
kini Adrian dan Rosa meninggal kan hotel tersebut , Adrian mengajak Rosa berjalan menyusuri Pantai Santa Monica , suasana di sana sangat lah ramai oleh para mengunjung
kini mereka sedang duduk di bangku santai yang di sediakan di area pantai tersebut , posisi mereka setengah tertidur , Jari Tangan Rosa dan Adrian selalu berpegangan satu sama lain , seperti ada yang hilang jika salah satu dari mereka melepas nya
Rosa menatap kagum pemandangat pantai tersebut , bibir nya selalu tersenyum penuh kebahagian , Rosa sangat bahagia berada di sana , terlebih lagi ia bersama dengan orang yang sangat ia cintai saat ini ,
Adrian menatap ke arah Rosa yang sedang sibuk memandang ke arah lain dengan tatapan kagum nya , Adrian terus memandang Rosa dengan tatapan penuh cinta
" Tuhan terimakasih , karna mu aku bisa sedekat ini dengan istri ku , aku janji akan menjaga istri dan anak anak ku , walau pun nyawa ku jadi taruhan nya " ucap Adrian dalam hati sambil menatap ke arah sang istri
Rosa merasa puas melihat ke arah lain , saat Rosa membalikan wajah nya ke arah samping , ia meliat Adrian yang sedang tersenyum menatap ke arah nya , pandangan mereka kini saling bertemu dengan senyum bahagia di bibir masing masing .
" Adrian Terimakasih sudah mengajak ku jalan jalan " ucap Rosa , dengan bibir tersenyum manis
" sama sama sayang , aku akan lebih sering mengajak mu jalan jalan nanti " ucap Adrian lembut
" benar kah " ucap Rosa dengan wajah yang terlihat senang
" eemm , ,tapi jika kehamilan mu sudah besar kita tidak bisa sering berjalan jalan karna itu akan membuat mu lelah nanti " ucap Adrian sambil tersenyum
" tidak masalah , jika kehamilan ku sudah membesar aku akan banyak beristirahat di mansion asalkan selalu bersama mu " ucap Rosa sambil tersenyum manis
" aku akan selalu bersama mu sayang , aku akan menjadi suami dan ayah yang siaga untuk kalian " ucap Adrian sambil mengubah posisi nya menjadi duduk menghadap ke arah sang istri
Rosa pun tersenyum manis ke arah Adrian , ia juga mengubah posisi nya menjadi duduk , kini posisi mereka saling berhadapan , dan mengukiran senyum penuh cinta di bibir masing-masing
Adrian mengambil sesuatu dari kantung celana nya , ia mengeluarkan sebuh kotak yang sejak tadi berada di kantung celana nya tersebut , Adrian memberikan nya pada sang istri , ia membelikan Rosa sebuah kalung yang berliontin gambar hati
__ADS_1
" Adrian ini apa " Tanya Rosa bingung
" Buka lah " Suruh Adrian lembut
Rosa pun membuka kotak tersebut , jantung nya berdetak tak karuan saat ini , ia merasa darah nya seperti air yang mengalir sangat cepat , Rosa terpaku melihat ke arah kotak tersebut ,ia sangat terkejut melihat benda yang berkilau sangat indah di sana . mata nya kini mulai merasa panas dan berkaca kaca
" Adrian ini -- " ucap Rosa terpotong
" untuk mu sayang , aku membelikan nya khusus untuk mu , semoga kamu menyukai nya " Ucap Adrian Lembut memotong ucapan Rosa , seraya berpindah duduk dekat Rosa
Rosa menatap ke arah Adrian , kini air mata nya tidak bisa ia tahan lagi , Adrian yang melihat Rosa menangis pun langsung kaget , dengan cepat ia membawa Rosa kedalam pelukan nya
" Sayang kenapa menangis " tanya Adrian lembut
Rosa hanya Terdiam tanpa menjawab ucapan Adrian , ia benar benar merasa bahagia mendapat hadiah dari sang suami ,hingga membuat nya menangis haru , pasal nya ini kali pertama Rosa mendapat hadiah dari seseorang yang ia cintai selama hidup nya
" Adrian " panggil Rosa masih dengan isak tangis nya
" kenapa sayang " tanya Adrian lembut
" Terimakasih , aku sangat menyukai hadiah nya " ucap Rosa pelan , suara nya masih bergetar karna menangis
" lalu kenapa kau menangis , jika kau menyukai nya " tanya Adrian heram
" Aku merasa sangat bahagia mendapat hadiah dari mu , sehingga aku menangis " ucap Rosa pelan
Adrian pun tersenyum mendengar ucapan Rosa , ia melonggarkan pelukan nya dan menatap ke arah sang istri , Adrian mengusap lembut air mata Rosa ia mengecup kedua mata Rosa dengan lembut .
__ADS_1
" mulai saat ini dan seterus nya aku tidak ingin melihat kau menangis apa pun alasan nya , kau hanya boleh tersenyum di saat kau bahagia " ucap Adrian lembut seraya mengecup kening sang istri
hati Rosa merasa sangat bahagia saat ini , semua yang Rosa Rasakan saat ini tidak bisa ia ungkap kan dengan kata kata , ia benar benar tidak menyesal sudah memaafkan Adrian , ia tidak menyesal sudah jatuh cinta pada Adrian , ia tidak menyesal sudah menyerahkan hati nya untuk Adrian . Rosa malah merasa bangga karna mendapat kan Adrian , karna pria ini lah yang sudah merubah hidup nya menjadi penuh warna saat ini .
" kamarikan , biar aku bantu memakai kan nya untuk mu " ucap Adrian seraya mengambil kotak kalung yang berada di tangan Rosa
Adrian pun memakai kan kalung tersebut , setelah selesai mengaitkan nya Adrian pun langsung mencium kilat leher Rosa dengan sangat lembut
" Adrian terimakasih " ucap Rosa dengan senyum bahagia nya sambil memegang liontin tersebut
" aku senang kau menyukai hadiah dari ku , aku pikir kau tidak akan menyukai nya " ucap Adrian sambil tersenyum
" aku akan menyukai apa pun yang kau berikan pada ku " ucap rosa lembut
setelan berbincang bincang Adrian dan Rosa merasa lapar karna jam sudah menunjukan waktu nya makan malam , mereka pun pergi ke sebuah Restoran terkenal di daerah Santa Monica
Adrian mengajak Rosa ke sebuah Restoran yang tidak jauh dari pantai dan Hotel tempat mereka menginap , suasana Restoran tersebut sangat mewah dan roamntis ,
Adrian sengaja memilih bangku yang berada di luar agar mereka bisa menghirup udara bebas , dan Rosa bisa melihat pemandangan Santa Monica saat malam hari
tak berapa lama pesanan mereka datang , Adrian dan Rosa memakan makan malam nya dengan santai sesekali Adrian menyuapini Rosa dengan sendok milik nya , begitu pula dengan Rosa , mereka tidak malu dengan tatapan mata orang yang melihat ke arah nya , mereka terlihat sangat serasi sebagai sepasang kekasih .
Adrian memperlakukan Rosa dengan sangat lembut , membuat para wanita di sana merasa iri terhadap Rosa yang hanya wanita indonesia , Rosa hanya memiliki kelebihan di wajah cantik nya , sebab Adrian adalah pengusaha muda terkaya yang terkenal di Los Angeles jadi wajar para wanita menatap kagum ke arah Adrian dan menatap iri ke arah Rosa .
.
.
__ADS_1