CINTA WANITA MALAM

CINTA WANITA MALAM
CWM_PART 29


__ADS_3

Setelah selesai dengan makan nya Adrian dan rosa pun meminum obat mereka masing masing .


Ella sudah berpamitan untuk pulang , ia sempat mengajak Rosa pulang tapi Rosa menolak ia ingin terus berada di sana , dan adrian pun tidak melarang ia malah senang jika rosa terus berada di samping nya


Saat ini Rosa ingin terus berada di dekat adrian , pikir rosa karna bawaah hamil nya yang membuat ia seperti ini , Rosa sudah mulai mencoba memaafkan adrian dan menerima kehamilan nya


sebenar nya hati Rosa juga sudah mulay terbuka untuk Adrian , tapi Rosa masih tidak menyadarinya ia selalu berpikir ini adalah bawaan bayi nya


kini jam menunjukan pukul delapan malam Adrian baru saja di periksa oleh dokter ,setelah itu Rosa duduk di sofa empuk yang di sediakan oleh pihak rumah sakit , Wajah rosa sudah terlihat lelah ia masih sesekali ia menguap karna kantuk nya


Adrian yang saat itu sedang mengecek Email nya dari handpone menghentikan aktivitasnya , ia melihat kearah rosa yang sedang terduduk sambil memejamkan mata nya , adrian melepaskan jarum impusan yang menempel di lengan nya , ia berdiri dan menghampiri Rosa yang sedang berada di sofa ,


Adrian menggendong tubuh mungil Rosa untuk di pindahkan ke ranjang Rumah sakit , Rosa yang merasa tubuh nya agak melayang langsung membuka mata nya dengan cepat


" Adrian apa yang kamu lakukan "Tanya Rosa kaget membuat adrian menghentikan langkah nya


" Aku hanya ingin memindahkan mu ke ranjang " ucap nya polos


" Tidak usah adrian aku bisa tidur di sofa " ucap Rosa dengan wajah gugup dan takut


Rosa masih sedikit troma , ia takut jika adrian akan melakukan hal buruk lagi terhadap nya seperti memaksa Rosa dulu


" Tidak Rosa sofa sangat tidak nyaman , aku mohon jangan menolak , aku janji tidak akan macam macam terhadap mu " ucap adrian meyakinkan rosa


Rosa pun akhir nya tenang setelah mendengar ucapan adrian , ia pun menuruti kemauan adrian , Rosa malah mengalungkan kedua tangan nya ke leher adrian dan membenam kan kepala nya ke dada bidang adrian


Adrian membaringkan tubuh Rosa dengan sangat lembut ke arah ranjang nya , setelah membaringkan Rosa Adrian pun ikut terbaring di samping Rosa , kini posisi Rosa membelakangi tubuh Adrian sedangkan adrian menghadap ke arah Rosa


Ranjang yang berukuran kecil itu pun mampu menampung dua tubuh manusia , kini tubuh mereka menempel tidak ada jarak yang menghalangi tubuh mereka


jantung Rosa merasa dag dig dug saat tangan adrian menyentuh Pinggang nya , jantung nya terus berdetak hebat seperti sedang berolahraga di sana, ia terus memaksakan mata nya untuk terpejam walau pun hati dan perasaan nya sedang tidak karuan


" ya tuhan ada ada dengan jantung ku " ucap Rosa dalam hati


" Semoga adrian tidak mendengar nya " sambung nya dalam hati .


Adrian sengaja menaruh tangan nya di pinggang rosa ia tersenyum senang karna bisa tidur bersama dengan rosa , adrian ingin sekali memeluk tubuh wanita mungil ini . tapi adrian takut jika di tolak makanya ia hanya menaruh tangan nya saja di pinggang rosa , bagi adrian bersentuhan seperti ini saja sudah cukup untuk nya


sesungguh nya mereka belum tertidur mereka hanya memejamkan mata nya saja , pikiran mereka sibuk entah kemana , Rosa membuka mata nya ia melirik ke arah adrian mata Adrian terpejam Rosa berpikir Adrian sudah tertidur pulas ,


Rosa membalikan badan nya menghadap ke arah adrian , ia memandangi wajah tampan adrian dengan sangat intens tiba tiba Rosa mengukirkan senyum di bibir nya , entah apa yang membuat nya tersenyum seperti itu


Adrian sebenar nya merasakan pergerakan dari tubuh Rosa , Adrian berniat ingin membuka mata tapi ia urung kan niat nya , ia hanya merasakan pergerakan rosa , adrian tidak tau Rosa sedang apa saat ini


Rosa masih memandangi wajah tampan Adrian , ia menelan saliva nya dengan kuat , Rosa seperti sedang menginginkan sesuatu saat ini


" Ya tuhan aku ingin sekali di peluk oleh nya " ucap rosa pelan


" Hay nak apa kau yang saat ini sedang menginginkannya " sangkal rosa sambil menyentuh perut rata nya


" cupppp "

__ADS_1


Rosa memberanikan diri untuk mencium kilat bibir adrian lalu ia kembali berbalik membelakangi tubuh adrian ia langsung memejamkan mata nya karna takut adrian terbangun


adrian yang mendengar ucapan rosa merasa senang dalam hati , di tambah rosa yang mencium bibir nya , ya walau pun hanya sekilas ia sudah merasa senang bukan main


Adrian pun membuka mata nya , bibir nya tersenyum girang , ia mendekatkan tubuh nya ke arah rosa , adrian memeluk erat tubuh rosa dari belakang


Rosa yang merasakan tubuh nya di peluk pun langsung membuka mata nya , ia tersenyum bahagia karna merasakan pelukan erat dari adrian . Rosa melirik kan wajah nya ke belakan , ia melihat adrian yang tidak tidur kini pria tersebut sedang tersenyum tampan ke arah nya


" ya tuhan apa dia tau saat aku mencium bibir nya tadi " ucap rosa kaget dalam hati


Rosa pun ikut tersenyum kearah adrian walau pun senyum Rosa aga dipaksakan ,ia kembali menidur kan kepala nya tapi mata nya tidak terpejam , pasal nya Rosa sangat gugup di tambah kepikiran saat ia yang mencium bibir adrian , itu sungguh memalukan pikir nya


" Rosa tidur lah aku akan memeluk mu " ucap adrian tepat di kuping rosa


Deg


seperti tersetrum saat rosa mendengar ucapan adrian , jantung nya berdetak tak karuan lagi seperti tadi


Adrian yang tidak mendengar jawaban dari rosa pun penasaran , ia menganggkat tubuh nya sedikit dan melihat wajah rosa


" Hay kau kenapa melamun " tanya adrian heran yang melihat hanya memandang kosong ke arah samping nya .


" Ehhh . emmn tidak " sahut rosa gugup


Adrian memegang bahu rosa seraya merubah posisi rosa , kini posisi rosa sudah terlentang wajah nya menatap lekat ke arah Adrian yang berada di depan nya


" Kau sedang memikir kan apa " Tanya adrian lembut


" Tidak , aku tidak memikirkan apa apa " ucap rosa gugup


hati Rosa sangat senang melihat senyum Adrian menurut Rosa senyum adrian sangat indah dan sejuk di hati nya


kini mata mereka saling memandang satu sama lain , senyum terukir indah di bibir mereka , Rosa memberanikan diri nya untuk menyentuh pipi adrian .


dan Adrian semakin mendekat kan wajah nya , ia mendaratkan pelan bibir nya ke bibir mungil Rosa , mereka pun melanjutkan Aksi nya sore tadi


setelah beberapa menit Adrian melepaskan ciuman nya karna nafas mereka hampir habis , adrian menaruh dahi nya ke dahi Rosa


wajah mereka sangat dekat mata mereka masih saling memandang satu sama lain


Adrian mengangkat wajah nya sedikit ia mengecup mesra kening Rosa ,tak lupa juga kedua mata rosa dan bibir rosa dengan penuh kasih sayang


" Rosa mau kah kau jadi istri dan ibu dari anak ku yang sesungguh nya " pinta Adrian tepat di wajah Rosa


Bluesss


jantung Rosa seperti ingin copot dari tempatnya , hati nya menjadi tak karuan , ia terperangah mendengar ucapan adrian , ia tidak menjawab ucapan adrian


" apa maksud nya , sesungguhnya seperti apa yang dia maksud " tanya Rosa bingung dalam hati .


" Rosa " panggil adrian pelan karna rosa hanya terdian

__ADS_1


" eemmm , maksud nya apa aku tidak mengerti " tanya Rosa bingung


" Rosa saat aku melihat mu di indonesia dulu hati ku sudah tertarik pada mu , tapi malam itu entah apa yang merasuki pikiran dan hati ku hingga membuat aku hilang kendali , aku benar benar minta maaf Rosa "


" setelah kejadian itu aku benar benar menyesal , yang ada di pikiran ku hanya kamu , semenjak menikahimu dulu pikiran ku hanya tertuju pada mu seorang tidak ada yang lain "ucap adrian tulus panjang lebar


" Adrian aku sudah memaaf kan mu , aku akan berusaha melupakan kejadian malam itu , setelah anak ini lahir aku berniat akan kembali ke indonesia " ucap Rosa tenang


" Rosa aku mohon jangan tinggalkan aku dan anak ini , kau bilang kita akan merawat anak ini bersama " ucap adrian dengan wajah sendu nya


" Rosa menikah lah lagi dengan ku , aku janji akan menjaga mu kita akan merawat anak ini bersama " pinta adrian lembut


Rosa hanya terdiam terpaku tanpa menjawab semua ucapan adrian , ia merasa bingung harus bicara apa


" Ya tuhan apa dia sedang melamar ku " ucap rosa dalam hati


" Rosa semenjak menikah dengan mu dulu pikiran ku hanya tertuju pada mu , aku sudah jatuh cinta pada mu " ucap adrian tulus


Rosa di buat terperangah lagi dengan ungkapan perasaan adrian , sunggu saat ini ia merasa senang entah apa yang membuat nya senang Rosa sendiri merasa bingung dengan perasaan nya


Adrian akhir nya mengungkap kan perasaan cinta nya terhadap Rosa , sebenar nya Adrian berniat ingin mengungkap kan nya nanti saat mereka pulang ke mansion , tapi ia melihan momon saat ini sangat pas jadi Adrian tidak membuang buang waktu lagi pikir nya


" Rosa mau kah kau menjadi istriku yang sesungguh nya " tanya Adrian lagi lembut


Rosa menelan saliva nya dengan berat sejujur Rosa bingung harus menjawab apa , ia takut jika adrian hanya memanfaatkan diri nya saja untuk merawat anak nya , tapi di sisi lain dia juga senang karna di lamar oleh adrian


" Adrian apa kau memang benar benar mencintai ku " tanya Rosa bingung


" Iya Rosa aku benar benar mencintai mu sungguh , apa kau perlu bukti kau ingin aku berbuat apa , apa aku harus terjun dari gedung tinggi agar kau percaya , jika itu membuat mu percaya aku rela melaku kan nya " ucap adrian meyakinkan Rosa


" Tidak adrian aku percaya pada mu , kita akan memulai nya dari awal , aku akan belajar mencintaimu dan menerima anak ini " ucap rosa Yakin


Rosa sebenar nya memang sudah menyukai adrian ,saat adrian mencoba menuruti ucapan nya untuk bunuh diri tapi ia sangkal perasaan itu , dan saat ini Rosa akan membuka hati sepenuh nya untuk Adrian


Adrian tersenyum senang ia mengecup kening rosa dengan mesra dan lama


" Terimakasih Rosa aku berjanji akan menjaga kalian sampai kapan pun walau nyawa ku taruhan nya " ucap adrian tulus sambil tersenyum


Rosa pun membalas dengan senyuman manis nya , adrian kembali mendaratkan bibir nya dengan sangat lembut dan mesra


mereka saling membalas ciuman satu sama lain , sampai beberapa menit mereka menyelesaikan aksi tersebut ,


kini Rosa dan adrian tertidur mereka saling berpelukan posisi Rosa membelakangi Adrian , sedang kan adrian terus memeluk rosa dari belakang , rosa merasa senang di peluk adrian menurut rosa pelukan adrian sangat lah nyaman dan hangat


kamar rumah sakit itu menjadi saksi bisu antara Rosa dan adrian , kini mereka sudah resmi menjadi suami istri yang sesungguh nya


.


..


..

__ADS_1


..


Cinta mereka akan di mulai selanjut nya


__ADS_2