
Kini Rosa dan Adrian sudah berada di Ruangan dokter kandungan , Rosa sedang berbaring di ranjang dan sang dokter menaruh sebuah gel di atas perut Rosa dengan telaten ia menggerakan alat nya
Adrian dengan seksama melihat perlakuan dokter perempuan tersebut , ia penasaran karna sang dokter hanya menggerakkan alat nya saja
" Gimana keadaan anak saya dok " tanya adrian penasaran
" sebentar ya biar saya periksa dulu " ucap sang dokter ramah
Adrian pun terdiam tanpa menjawab , sesekali ia melihat ke arah Rosa dan tersenyum penuh cinta
" Selamat Nona anda mengandung anak kembar , usia kandungan sudah memasuki dua minggu , kalian Lihat lah " ucap sang dokter
" Benar kah " ucap Rosa dan adrian bersamaan
Sang dokter pun mengangguk kan kepala dan tersenyum ke arah dua pasangan tersebut ,Adrian dan Rosa pun melihat ke arah Layar tersebut , sang dokter menjelaskan dengan penuh kesabaran
setelah pemeriksaan selesai sang dokter pun membuat kan resep untuk Rosa , ia berpesan agar rosa tidak boleh stres dan kelelahan , ia juga memberitahu kan kepada adrian agar tidak melakukan hubungan intim dulu untuk beberapa minggu , Adrian dan rosa pun mengagguk tanda paham
kini adrian dan Rosa sudah berada di dalam mobil , mereka hendak pulang ke mansion sepanjang perjalanan adrian selalu Menggenggam jari Rosa sembil mengelus lembut perut rata rosa , sedang kan rosa hanya tersenyum sesekali ia melihat ke arah jendela , tiba-tiba Rosa menyuruh supir untuk menepikan mobil nya
" Adrian " panggil rosa saat mobil terhenti
" hmmm " sahut nya heran karna rosa menyuruh supir menepikan mobil nya
" aku ingin membeli itu " pinta Rosa seraya menunjuk ke arah kedai yang menjual banyak manisan
" kamu menginginkan nya ," tanya Adrian lembut
Rosa hanya mengangguk dan tersenyum
" baiklah , ayo kita turun " ucap Adrian
Mereka berdua pun berjalan menuju kedai tersebut , ella dan sang supir hanya menunggu di mobil mereka saat ini hanyalah sebagai penonton
__ADS_1
Rosa terlihat sangat antusias memilih manisan tersebut , banyak manisan yang rosa sukai hingga akhir nya adrian memutuskan untuk membeli semua manisan yang rosa ingin kan , mereka membeli begitu banyak manisan setelah selesai membeli manisan mereka pun kembali ke mobil untuk melajukan perjalanan pulang nya
****
tak butuh waktu lama kini mereka sudah sampai di mansion mewah nya , adrian dan rosa di sambut para pelayan yang derada di mansion tersebut
banyak pelayan yang tersenyum senang melihat majikan nya , pasal nya selama ini mereka tidak pernah terlihat bersama , tapi saat ini mereka jalan beriringan dan adrian selalu merangkul pinggang rosa
" Ella siap kan manisan nya untuk rosa " suruh adrian
" baik tuan " sahut ella
" Biar aku aja yang siapin " pinta Rosa
" Tidak perlu , biar ella saja , kamu ikut aku ke ruang tamu " ajak Adrian seraya menuntun Rosa dengn lembut
Rosa pun mengikuti perintah Adrian , kini mereka sedang duduk di ruang tamu adrian terus memandangi wajah cantik rosa , tapi rosa malah melihat ke arah lain ia merasa malu di saat Adrian terus memandangi nya
" Rosa " panggil nya lembut
" mulai malam ini kamu tidur lah di kamar ku " pinta Adrian
rosa yang mendengar nya langsung melihat ka ke arah adrian
" di kamar mu ,,? , apa tidak papa " tanya rosa bingung
" memang nya kenapa , aku ingin menjaga kalian dari dekat " ucap Adrian lembut
" baik lah , aku akan memindahkan barang-barang ku " sahut Rosa
" tidak perlu nanti biar para pelayan yang memindahkan nya " sahut Adrian
rosa pun terdiam tanpa menjawab lagi , tiba tiba ella datang membawakan manisan yang di beli tadi , Rosa yang melihat nya langsung menelan ludah nya karna sudah sangat ngiler
__ADS_1
Rosa pun memakan nya dengan sangat lahap , Adrian yang melihat nya hanya tersenyum senang
" pelan pelan makan nya , tidak ada yang mengambil nya dari mu " ucap adrian sambil tersenyum senang
rosa hanya melirik dan teraenyum , ia tidak menjawab ucapan adrian
" Rosa setelah anak ini lahir , aku akan mengadakan Resepsi pernikahan kita dan untuk menyambut kelahiran mereka juga , apa kamu setuju " tanya adrian
Rosa yang saat itu sedang makan manisan nya langsung tersedak karna kaget mendengar ucapan adrian
" uuuhhhkkk ,,,uhhkkkk "
" Rosa kamu kenapa , kan sudah ku bilang makan nya pelan pelan " ucap adrian panik seraya memberikan minum ke rosa
" kamu yang membuat aku tersedak " ucap nya kesal setelah selesai minum
" kenapa aku " tanya adrian bingung
" sudah lah lupakan , aku mau istirahat " ucap nya seraya bangkit dari duduk nya dan meninggal kan adrian
" Rosa tunggu aku " panggil adrian seraya berjalan mengikuti Rosa
saat rosa hendak masuk ke dalam kamar , tiba tiba tangan nya di tahan oleh adrian
" Sayang kan sudah ku bilang kamar mu sekarang di kamar ku " ucap nya lembut
" tapi kan barang-barang ku masih di sini adrian " ucap rosa mengeles
" Tidak masalah nanti para pelayan akan memindah kan nya " ucap adrian seraya menuntun rosa ke kamar nya
.
.
__ADS_1
..