
haripun berganti minggu dan minggu pun berganti bulan tak terasa sudah hampir dua bulan Ella dan Renal menjalani hubungan jarak jauh mereka hanya menjalani hubungan melalui ponselnya , Sebenarnya Renal sangat ingin sekali bertemu dengan Ella namun harus ia tahan karna banyak sekali pekerjaan yang harus ia kerjakan di sana .
Hampir setiap saat mereka saling bertukar kabar dan cerita walaupun lebih banyak Ella yang menceritakan keseharian nya namun itu tidak membuat Renal merasa bosan mendengarnya , ia malah tambah merasa rindu dengan sikap polos dan lucu Ella .
-----
Hari itu Renal tengah menghadirkan rapat kantor yang sedang di pimpin oleh Adrian namun tiba-tiba saja kepalanya terasa sangat pusing hingga membuat dirinya tidak konsen dengan rapat tersebut , setelah menunggu hampir satu jam akhirnya rapat pun di bubarkan dengan segera Renal pun kembali keruangan nya setelah berpamitan pada Adrian hingga membuat Adrian menatap heran kearahnya .
" Ada apa denganmu ?? " Tanya Adrian saat tiba di ruangan Renal
" Entahlah kepala ku sangat sakit " ucap Renal seraya memijat pelan kepalanya
" Mungkin kau kelelahan , pulang dan beristirahatlah di apartemen mu , aku akan menghubungi Dr Romy untuk memeriksamu "
" Tidak perlu , sebentar lagi aku ada rapat " ucap Renal menolak
" Kau istirahatlah biar aku yang menangani rapat nanti , hubungi aku jika kau butuh sesuatu " Ucap Adrian seraya meninggalkan ruangan Renal
__ADS_1
Setelah kepergian Adrian Renal pun bangkit dari kursi kerajaannya lalu ia berjalan menuju soffa empuk yang ada di dalam ruangannya , Renal membaringkan tubuhnya di soffa empuk tersebut seraya memejamkan mata nya agar rasa sakit di kepalanya sedikit mereda.
Di sisi lain Ella tengah Berbincang-bincanng dengan Ansell dan Verly namun matanya selalu menatap layar ponsel yang ada di genggaman nya.
" Sudahlah kau tak perlu menatapnya terus menerus , mungkin saat ini pria mu sedang sibuk dengan pacar barunya " ucap Ansell sengaja hingga membuat Verly menepuk keras lengan Ansell dan membuat Ella menatap sangar kearahnya
" maaf , maaf aku hanya bercanda " Ucap Ansell dengan senyum kudanya
" Bercanda mu tidak lucu " Ucap Ella kesal seraya meninggalkan Ansell dan Verly
" Kau ini keterlaluan Ansell " Ucap Verly ikut kesal
" Terserah kau sajalah " Ucap Verly seraya meninggalkan Ansell dan menyusul Ella
Saat sampai di dapur Verly di buat terkejut karna melihat Ella sedang menangis lagi , dengan cepat Verly mendekat kearah Ella .
" Ella tenanglah , kau tidak perlu memikirkan ucapan Ansell " ucap Verly menenangkan Ella
__ADS_1
" Verly sejak tadi Renal tidak menghubungi ku dan aku tidak bisa menghubungi nya , ini tidak seperti biasanya , bagaimana jika yang di ucapkan Ansell menjadi kenyataan " ucap Ella dengan wajah lirih
" Percayalah mungkin saat ini Renal tengah sibuk " Ucap Verly memenangkan Ella
" Sudahlah kau tidak perlu memikirkan hal yang tidak - tidak " Ucap Verly lembut
" Verly terimakasih " ucap Ella tulus di balas senyuman lembut oleh Verly
" Pulanglah jam kerja mu sudah habis bukan " Suruh Verly di balas anggukkan oleh Ella
Ella pun bersiap merapikan barang-barang nya karna jam kerjanya memang sudah usai , Verly yang berada di sana hanya menatap heran kearah Ella seraya berpikir tetang sikap Ella yang sangat sensitif belakang ini .
pasalnya Verly sering melihat Ella menangis belakangan ini.
Ella pun meninggalkan restoran ia berjalan dengan sangat malas seraya menatap layar ponselnya yang sunyi pikirannya terus tertuju pada sang kekasih .
" Renal kau sedang apa ?? " tanya Ella dalam hati
__ADS_1
" Ya Tuhan mengapa perasaan ku jadi tidak karuan seperti ini " tanyanya bingung
Kini Ella langsung menjatuhkan tubuhnya di soffa saat tiba di rumahnya dengan segera Ella mengeluarkan ponselnya untuk mencoba menghubungi Renal kembali.