
setelah hampir satu jam akhirnya Rosa pun terbangun , ia menggerejapkan mata nya yang masih terasa sedikit berat , Rosa melihat ke arah sisi Ruangan tersebut terdapat Adrian yang masih tertidur dengan posisi terduduk , Rosa pun membelai kepala Adrian dengan sangat lembut agar sang Suami tidak terbangun , Tiba-tiba Rosa tersadar akan janin dalam rahim nya , tangan nya pun beralih membelai perut nya yang kini sudah Rata
" ya tuhan bagaimana keadaan Anak-Anak ku , apa mereka selamat " tanya nya pada diri sendiri
pikiran Rosa kembali mengingat kejadian yang baru saja menimpa nya , tiba-tiba cairan bening pun keluar dari pelupuk mata nya , ia tidak bisa membayangkan jika kedua anak nya tidak selamat , Rosa tidak akan pernah mengampuni diri nya jika sampai itu terjadi ,
Rosa pun menangis dengan suara tertahan air mata nya kini semakin deras membasahi wajah nya
Adrian yang sedang tertidur pun terbangun saat mendengar suara isak tangis , ia menggerejapkan mata nya mencoba mengumpulkan seluruh kesadaran nya , sesaat kesadaran nya pun langsung terkumpul saat melihat istrinya sedang menangis
" Sayang kau sudah sadar , ada apa menangis , apa ada yang di rasa sakit " tanya Adrian khawatir seraya mendekatkan tubuh nya ke sang istri
" Adrian maafkan aku " ucap Rosa sambil terisak
" Sudah lah , ini bukan kesalahan mu " ucap Adrian menenangkan Rosa , seraya menghapus air mata Sang istri dan membelai Rambut Rosa
" Apa mereka selamat " tanya Rosa takut-takut
" Mereka selamat sayang , hanya saja mereka harus di rawat di Ruang NICU untuk saat ini " ucap Adrian lirih
" Apa keadaan mereka tidak baik " tanya Rosa shock
" ya keadaan mereka saat ini memang tidak baik sayang " ucap Adrian lirih
__ADS_1
Adrian pun menjelaskan pada Rosa mengapa penyebab kedua anak nya harus di rawar di Ruang NICU , Rosa yang mendengar nya pun merasa sangat shock hingga tidak berhenti menangis , Rosa merasa sangat bersalah akan kejadian tersebut , ia tak henti - henti nya meminta maaf kepada sang suami
Kini perasaan Rosa dan Adrian sama mereka sama sama merasa bersalah dengan kejadian kedua anak nya saat ini , Adrian tidak tega melihat istrinya menangis ia pun memeluk tubuh rosa dengan sangat lembut dan mencium kening sang istri , Adrian juga tak henti-henti nya menenangkan Rosa
" Adrian aku ingin melihat mereka '' pinta Rosa
" dokter bilang untuk saat ini mereka tidak dapat di jenguk " ucap Adrian lirih
Rosa hanya bisa terdiam saat mendengar ucapan sang suami , air mata nya terus mengalir membasahi wajah nya , Rasa sedih kini menyelimuti hati dan perasaan nya , Rosa ingin sekali melihat keadaan kedua buah hati nya saat ini , tapi apa daya ia hanya bisa bersabar sampai sang dokter mengizinkan nya .
Tak lama kemudian sang dokter pun masuk kedalam ruang rawat Rosa dengan senyum lembut menyapa Adrian dan Rosa yang masih menangis , Adrian pun membalas senyum sang dokter dengan anggukkan ramah
" Bagai mana keadaan anda Nyonya , apa ada yang di rasa sakit " tanya sang Dokter pada Rosa sambil memeriksa keadaan tubuh Rosa dengan alat nya
" Dok apa keadaan anak-anak saya akan baik baik saja " tanya Rosa dengan pandangan sayu
" Semoga saja Nyonya , Kami akan melakukan yang terbaik untuk kedua anak anda " ucap sang dokter tenang
" Saya ingin melihat keadaan mereka dok saya mohon " ucap Rosa sambil memohon
" Untuk saat ini belum bisa Nyonya , anda juga harus lebih banyak beristirahat untuk memulihkan keadaan anda , jika sudah bisa di jenguk kami akan memberitahukan nya kepada anda " ucap sang dokter
Setelah usai memeriksa keadaan Rosa sang dokter pun akhirnya meninggalkan Ruangan tersebut , Sedangkan Adrian dengan lembut menenangkan keadaan Istrinya yang masih bersedih , karna lelah Rosa pun akhirnya tertidur dengan sendiri nya
__ADS_1
Adrian terus memandangi wajah sang istri yang sedang tertidur dengan tatapan penuh kasih sayang , Adrian bisa merasakan apa yang Rosa rasakan saat ini , Saat sedang memandangi wajah sang istri tiba tiba pintu ruangan terbuka hingga membuat Adrian melihat ke arah pintu tersebut
" Bagaimana keadaan Rosa " ucap Renal yang baru saja tiba di Ruangan tersebut Bersama Ella
" Sudah siuman hanya saja perlu banyak istirahat untuk memulihkan kondisi tubuh nya " Ucap Adrian
" lalu bagaimana keadaan keponakan ku " Tanya Renal penasaran
Renal memang tidak tahu bagai mana keadaan kedua Ponakan nya saat ini , Adrian pun menceritakan keadaan kedua anak nya saat ini kepada Renal . Renal yang mendengarnya merasa sangat ibah , begitu pun dengan Ella , Adrian juga mengajak Renal ke ruang NICU untuk melihat kedua anaknya , sedangkan Ella menunggu du Ruangan Rosa
" ya tuhan " ucap Renal terkejut saat melihat ke dua keponakan nya berada di dalam Ruang NICU
Hati Renal merasa teriris melihat dua bayi yang sangat kecil berada dalam tabung inkubator ,
" Aku berharap mereka cepat pulih " ucap Adrian lirih
" aku yakin mereka akan segera pulih " ucap Renal menguatkan sahabat nya sambil memupuk pelan pundak Adrian
.
.
.
__ADS_1