
tak terasa kini sudah hampir satu bulan Renal berada di kediaman Ella , Renal dengan senang hati mengikuti Ella ke tempat kerjanya dan membantu pekerjaan Ella di sana hingga membuat restoran tersebut ramai dengan seketika .
Saat itu Ella tengah merapikan meja seraya menatap kearah Renal yang berada tak jauh dari dirinya , ia tersenyum lucu saat melihat Renal yang tengah merapikan meja restoran tersebut namun senyum Ella seketika pudar saat melihat seorang wanita cantik menghampiri dan berbicara pada Renal , Awal Ella mencoba biasa namun dengan seketika ekspresi wajahnya menjadi kesal saat melihat Renal merespon wanita cantik tersebut , dengan langkah cepat Ella menghampiri Renal dan wanita tersebut .
" Ada yang bisa di bantu Nona ?? " Tanya Ella ramah saat tiba di dekat mereka
" Ah Tidak , Ini kartu nama saya jika anda berniat " Ucap wanita tersebut seraya memberikan kartu namanya pada Renal
Renal pun menerima kartu nama tersebut dengan senyum ramah namun perbuatan Renal berhasil membuat Ella semakin kesal melihatnya , Sepeninggalan wanita cantik itu Ella pun langsung meninggalkan Renal dengan rasa kesal , Renal yang melihat sikap Ella pun bertanya-tanya seraya mengikuti langkah kaki Ella .
Sedangkan Ansell dan Verly hanya menonton adegan tersebut seperti sedang melihat drama di layar televisi seraya tersenyum lucu ke arah dua pasangan tersebut .
" Sayang " panggil Renal namun Ella hanya terdiam dan terus berjalan tanpa memperdulikan panggilan Renal
Renal yang merasa di abaikan pun langsung tersenyum saat melihat kelakuan Ella , karna sikap Ella sudah biasa ia lihat , dengan segera Renal menyusul Ella dan meraih pergelangan tangan wanitanya .
__ADS_1
" Sayang maaf " Ucap Renal lembut
" Renal berhentilah membantu ku di sini kau tunggu saja aku di rumah "
" Aku tidak mau kau bekerja sendiri "
" Renal ada Ansell dan Verly yang membantu ku di sini "
" Sudahlah sayang , aku tidak akan membiarkan calon istri ku kelelahan " Ucap Renal meyakinkan Ella
Sejujurnya Renal merasa tidak tenang jika ia harus menunggu Ella di rumah Renal takut Ansell atau pria lain akan mendekati Ella jika dirinya tidak ada maka dari itu Renal mengikuti Ella sekaligus membantu pekerjaan Ella agar Ella tidak terlalu lelah .
" Terserah kau sajalah " ucap Ella kesal seraya meninggalkan Renal
Sepeninggalan Ella Renal hanya tersenyum seraya menatap kepergian sang kekasih , sekilas ia melihat ke arah kartun nama tersebut sebelum membuangnya.
__ADS_1
-----
Kini hari mulai petang Renal dan Ella pun meninggalkan restoran , sejak tadi Ella hanya terdiam tanpa berniat untuk bicara ia masih merasa kesal pada Renal saat itu .
" Sayang , sampai kapan kau akan mendiami ku seperti ini " keluh Renal namun Ella masih terdiam dan terus berjalan tanpa menghiraukan ucapan Renal
" Sayang , aku lapar ."
Saat tengah merayu Ella tiba-tiba ponsel Renal berdering dengan santai Renal merogoh sakunya untuk mengambil ponsel tersebut dan memencet tombol hijau di layar tersebut namun dengan seketika Ella pun menghentikan langkah kakinya seraya menatap curiga kearah Renal yang saat itu tengah menerima panggilan teleponnya.
" Baiklah aku akan segera kembali " Ucap Renal dengan wajah khawatir hingga membuat Ella merasa penasaran.
" Ada apa Renal ?? " Tanya Ella penasaran saat Renal sudah mengakhiri panggilannya
.
__ADS_1
.
..