CINTA YANG BERBAHAYA

CINTA YANG BERBAHAYA
Chapter 10


__ADS_3

Tuan Antonio memasak makanan untuk makan siang mereka dengan semangat. Kedatangan Dean dan Olivia mengingatkannya tentang masa lalunya. Pria paruh baya itu menyajikan beberapa jenis makan seafood hasil jala mereka tadi.


Saat keluar dari kamar, Dean dan Olivia sudah melihat Tuan Antonio menyediakan makan siang outdoor untuk mereka bertiga. Pria itu cukup bahagia dengan kehadiran sepasang suami istri itu. Ia jadi tidak merasa kesepian lagi setelah kehilangan anak dan istrinya.


"Ayo makan" ujar Antonio mendudukkan bokongnya di atas kursi. Hati Antonio menghangat dengan makan siang kali ini.


Olivia tersenyum kikuk melihat hidangan makanan seafood dan salad yang sudah disediakan Antonio di atas meja. Ia merasa tidak enak sudah merepotkan Antonio menyiapkan semua makanan itu sendirian.


Antonio tersenyum kecil melihat ekspresi kikuk Olivia. "Tidak apa-apa Olivia. Saya sangat senang melihat kalian tinggal di rumah ini. Selama ini saya cukup kesepian tinggal di tempat ini sendirian." ujar Antonio memenangkan perasaan tidak enak Olivia.


Sementara Dean terdiam lama melihat hidangan makanan itu. Pria itu merasa familiar dengan makan malam itu.


"Tuan Antonio mengapa anda menyiapkan makan sebanyak ini?" tanya Dean menatap satu hidangan yang disajikan Antonio.


Mata Dean tertarik dengan hidangan salad seafood yang di sajikan Antonio.


"Ini merupakan sambutan hangat ku sebagai tuan rumah akan kedatangan kalian ke rumahku. Nikmatilah semua hidangan yang tersaji sampai kalian puas. Aku tentu saja merasa bahagia bisa menyajikan makanan sebanyak ini untuk kalian."


Antonio memerhatikan arah pandangan Dean.


"Ini merupakan makanan kesukaan istriku. Sementara putraku tidak bisa memakan makanan jenis seafood. Jika ia memakan makanan jenis seafood maka ia akan sesak napas dan mengalami alergi."


Deg


Dean tertegun mendengar perkataan tuan Antonio, karena perkataan tuan Antonio mengingatkannya tentang masa lalunya. Ia merasa suasana itu terlihat seperti kejadian yang sudah pernah terjadi sebelumnya.

__ADS_1


"Duduklah! dan pilih mana makanan yang kalian sukai." ujar tuan Antonio membuyarkan lamunan Dean.


Dean langsung mendudukkan bokongnya di atas kursi di samping tuan Antonio.


"Terima kasih sebelumnya tuan Antonio." ucap Olivia sebelum mendudukkan bokongnya di kursi sebelah suaminya.


Sementara tuan Antonio merasa hatinya menghangat melihat pemandangan meja makan outdoor rumahnya. Ia berpikir suasana itu terlihat seperti keadaan keluarganya di masa lalu.


#


#


Malam harinya


Dean mengitari sekeliling rumah tuan Antonio, untuk mencari tahu sesuatu. Ia merasa benar-benar familiar dengan desain interior rumah itu. Dean menghentikan langkahnya saat melihat sebuah foto anak kecil terpampang jelas di dinding sebuah lorong.


Setahu Dean, Ia memang tidak memiliki orang tua kandung. Selama ini Dean tumbuh dewasa bersama Jack dan juga Rain. Sementara untuk mendekati Greyson, hanya seorang Jack yang bisa mendekatinya. Bukan hanya itu, alasan lainnya Jack dan Greyson dilatih sangat keras. Dean tidak mungkin sanggup mengikuti latihan yang cukup sadis seperti yang dilakukan tuan dan bosnya.


Pernah sekali Dean melihat asisten kepercayaan tuan Douglas mengikat tangan Greyson dan Jack ke belakang. Lalu asistennya tersebut mendorong tubuh Jack dan Greyson masuk ke dalam air laut dengan kedalaman ratusan meter. Entah bagaimana cara mereka menyelamatkan diri saat itu. Yang pasti saat Dean bangun dari pingsannya, Ia sudah berada di atas tempat tidurnya.


Ketika masih kanak-kanak, Dean dimasukkan ke dalam sangkar dikelilingi besi. Ia dilelang di tempat pelelangan pasar gelap mafia. Kebetulan King Douglas saat itu sedang ada di tempat pelelangan itu bersama beberapa anggota klan king yang mengawalnya. Pria itu lalu membeli Dean saat seorang pemandu menawar harga tinggi kepada para tamu undangan. Para tamu undangan berasal dari mafia, pengedar narkoba dan juga gangster besar berkedok pengusaha.


Sadis dan kejam bukan dunia mafia ini? semua orang lakukan hanya untuk keserakahannya agar memiliki kekuasaan dan uang untuk bersenang-senang.


Saat itu juga King Douglas menyuruhnya bersumpah bersedia mengabdikan dirinya hanya setia serta tunduk dengan peraturan klan king. Dean juga harus bersedia mati memprioritaskan keselamatan sang pewaris saat dalam keadaan darurat.

__ADS_1


"Ketika kau sudah tumbuh dewasa! kau akan mengerti apa arti kesetiaan, keluarga, kebahagiaan dan juga cinta!" tanda King Douglas sebelum berlalu dari hadapannya.


"Ayo ikut aku! kau akan segera bertemu dengan banyak anak-anak seusiamu disana!" ujar seorang pemuda matang membuyarkan lamunan Dean.


Dean kecil dengan patuh mengikuti anggota klan king yang ternyata adalah ayah Rain. Dean tumbuh bersama rain, belajar hacker bersama Rain dan juga tinggal bersama kedua orang tua Rain.


Suara seseorang mengembalikan kesadaran Dean dari ingatan masa kanak-kanaknya.


"Mengapa kau ada disini?"


Dean cukup terkejut mendengar suara seseorang dari arah belakangnya. Ia lalu membalikkan tubuhnya sehingga lebih leluasa mengobrol dengan lawan bicaranya.


"Tuan Antonio!" panggil Dean termenung lama menatap wajah keriput pria itu.


"Itu adalah foto putraku sebelum Ia menghilang." ucap Tuan Antonio melangkah mendekati Dean.


"Aku merasa sangat familiar dengan foto itu. Aku juga merasa tidak asing dengan suasana di dalam rumah ini." celetuk Dean tiba-tiba.


Sementara Olivia sedari tadi terdiam mendengar obrolan mereka. Kebetulan wanita itu adalah seorang dokter. Jadi Ia sedikit penasaran saat mendengar perkataan Dean sang suami.


"Apa kau anak yatim piatu?" tanya Antonio tiba-tiba.


"Ya! selama ini saya dirawat dan dibesarkan di keluarga mafia." jujur Dean menatap wajah terkejut Antonio.


"Apa kau ingin membagikan kisahmu kepadaku?" tawar Antonio cukup penasaran dengan kisah hidup Dean. Entah mengapa mendengar perkataan Dean membuat hati Antonio berdesir.

__ADS_1


...***Bersambung***...


__ADS_2