CINTA WANITA MALAM

CINTA WANITA MALAM
CWM_PART 30


__ADS_3

Rosa dan Adrian masih tertidur dengan sangat lelap nya , pelukan adrian tidak terlepas dari tubuh Rosa , padahal jam sudah menunjukan pukul 8 pagi


Ella datang berniat ingin menjemput kedua majikan nya , ia mengetuk pintu kamar adrian tp tidak ada jawaban dari dalam sana , akhir nya ella memberanikan diri untuk membuka pintu tersebut ,


Setelah membuka ella langsung tersenyum , ia melihat adegan yang tak pernah di lihat oleh mata nya tersebut , Ella langsung menutup pintu itu kembali dengan pelan ia tidak ingin mengganggu kedua majikan nya ,


akhir nya Ella memutuskan untuk menunggu di luar .


Rosa mendengar suara pintu tertutup , ia mengerejapkan mata nya , pandangan nya menuju ke arah jendela yang yang berada di depan nya , ia melihat cahaya yang sudah sangat terang


Rosa memindahkan tangan adrian dengan sangat pelan agar adrian tidak terbangun , ia mencoba bangun kini posisi nya sudah terduduk , ia melihat ke arah adrian yang masih terpejam , bibir Rosa tersenyum indah karna malu ia kembali mengingat kejadian semalam bersama adrian


akhir nya rosa memutuskan untuk beranjak ke kamar mandi , saat Rosa baru menurunkan kaki nya tiba-tiba pinggang nya tertahan oleh kedua tangan adrian , membuat rosa menghentikan niat nya ia melihat ke arah adarian yang sedang membenam kan wajah nya di punggung Rosa


saat rosa memindahkan tangan adrian sebenarnya adrian terbangun , ia sengaja memejamkan mata nya , adrian berharap agar rosa mencium nya lagi seperti semalam , tapi adrian salah harapan nya gagal saat ia membuka mata rosa malah hendak pergi meninggal kan ranjang , jadi ia sengaja memeluk Rosa dari belakang agar Rosa tetap berada di ranjang tersebut


" Adrian " panggil Rosa lembut


" biarkan aku seperti ini rosa sebentar saja " pinta adrian dengan suara bindeng karna wajah nya tertutup tubuh rosa


Rosa hanya terdiam tanpa membalas ucapan Adrian , ia membiarkan posisi tersebut , Rosa sangat senang saat perut rata nya di sentuh oleh adrian seperti ada getaran ya masuk kedalam hati nya


" Rosa " panggil adrian yang sudah mengangkat wajah nya namun tangan nya tidak terlepas


" Hmm .. ada apa " sahut rosa


" Sebelum pulang kita harus periksakan kandungan mu dulu , apa kau mau " tanya Adrian


" iya aku mau ..., lebih baik kita cepat berkemas , karna aku juga sudah lapar " ucap rosa jujur


sejak berada dekat Adrian nafsu makan nya kini bertambah , ia juga jarang merasakan mual tidak seperti biasa nya


Adrian tersenyum mendengar ucapan rosa , ia pun melepaskan pelukan nya , dan rosa berjalan menuju ke pintu keluar untuk melihat siapa yang datang tadi


" Ella " panggil Rosa sambil tersenyum


"hay nona, saya sudah membawa sarapan dan baju ganti untuk anda dan tuan " ucap ella ramah


" Terimakasih Ella , tunggu lah di dalam kami akan bersiap " ucap rosa seraya mengambil bawaan dari Ella

__ADS_1


" tidak perlu nona saya akan menunggu kalian di sini saja " Tolak ela sopan


" baik lah " ucap Rosa sambil tersenyum manis


Rosa kembali masuk ke dalam ruangan Adrian , ia menaruh makanan nya di meja , dan membuka tas kecil yang berisi baju tersebut setelah mengambil baju rosa langsung menuju kamar mandi , mata adrian tak henti henti nya melihat gerak gerik rosa sampai rosa menghilang di balik pintu kamar mandi


Semenjak hubungan nya dengan rosa membaik bibir adrian kini sering tersenyum tanpa ia sadari ,


setelah beberapa menit rosa keluar dari kamar mandi , Rosa terlihat cantik dengan Dres yang ia kenakan tersebut , rambut nya yang panjang kini tergerai indah mata adrian terus memandangi Rosa bibir nya tersanyum tampan .


" Adrian kau kenapa " tanya rosa heran karena melihat adrian yang tersenyum senyum sendiri


" Tidak papa , kau terlihat sangat cantik rosa " puji adrian masih dengan senyum tampan nya


Rosa yang mendengar nya langsung tersipu malu , ia menundukan kepala nya karna wajah nya kini sudah agak merah , adrian menghampiri rosa yang masih berdiri dekat kamar mandi


Adrian memegang dagu Rosa dan mengangkat wajah nya , Adrian mengecup mesra kening Rosa ia juga mencium singkat bibir rosa , Rosa hanya terdiam melihat perlakuan Adrian terhadap nya , perlakuan lembut Adrian telah meruntuhkan rasa kebencian Rosa terhadap nya , saat ini hanya ada rasa senang dan bahagia yang rosa rasakan


" tunggulah , aku akan mandi sebentar " ucap adrian seraya berjalan ke kamar mandi


Rosa masih terpaku dengan rasa malu nya , setelah mendengar Adrian ingin mandi Rosa langsung sadar dengan luka Adrian


" iya aku mengerti , aku akan hati hati " ucap nya sambil tersenyum manis


adrian pun masuk ke dalam kamar mandi dan rosa berjalan menuju ranjang ,ia membereskan barang-barang milik adrian setelah sudah beres rosa pun terduduk , ia membuka makanan yang di bawa oleh ella karna perut nya sudah terasa sangat lapar


rosa pun memakan makanan tersebut , saat sedang makan pintu kamar mandi terbuka menandakan adrian sudah selesai dengan ritual mandi nya


betapa terkejut nya Rosa setelah melihat ke arah Adrian yang hanya memakai handuk yang di lilitkan dipinggang nya , Rosa menghentikan aksi makan nya ia menelan saliva nya dengan sangat kuat saat melihat otot di bagian dada dan roti sobek di perut adrian membuat mata indah nya tidak berkedip , sungguh maha karya tuhan yang sangat sempurna pikir nya


" Kenapa aku ga tau ya kalo dia punya badan bagus kaya gitu " ucap Rosa dalam hati


di saat malam menyakitkan itu , Rosa memang sama sekali tidak memperhatikan ke arah adrian , karna saat itu ia sangat membenci perlakuan adrian terhadap nya yg sudah mengambil kesucian nya secara paksa


Adrian hanya tersenyum senang melihat ke arah Rosa yang sedang memperhatikan nya , ia berjalan mendekat ke arah Rosa yang sedang duduk di ranjang


" Adrian kamu mau apa ..? " tanya rosa gugup karna melihat adrian menghampiri nya sambil tersenyum


" aku mau --- " ucap Adrian menggatungkan ucapan nya

__ADS_1


" ka...kamu mau apa ? " tanya Rosa gugup dengan wajah takut


" hay kamu kenapa , aku cuma mau ambil ini , tadi aku lupa bawa baju ganti nya " ucap Adrian dengan senyum manis nya


Rosa terdiam membisu setelah mendengar ucapan adrian , rosa pikir adrian akan berbuat macan macam ternyata hanya ketakutan nya saja yang membuat ia agak parno pasal nya Rosa selalu takut jika adrian akan memaksa seperti dulu


" sayang kamu tenang aja aku tidak akan memaksa mu lagi , kita akan melakukan nya jika kamu bersedia memberikan nya pada ku " ucap Adrian lembut tepat di telinga rosa , lalu ia berlalu masuk kembali ke kamar mandi untuk memakai baju nya


Deg...


Rosa masih terpaku dengan diam nya , saat mendengar Adrian memanggil nya sayang jantung nya berdetak lebih cepat lagi , ia merasa tenang dengan ucapan adrian yang bilang dia tidak akan memaksa rosa untuk melayani nya , tiba-tiba bibir Rosa tersenyum senang , hati nya merasa lega dan bahagia ,


tidak lama kemudian adrian sudah keluar dari kamar mandi dengan gaya santai nya membuat adrian terlihat gagah dan tampan , ia menghampiri Rosa yang masih setia terduduk di ranjang , adrian pun duduk di samping rosa


" mau sarapan " tanya Rosa


adrian tersenyum dan mengangguk , Rosa pun menyiap kan sarapan yang di bawakan oleh Ella ia memberikan nya pada Adrian , Adrian mulai memakan sarapan nya


" Adrian " panggil Rosa pelan


" hmmm " sahut nya singkat sambil melirik ke arah rosa


" aku janji akan menghilang kan troma ini , aku harap kamu mau bersabar " ucap nya lirih


adrian menghentikan makan nya ia melihat ke arah rosa dan menggenggam jari lentik rosa


" tidak masalah , aku akan tetap bersabar , anggap ini adalah balasan untuk ku , karna aku kamu jadi seperti ini , aku benar benar minta maaf sayang " ucap nya lembut sambil mencium punggung tangan Rosa


"adrian aku sudah memaaf kan mu , hanya saja untuk menyembuh kan troma ini membutuhkan waktu '" ucap rosa pelan


" Tidak masalah kita akan menjalani nya bersama " ucap adrian meyakinkan rosa sambil tersenyum


setelah selesai makan adrian dan rosa pun keluar , mereka di sambut oleh ella , mereka bertiga pun berjalan menuju ke ruangan Dokter kandungan sepanjang perjalanan Adrian selalu merangkul tubuh rosa dengan lembut entah di bahu atau di pinggang , perlakuan kecil adrian membuat rosa merasa sangat senang , pasal nya Rosa belum pernah merasakan ini sebelum nya jadi ia merasa sangat bahagia saat ini .


..


..


..

__ADS_1


__ADS_2