
kini rosa sudah berada di kamar adrian , kamar yang luas dan rapi , ranjang yang besar , ada ruangan kerja khusus untuk adrian , banyak bingkai bingkai foto yang terpajang di kamar tersebut , rosa hanya melihat nya sekilas , ia enggan untuk bertanya tanya
" rosa istirahat lah " suruh adrian seraya membawa rosa ke ranjang nya
" Terimakasih " ucap rosa yang kini sudah duduk di tepi ranjang
adrian yang melihat rosa merasa heran karena rosa hanya duduk di tepi ranjang
" kenapa hanya diam saja , kata nya kamu mau istirahat " tanya adrian heran
" ah iya , aku akan istirahat " jawab nya gugup
Rosa benar benar malu karna adrian terus memandangi nya , ia merasa tidak leluasa berada di kamar itu , akhir nya ia membaring kan tubuh nya di ranjang dan membelakangi adrian
Adrian hanya tersenyum melihat ke arah rosa yang sedang membelakangi nya , ia pun ikut membaringkan tubuh nya dan memeluk lembut tubuh rosa dari belakang , Rosa hanya terdiam kini jantung nya serasa mau lompat ke luar saat adrian memeluk nya dari belakang
" Rosa kamu belum menjawab permintaan ku tadi " ucap adrian lembut tepat di telinga rosa hingga membuat bulu kuduk rosa terasa berdiri
" Permintaan apa " tanya rosa tanpa membalikan wajah nya
" aku akan mengadakan Perayaan untuk pernikahan kita sekaligus menyambut kehadiran anak anak apa kamu setuju " tanya nya lagi
" terserah kamu saja , jika menurut kamu baik maka lakukan lah , tapi ...." ucap rosa menggantung
" tapi kenapa " tanya adrian heran .
" apa tidak akan merusak reputasi mu " ucap rosa santai
Rosa sangat yakin jika wanita simpanan adrian pasti sangat banyak , mungkin cantik nya melebihi dari diri nya dan sudah pasti semua simpanan Adrian orang yang sepadan dengan nya pikir rosa , mangkan nya ia bertanya seperti itu pada adrian
" merusak reputasi ku , maksud mu apa aku tidak mengerti " tanya adrian bingung
" ya reputasi mu pada wanita-wanita kenalan mu , apa tidak masalah jika kita mengadakan perayaan itu " ucap rosa lantang
adrian tidak menjawab ia terdiam sejenak lalu mencium kepala Rosa dengan lembut , dan mengeratkan pelukan nya , rosa hanya terdiam melihat tingkah adrian , tidak ada penolakan dari rosa
" Rosa saat aku menikahi mu dulu , aku sudah melepas mereka semua , saat ini dan selama nya hanya kau yang akan menjadi milik ku " ucap adrian lembut
__ADS_1
Deg ,,,
rosa merasa sangat senang dan lega setelah mendengar ucapan Adrian , detak jantung nya kini berdetak sangat cepat , bulu kuduk nya terasa merinding sejak tadi karna adrian berbicara tepat di telinga Rosa
" aku ingin seluruh dunia tau bahwa kamu adalah istri ku dan ibu dari anak anak ku , aku harap kau tidak keberatan " sambung Adrian masih dengan suara lembut nya
Rosa hanya terdiam ia tidak menjawab , tapi bibir nya mengukir kan senyum paling manis saat ini
" ya tuhan kenapa aku merasa sangat bahagia , apa aku sudah benar benar jatuh cinta pada orang ini " ucap Rosa dalam hati
Rosa bingung pada hati dan perasaan nya karna selama ini Rosa tidak pernah merasa sebahagia ini , saat ini hati nya seperti sedang berbunga-bunga dan perasaan nya sangat senang setelah mendengar ucapan adrian ,
" Rosa apa kamu sudah tidur " tanya adrian heran , karna rosa sejak tadi hanya terdiam tanpa suara
" Ehhh , i iya , kenapa " ucap rosa gugup karna suara adrian suara adrian yang mengaget kan nya
adrian pun tertawa melihat tingkah Rosa yang menurut nya sangat menggemaskan , lalu adrian memegang bahu rosa seraya merubah posisi tidur rosa ,
posisi Rosa saat ini sudah berbaring , bibir nya yang tadi tersenyum manis kini sudah normal kembali , ia tidak ingin Adrian tau bahwa sejak tadi ia tersenyum saat mendengar ucapan adrian
mata adrian terus memandangi wajah cantik rosa dan bibir nya kini tersenyum tampan , ia menyangga kepala nya dengan satu tangan agar Adrian bisa lebih jelas melihat wajah cantik Rosa , sedang kan Rosa yang merasa di pandangi terus terusan oleh adrian pun menjadi salah tingkah ia
" Why , kamu istri ku , kenapa aku tidak boleh melihat mu " ucap adrian
kini wajah Rosa terasa panas karena menahan malu , di tambah jantung nya yang sedang tidak bersahabat
" bukan tidak boleh !! , jika kau terus melihat ku seperti itu lama lama aku bisa mati beneran karna jantungan " ucap rosa dalam hati
" huhf .. terserah kau saja lah " ucap Rosa seraya memejamkan mata nya agar tidak melihat wajah adrian
adrian masih tetap tersenyum tampan melihat wajah Rosa , walau pun rosa sudah memejamkan mata nya dengan paksa , adrian tetap tidak mengalihkan penglihatan nya .
Adrian malah mendekat kan wajah nya ke wajah rosa dan mendarat kan bibir nya tepat di bibir mungil Rosa , ia mencium bibir rosa dengan sangat lembut dan penuh cinta
saat itu Rosa tidak tidur ia hanya memejamkan mata nya agar tidak merasa grogi , karna adrian terus melihat ke arah nya , Rosa kaget bukan main saat bibir nya di cium oleh adrian , tapi ia tidak menolak sebenar nya Rosa juga menginginkan ciuman tersebut ,
ciuman adrian saat ini sangat lembut , berbeda dengan ciuman nya saat memper*** Rosa dulu .
__ADS_1
saat memper*** rosa ciuman adrian sangat kasar , tapi saat ini ciuman nya penuh dengan cinta dan kasih sayang
Adrian terus memainkan bibir rosa dengan sangat lembut , Rosa yang awal nya hanya terdian dan memejamkan mata , kini ia sudah membuka mata nya dan merespon ciuman Adrian ,
beberapa menit pun berlalu hingga sampai akhir nya mereka terhenti karna hampir kehabisan oksigen
kini mata mereka saling berpandangan satu sama lain , bibir adrian terus tersenyum sangat lembut membuat jantung Rosa serasa ingin keluar dari tempat nya , Pria bermata grey itu memandang wajah rosa dengan penuh cinta
" Rosa tetaplah bersama ku dan jangan pernah meninggal kan ku " ucap adrian lembut tepat di wajah rosa
"I do not know adrian " ucap rosa
" why ,, apa kamu berniat meninggal kan ku " ucap nya dengan wajah melas
" Entah lah , jika suatu saat kau menyakiti ku lagi mungkin aku akan pergi " ucap rosa dengan wajah santai
Sebenar nya Rosa tidak ada niat untuk meninggalkan adrian karena hati nya sudah merasa sangat nyaman berada dekat pria itu , ia hanya mengerjai Adrian saja , rosa hanya ingin melihat kesungguhan dari adrian
" Rosa aku benar benar berjanji , aku tidak akan menyakiti mu lagi , aku sunggung sungguh mencintai mu , aku tidak bisa hidup jika tanpa mu " ucap adrian tulus dengan wajah melas nya
Rosa melihat mata adrian ia tidak melihat kebohongan di sana , yang ia liat adalah tatapan lembut penuh cinta , Rosa memegang lembut kedua pipi Adrian sambil tersenyum manis
" aku juga berjanji tidak akan meninggal kan mu apa pun yang terjadi , karna hati ku telah bersama mu " ucap Rosa lembut
Adrian yang mendengar nya pun langsung tersenyum bahagia
" Terimakasih sayang " ucap adrian senang seraya menghujani ciuman di wajah rosa
" stop adrian , aku sudah ngantuk " ucap rosa lirih
Adrian pun menghentikan aksi nya , kini ia hanya menatap dan tersenyum tampan pada rosa , ia merasa sangat bahagia saat ini . Adrian langsung menarik tubuh rosa agar tertidur di pelukan nya
kini kepala rosa sudah berada di dada bidang Adrian , tangan adrian terus merangkul tubuh mungil Rosa hingga rosa tertidur , karna merasa lelah adrian pun ikut tertidur .
..
..
__ADS_1
..