CINTA WANITA MALAM

CINTA WANITA MALAM
CWM_PART 36


__ADS_3

Rosa masih terduduk di ranjang nya sambil menunggu adrian yang masih berada di dalam kamar mandi , tidak lama kemudian adrian keluar ia hanya memakai handuk yang melilit pinggang dan handuk kecil yang berada di kepala untuk mengeringkan rambut nya


Rosa terus melihat ke arah adrian tanpa berkedip , ia seperti tersihir melihat tubuh kekar adrian , mata nya tak henti memendang dada bidang adrian , setelah kejadian di rumah sakit dulu Rosa tidak pernah lagi melihat adrian seperti ini , dan saat ini ia melihat nya lagi hingga membuat nya merasa malu sendiri


" Sayang kau kenapa " tanya adrian yang melihat rosa hanya terdiam melihat ke arah nya


" Sayang " panggil nya lagi seraya menghampiri rosa di ranjang


" eh , emm ke kenapa adrian " tanya rosa gugup


adrian mengerutkan alis nya , ia duduk di tepi ranjang , adrian menyentuh kedua pipi rosa dengan sangat lembut


" kau kenapa melamun hmmm " tanya adrian lembut


" a a aku ga kenapa-kenapa ko " ucap nya gugup karna malu


" kau sakit " tanya nya singkat tapi masih terdengar sangat lembut


" aku tidak sakit adrian , emm lebih baik kau cepat pakai baju , karna ... karna aku sudah lapar " ucap rosa bohong karna mengalihkan rasa malu nya


" Baik lah , tapi aku ingin mengecup mu dulu " ucap adrian seraya mendekat kan wajah nya tapi rosa malah mendorong nya pelan

__ADS_1


" adrian aku mohon cepat lah , aku benar benar sudah sangat lapar "ucap rosa berbohong dengan memasang wajah melas


kini wajah Rosa sudah merah karna malu , tapi ia tetep tenang agar adrian tidak mengetahui bahwa saat ini Rosa sedang malu dan grogi


selama mereka tidur dalam satu kamar mereka tidak pernah melakukan hal yang macam macam , mereka hanya melakukan ciuman dan pelukan tidak lebih , adrian tidak ingin mengulang kesalahan nya lagi , jadi sebisa mungkin adrian selalu menahan nya bila bersama Rosa , ya kadang itu membuat adrian merasa stres


" Baiklah tunggu sebentar oke " ucap nya sambil mencium kening rosa dengan singkat dan bangkit dari duduk nya


Rosa pun membuang nafas lega nya setelah adrian bangkit dan berjalan menuju lemari


kini mereka sudah berada di meja makan , rosa makan dengan lahap nya , jika ada adrian selera makan Rosa membaik , tapi jika tidak ada maka selera makan nya pun berkurang , Rosa selalu berpikir ini karna bawaan bayi nya , jadi rosa merasa tidak heran


setelah selesai makan kini adrian dan rosa berada di ruang keluarga , Rosa sedang menonton televisi sedangkan adrian hanya berbaring di pangkuan Rosa , wajah adrian menghadap perut Rosa tangan nya terus mengelus lembut perut sang istri


Rosa pun tersenyum melihat tingkah Adrian , ia mengelus rambut lebat adrian dengan sangat lembut dan penuh cinta , adrian melihat ke arah wajah rosa sambil tersenyum senang


" sayang menurut mu anak kita laki laki atau perempuan " tanya adrian antusias


" entah lah , menurut mu apa " tanya rosa balik


" aku tidak tau , apa pun jenis kelamin nya tidak masalah buat ku , yang paling terpenting adalah keselamatan mu dan anak anak kita " ucap Adrian tulus sambil tersenyum manis

__ADS_1


" adrian seandainya aku mengalami masalah saat melahir kan nanti , dan itu hanya bisa menyelamat kan salah satu dari kami siapa yang kamu akan selamat kan " Tanya rosa takut takut


raut wajah adrian langsung berubah setelah mendengar ucapan rosa , adrian terdiam ia seolah berpikir , ia mencerna setiap ucapa Rosa


" sayang aku mohon jangan bicara seperti itu , aku yakin kalian akan selamat , aku tidak ingin kehilangan salah satu dari kalian , kita akan tetap bersama untuk merawat mereka " ucap Adrian dengan wajah sedih sambil menyentuh pipi rosa


Rosa pun tersenyum mendengar ucapan adrian , ia merasa senang dengan jawaban adrian


" aku janji untuk tetap bersama mu kita akan merawat nya bersama sama " ucap rosa sambil tersenyum manis


" terimakasih sayang , lebih baik kita istirahat aku sudah sangat lelah " ucap adrian dengan senyum bahagia nya


adrian pun bangkit dari pangkuan rosa dan langsung menggendong tubuh rosa ala bridal style , Rosa terkejut dengan perlakuan adrian , tapi ia tidak menolak Rosa malah mengalungkan tangan nya di leher adrian


senyum mereka pun mengembang penuh cinta dan kebahagiaan , jika ada yang melihat mungkin mereka akan sangat iri dengan sepasang suami istri tersebut


Adrian membawa rosa menuju kamar nya , dengan lembut adrian menaruh rosa di ranjang , kini posisi rosa sudah berbaring dan adrian terduduk di tepi ranjang dekat rosa


mata mereka saling memandang satu sama lain , dan bibir mereka saling mengukir kan senyum penuh cinta , Adrian merasa tidak tahan melihat bibir mungil rosa ia sangat merindukan bibir tersebut , adrian langsung mendekat kan bibir nya ke bibir rosa dan mencium nya dengan sangat lembut dan penuh cinta , Rosa pun balas ciuman Adrian mereka saling membalas satu sama lain , hingga terjadilah malam kedua untuk pasangan suami istri tersebut


..

__ADS_1


...


..


__ADS_2