Cinta Yang Sempat Tak Terlihat

Cinta Yang Sempat Tak Terlihat
Mantan


__ADS_3

Seminggu telah berlalu sesuai apa yang Nita katakan iya tidak pernah menegur Keponakan nya itu. Samuel merasa tidak nyaman.


" Dara , om akan mengantar mu bekerja. Tunggulah sebentar om bersiap dulu "


" Iya om ..."


Kedua nya berangkat bersama, Samuel berhenti di salah satu Cafe dengan tampilan minimalis tersebut.


" Bagaimana pekerjaan mu Dara ..!! "


" Tidak ada masalah om, semua baik Astrid banyak membantu ku dalam masalah pekerjaan "


" Baguslah kalau seperti itu...!! " Samuel meminum kopi nya agar membuat nya Releks" Dara tentang Tante ..." Iya kembali berdiam dan menarik nafas nya ada perasaan yang tidak enak pada gadis di depan nya ini sekarang. Sebelum Samuel melanjut kan bicara nya dara terlebih dahulu berbicara.


" Dara harus bagaimana Om ...???" tanya nya penuh keputusasaan. Dara menarik nafas bagaimana pun dia tidak bisa seperti ini terus menerus dengan Tante nya.


" Dara , sebelum nya om minta maaf om " Samuel kembali menghirup kopi nya " Saran Om terimalah perjodohan ini , Tante mu sedang ikut program hamil dan jika dia dalam keadaan stres seperti ini semua akan sia - sia , maaf jika kata - kata om terdengar egois "


" Dara , hanya dengan mengenal dan membuka hati untuk orang baru yang bisa membuat kita melupakan masa lalu, om tau kamu sedang mencoba melupakan Nino usaha itu akan percuma jika kau masih menutup rapat pintu hati mu "


" Om , tapi laki - laki itu juga tidak menginginkan Dara , dan ini juga terlalu cepat untuk Dara bisa membuka hati untuk orang lain. " Mata Dara berkaca - kaca entah lah air mata yang masih tertampung itu untuk diri nya sendri atau untuk Nino.


" Dara , setidak nya cobalah untuk menerima perjodohan ini dulu perihal nikah kamu bisa untuk mengundur nya untuk alasan saling mengenalkan, maaf Dara Om terlihat mendukung Tante mu . Om sudah mencari tau tentang Rendi dan hasil nya dia bukan lah type cowok yang suka main perempuan dan karir juga bagus. "


" Om .., Dara tidak bisa memutuskan sekarang akan Dara pikirkan terlebih dahulu. "

__ADS_1


Samuel hanya mengangguk , apapun keputusan Dara dia tidak akan menolaknya.


****


Kontrak bisnis dengan nilai fantastik itu telah berhasil di dapatkan nya lagi bersamaan dengan jabat tangan yang terlepas dari tangan kedua nya.


Baru saja kemaren iya berhasil mendapatkan kontrak yang tak kalah luar biasa , sekarang kerjasama nya dengan laki - laki ini telah membuktikan kehebatan nya.


" Pulang ke rumah Do ...?? " Ucap nya pada Asisten yang telah bekerja lama dengan nya.


" Nona Anya sudah menunggu di ruangan anda Pak ..!! "


" Putar balik kita kekantor , aku akan menyelesaikan semua ini hari ini dengannya, setelah itu cabut akses masuk nya kedalam ruangan ku. "


" Baik Pak !! "


Ruangan Rendi berada di lantai paling atas tak satupun dari Karyawan yang bisa masuk tanpa ijin Rendi atau Aldo.


" Hai sayang ..." Wanita yang bernama Anya itu langsung memeluk nya dengan erat ketika iya tau Rendi sudah berada di ambang pintu ruangan miliknya. " Kau terlihat lelah sayang .. " Mata dengan lensa coklat itu mendongkang melihat wajah Rendi yang memang lebih tinggi dari nya.


Rendi melepaskan pelukan itu dan berjalan menuju Singgasananya. Anya mengikuti nya dari belakang dan sekarang duduk berhadapan dengan kekasih nya.


" Aku akan menikah , jadi berhentilah untuk bersikap seperti itu dengan ku ..?? "


" Kau MENIKAH !!! BOHONG !!! " Anya menggeleng - gelengkan kepala nya berusaha untuk meyakini diri nya kalau ucapan kekasihnya itu adalah kebohongan.

__ADS_1


" Aku bukan orang Entertainment jadi untuk apa aku melakukan settingan sama seperti mu ...??? " Dengan santai iya mengatakan itu , iya hanya ingin membalas wanita ini.


" Kau ingin membalas ku ..??? " tanya nya penuh selidik pada Rendi iya tau Rendi memiliki sifat pendendam " Aku tidak punya pilihan waktu itu kalau tidak aku bisa terkena penalty sayang , aku akan membayar uang penalty yang sangat besar jika aku melanggar nya"


Anya Gerna adalah nama panggung nya di dunia Entertaimen yang sukses di rintis nya dari kecil sebelum mengenal Rendi. Popularitas nya beberapa bulan ini menurun bisa di katakan meredup, hampir tidak ada panggilan pekerjaan untuknya. Hingga Lebel tempat iya bernaung memberikan saran untuk menjalani hubungan settingan dengan Aktor yang sedang naik daun , karena besar nya rasa cinta nya terhadap dunia itu. Iya menyetujui tanpa memberitahu pada kekasih nya Rendi.


"Kau pikir aku Bodoh !! " Senyum kecut dari sudut bibir nya jelas terlihat oleh mantan kekasih nya itu.


Awal nya Rendi tidak mempermasalahkan tentang hubungan settingan pacar nya , itu bukan hal yang aneh bagi nya. Cara itu terkadang perlu untuk mempertahan kan diri pada tempat nya. Namun setelah iya tau kalau Anya dan aktor tersebut juga tidur di satu Apartement yang sama hati begitu panas ketika mendapatkan informasi dari orang suruhannya.


" Rendi .... " Anya menangis tak tau bagaimana harus menjelaskan nya pada Rendi situasi yang menjebak diri nya. " aku sayang kamu ..!! cuman kamu ...!! "


Bagaimanapun sakit nya penghianatan yang di lakukan Anya pada diri nya , Rasa cinta yang sempat tumbuh dengan begitu besar untuk gadis itu tidak bisa serta merta hilang dari hati nya. Terlebih saat melihat nya menangis seperti ini hati nya mulai goyah.


" Keluarlah , untuk apa kau menangis di depan ku seperti itu. Saat ini saja kau masih terlibat dengan Aktor kadal itu. "


" Rendi satu bulan lagi aku akan berhenti jadi pacar settingan nya. Kita akan menjalani hubungan kita dengan wajar .." Ucap nya penuh harap Rendi akan bisa bersabar menunggu nya.


" Dan nanti nama ku muncul sebagai pihak ketiga dari kandas nya hubungan kalian , hebat .!!! kau mau membodohi ku seperti itu menghancurkan nama baik ku yang sudah dengan susah payah aku rintis. "


" Bukan seperti itu .."


" Sekalipun nama ku tidak ada sangkut paut nya dengan hubungan kalian , aku tidak akan kembali pada mu , kau tau karena apa ...??? " Rendi menatap wanita yang masih iya cintai itu ragu iya mengatakan nya namun dia ingin melihat wanita itu terluka sama seperti nya " Aku tidak akan pernah bersama seseorang yang bekas di nikmati dengan gratisan oleh laki laki kadal itu "


Anya menatap Rendi air mata nya mengalir dengan deras nya rasa iya terlalu lemah jika harus mendengar kata kata itu. " Kau jahat !!!! " Anya keluar dari dalam ruangan tersebut iya berlari dengan air mata yang tak pernah berhenti dari kelopak mata indah itu.

__ADS_1


Rendi menghela nafas nya nya , iya tau kata - kata nya sudah terlalu menyakiti gadis itu.


Happy Reading.


__ADS_2