
Ella yang saat itu terdiam dalam lamunan nya pun langsung tersadar saat mendengar panggilan Renal yang memanggil nya dengan sebutan " Sayang " dan perlakuan Renal terhadap nya , seketika wajah nya terlihat sangat merah karna malu dan jantung nya berdetak sangat kencang . dengan segera ia berjalan menuju Ranjangnya agar Renal tak mendengar suara detak jantung nya saat ini , Sedangkan Renal hanya bersikap biasa saja seolah tidak terjadi apa apa padahal Renal tahu betul bahwa saat ini Ella pasti sedang merasa malu karna perlakuan nya .
Mereka pun membaringkan tubuh nya di tempat masing - masing seraya memejamkan mata nya , jika ada yang melihat mungkin dia akan berfikir bahwa Ella dan Renal Sudah tertidur padahal mereka hanya memejamkan mata nya tanpa tertidur.
saat itu Renal memejamkan matanya namun seketika bibir nya tersenyum saat mengingat wajah Ella yang sedang malu menurut Renal wajah Ella sangat cantik dengan bulu mata yang lentik dan kedua lesung pipi ya , itu sangat menggemaskan menurut nya .
sedangkan Ella ia terus memejamkan mata nya mencoba untuk tertidur namun sia - sia
akhirnya ia pun membuka matanya seraya melihat ke arah sofa tempat Renal berada Ella melihat Renal yang sudah memejamkan mata nya , Ella pun bangkit dari ranjang nya seraya membawakan selimut untuk Renal .
Setelah memakaikan selimut Ella pun terdiam sejenak seraya menatap wajah tampan pria tersebut dengan tatapan kagum.
" Sungguh maha karya Tuhan yang begitu indah " Ucap Ella kagum dalam hati dan tersenyum senang.
" Ya Tuhan apakah ini nyata ??, " tanya Ella tidak percaya seraya menatap ke arah Renal yang sedang terbaring.
Ella masih merasa tidak percaya menurut nya ini adalah mimpi , ia terus bertanya-tanya dalam hati nya tadi saat berada di ranjang maka dari itu ia tidak bisa tertidur sejak tadi .
Ella terus menatap ke arah wajah tampan Renal dengan tatapan kagum dan senang seketika ada dorongan di hati nya untuk menyentuh wajah pria tersebut , Dengan ragu - ragu dan penuh keberanian Ella pun akhirnya menempelkan tangan nya di pipi Renal namun tiba - tiba Ella terkejut saat tangan Renal memegang pinggang nya , Ella yang terkejut pun langsung berdiri dan berbalik memalingkan wajah nya yang kini sudah memerah karna malu . Sedangkan Renal ia tampak tersenyum senang saat melihat tingkah Ella tersebut , Renal langsung mengubah posisi nya menjadi duduk seraya memegang tangan Ella dan menarik lembut agar Ella ikut duduk di sebelah nya , Dengan patuh Ella menuruti ajakan Renal.
__ADS_1
" Sentuhlah jika memang kau ingin menyentuh ku " Suruh Renal lembut saat Ella sudah berada di samping nya hingga membuat Ella bertambah malu .
Ella hanya terdiam dan menundukkan kepalanya tanpa menjawab ucapan Renal, karena malu kini wajah Ella sudah sangat merah seperti tomat . Renal pun tersenyum lucu saat melihat tingkat Ella dan kepala nya yang pusing akibat minuman pun kini sudah sedikit mereda , Renal menyentuh dagu Ella dan mengangkatnya lembut agar Ella bisa menatap ke arah nya . Kini mata mereka saling bertatapan satu sama Lain.
" Sentuhlah wajah ku jika itu bisa meyakinkan mu bahwa semua ini nyata ," Ucap Renal lembut seraya menatap mata Ella lekat lekat.
" .... " Ella hanya terdiam namun terus menatap ke arah Renal dengan tatapan malu.
Renal yang tak mendengar jawaban dari Ella pun tidak tinggal diam ia mencoba mendekat kan bibir nya ke bibir Ella dengan sangat lembut hingga membuat Ella membalas perbuatan Renal tak kalah lembut.
" Apa kau sudah percaya bahwa ini semua nyata " Ucap Renal tepat di depan wajah Ella saat bibir mereka terlepas.
" Renal Terimakasih " Ucap Ella dengan suara bergetar.
" Terimakasih Untuk apa ? " Tanya Renal seraya mengendurkan pelukan nya
" Kau kenapa menangis ? , Apa aku menyakiti mu " sambung Renal dengan nada khawatir namun Ella hanya menggelengkan kan kepala nya.
" Lalu ada apa " tanya Renal lagi.
__ADS_1
" Aku menangis bahagia karna kau telah mencintai ku , aku sangat berterimakasih pada mu Renal " Ucap Ella masih dengan tangis haru nya.
Renal pun tersenyum saat mendengar penjelasan dari Kekasihnya , ia langsung mengusap lembut air mata Ella dengan kedua ibu jari nya.
" Akulah yang harus berterimakasih pada mu Sayang , karna kau telah menerima cinta ku ,aku berjanji akan selalu mencintai mu selama nya dan membuat mu terus bahagia , aku tidak akan pernah meninggalkan mu sendirian " ucap Renal panjang lebar seraya mengukirkan senyum tampan di bibir .
" Aku percaya pada mu " Ucap Ella malu seraya tersenyum dan menundukkan kepala nya
Renal pun langsung mengangkat tubuh Ella Ala Bridal tanpa meminta izin pada sang empunya hingga membuat Ella sangat terkejut dengan perlakuan Renal.
" Renal apa yang kau lakukan ? " Tanya Ella kaget saat Renal menggendong nya .
" Tenanglah Sayang aku hanya ingin mengantarkan mu ke ranjang , kau harus beristirahat sekarang ini sudah sangat malam " ucap Renal santai seraya berjalan menuju ranjang.
Ella hanya terdiam patuh saat Renal membawa nya menuju ranjang dan ia malah mengalungkan tangan nya di leher sang kekasih hingga membuat Renal tersenyum bahagia , Renal menurunkan tubuh Ella dengan sangat lembut saat membaringkan tubuh Ella di ranjang nya , Dan ia pun tersenyum seraya menatap wajah Ella tepat di hadapan nya kini jarak mereka hanya beberapa senti meter saja hingga mereka bisa Mendengar nafas dan detak jantung masing masing.
Tatapan mereka saling beradu satu sama , Renal yang di tatap oleh mata cantik Ella pun merasa tak kuasa menahan diri , ia seperti menginginkan hal Lebih dari sekedar ciuman namun Renal terus menahan nya karna ia tidak ingin merusak wanita yang sangat ia cintai jadi Renal berniat untuk kembali ke sofa nya.
" Tidurlah " Ucap Renal lembut setelah mengecup kening Ella dengan sangat lama
__ADS_1
Ella hanya menganggukkan pelan kepala nya tanda mengiyakan hingga membuat Renal tersenyum pahan dan berbalik menuju sofa nya , kini mereka pun memaksakan kedua mata nya untuk tertidur.