CINTA WANITA MALAM

CINTA WANITA MALAM
CWM_PART 55


__ADS_3

Waktu pun berlalu , setelah usai makan malam sikap Rosa masih membuat Adrian bingung dan heran , sikap Rosa yang berubah membuat adrian bertanya - tanya , karna setelah makan malam Rosa berpamitan pada Adrian ingin istirahat terlebih dulu , itu tidak seperti Rosa yang biasa nya pikir Adrian , Adrian pun mengiyakan walau pikiran nya saat ini bertanya tanya.


Rosa membaringkan tubuh nya di ranjang, Sedangkan pikiran nya masih terus saja memikirkan perkataan wanita yang tidak ia kelan sama sekali , Rasa takut terus menghantui pikiran dan perasaannya saat ini.


Niat hati ingin menyimpan nya sendiri tapi Rosa tidak punya kekuatan ia selalu jada memikirkan ucapan wanita tersebut


" bagai mana jika ucapan wanita itu benar bahwa Adrian hanya menginginkan anak anak nya saja , apakah Adrian akan membuang ku seperti para wanita nya , ya tuhan aku harus bagai mana " ucapan Rosa dalam hati


pemikiran Rosa hanya terus seperti itu , ucapan yang sama selalu keluar dari dalam hati nya hingga membuat kepalanya sangat pusing saat ini , ia mencoba memejamkan mata nya agar semua pikiran buruk nya hilang


Saat beberapa menit Rosa memajamka mata nya tida - tiba ada tangan besar yang memeluk nya dan meraba perut buncit Rosa dengan sangat lembut , tangan itu tak lain adalah tangan Adrian , Adrian juga membaringkan tubuh nya di samping Rosa sambil memeluk tubuh rosa dari belakang


" sayang ada apa dengan mu , jika ada yang mengganjal pikiran mu kata kan lah pada ku " ucap Adrian lembut tepat di telinga Rosa

__ADS_1


Adrian memang laki laki paling Peka di dunia , ia sangat tau bahwa sang istri sedang dalam keadaan buruk karna ekspresi dan sifat Rosa yang memberi tahu kan nya pada Adrian , Adrian sengaja menanyakan nya lagi pada sang istri , karna jika hanya menunggu adrian tidak akan mendapatkan apa apa .


Rosa yang mendengar ucapan Adrian pun langsung merubah posisi tidur nya menjadi setengah bersandar di kepala ranjang , Rosa terus menatap ke arah Adrian yang sedang merubah posisi nya menjadi duduk menghadap sang istri , kini mata mereka saling beradu dan menetap satu sama lain .


" Adrian jika kau bosan pada ku, apakah kau akan membuang ku " tanya Rosa lirih sambil melihat ekspresi wajah Adrian yang berubah karna terkejut dengan ucapan sang istri


" Apa yang kau bicarakan sayang , jadi ini yang sudah mengganggu pikiran mu sejak tadi " tanya Adrian tepat hingga membuat Rosa menundukkan wajah nya


Adrian pun tersenyum melihat tingkah mengemaskan sang istri . ia tidak habis pikir kenapa istrinya bisa berpikiran seperti ini , Adrian mengangkat dagu Rosa hingga mata rosa kini kembali menatap ke arah Adrian


" aku tidak akan meninggalkan mu sayang , Setelah anak ini Lahir aku akan merubah semua aset berharga ku menjadi milik mu dan anak kita " ucap Adrian tenang sambil mengelus lembut pipi Rosa yang sedikit chubby


" Untuk apa Adrian " tanya Rosa bingung

__ADS_1


" untuk meyakinkan mu , bahwa aku benar benar mencintai mu , aku tidak menginginkan harta dan semua aset berharga itu , karna yang aku inginkan hanya kau dan anak - anqj kita , aku ingin membahagiakan mu dan Anak-Anak kita " ucap Adrian lembut sampai membuat wajah Rosa merona merah


" Rosa percayalah pada ku aku tidak akan pernah meninggalkan mu , aku ingin bersama mu mengurus Anak-Anak kita dan aku juga ingin tua bersama mu " Sambung Adrian lembut


Wajah Rosa kini berubah menjadi merah , hati nya sangat bahagia saat mendengar pengakuan Adrian , pikiran buruk yang ia takutkan kini seakan hilang dari dalam pikiran nya , Rasa bahagia kini menyelimuti hati dan perasaan nya saat ini


" Adrian aku percaya pada mu , kita akan terus bersama sampai anak kita tumbuh dewasa dan kita akan menua bersama sampai maut memisahkan kita " ucap Rosa lembut sambil tersenyum dan menatap mata Adrian


Rosa ingin membuang semua ketakutan yang ada dalam diri nya , dan juga semua pikiran buruk tentang Adrian , Rosa percaya dengan semua yang Adrian ucapan kan karna saat Adrian berbicara Rosa selalu menatap mata sang Suami, seolah ada ke tulus yang terpancar di sana , Rosa berjanji pada diri nya sendiri untuk tidak akan terpengaruh oleh ucapan yang membuat nya ragu pada sang suami , ia percaya dengan ketulusan cinta suaminya


setelah usai membicarakan keluhan nya , kini Rosa pun sudah terlihat seperti biasa nya , walau pun Adrian masih penasaran , ia selalu bertanya pada Rosa kenapa bisa berpikiran seperti itu , Rosa hanya berkata bahwa itu hanya ketakutan nya saja , Adrian pun terus meyakinkan sang istri dan tidak menanyakan apa pun lagi pada Rosa


Setelah usai berbincang - bincang mereka pun beristirahat , adrian memeluk tubuh Rosa hingga sang istri tertidur dengan lelap di pelukan nya . .

__ADS_1


__ADS_2