang ayah.


Rosa pun tersenyum melihat pemandangan tersebut , hati nya merasa sangat bahagia memiliki Adrian dan kedua buah hati nya.

__ADS_1


Rasa bahagia nya saat ini tidak bisa di ungkapan dengan kata-kata , Rosa sangat bersukur dengan apa yang ia miliki saat ini.


Setelah menidurkan Eric Rosa pun mengajak sang suami untuk menikmati sarapan nya , mereka pun berjalan menuju meja makan , Adrian masih menggendong putri kecil nya seraya mengajak Ericka berbicara , betapa bahagia nya Rosa dan Adrian saat melihat Respon bayi kecil tersebut saat di ajak bicara oleh sang ayah.


Setiba nya di meja makan Rosa dan Adrian melihat Ella yang sedang menata makanan nya di sebuah tempat makan.


" Apa bekal untuk calon suami mu sudah siap ? " tanya Adrian menggoda Ella saat tiba di meja makan hingga membuat Ella merasa malu dan Rosa pun ikut tersenyum karna nya.


" Aku sedang menyiapkan nya , Terimakasih Adrian karna sudah membantu ku " ucap Ella malu malu sambil tersenyum


" Tidak masalah , aku bersedia menjadi kurir mu " Ucap Adrian sambil tersenyum santai.


" Sudahlah berhenti mengganggu Ella , kau makanlah biar Ericka aku yang menggendong nya " suruh Rosa seraya mengambil Ericka dari gendongan Adrian


dengan patuh Adrian pun memberikan Ericka pada Rosa mereka pun menikmati sarapan nya bersama sama seraya mendengarkan celotehan dari mulut kecil Ericka.


Tak butuh waktu lama kini Adrian pun tiba di kantor nya dengan gagah ia memasuki gedung besar tersebut , saat melewati ruangan Renal Adrian terhenti dan membuka pintu tersebut tapi ia tidak melihat keberadaan Renal saat itu ia hanya melihat ruangan kosong di sana.


" Pagi Pak " sapa Rendi sekretaris Adrian saat melihat sang Bos tiba di depan nya dan di balas anggukan oleh Adrian.


" Apa kau melihat Renal ? " Tanya Adrian pada sekretaris nya.


" Pak Renal belum datang pak " ucap Rendi dengan sopan


" Baiklah , jika dia sudah datang langsung suruh ke ruangan ku " Ucap Adrian seraya memasuki Ruangan nya.

__ADS_1


" Baik Pak " ucap Rendi patuh


Adrian langsung menduduki kursi kerajaan nya , dan mengerjakan pekerjaan yang sudah menunggu nya , hampir satu jam Adrian bergelut dengan berkas-berkas nya tapi Renal tak kunjung menunjukkan batang hidung nya , dengan rasa penasaran Adrian mencoba menghubungi Renal namun hanya sia-sia karna Renal tak mengangkat panggilannya.


" Apa Renal belum datang ?? " Tanya Adrian pada seseorang di sebrang sana


" Belum pak , beliau belum datang " Ucap Rendi dengan sigap


Adrian langsung menutup Sambungan telpon tersebut , ia mencoba menghubungi Ella untuk menanyakan keberadaan Sahabat nya.


" Hallo , Ella apa Renal ada menghubungi mu ?? " tanya Adrian saat sambung telepon tersambung.


" Tidak !! , dia tidak menghubungi ku , memangnya ada apa ?? " Tanya Ella penasaran.


" Dia tidak ada di kantor saat ini aku pikir dia menghubungi mu , apa kau bisa pergi ke apartemen nya untuk mengecek keberadaannya " suruh Adrian pada Ella.


" Baiklah , aku akan mengabari mu lagi nanti " ucap Ella seraya mematikan telepon masing-masing


Terbesit rasa herah di hati Adrian karna Renal tidak pernah seperti ini sebelum nya ,Adrian pun langsung melanjutkan pekerjaan nya ia berharap tidak terjadi apa apa pada sahabat nya.


.


.


.

__ADS_1


Apakah yang sedang terjadi pada Renal???


Author pun juga tidak tahu 😂😂


__ADS_2