
" Jangan Lupa kasih kabar kalau udah sampai .? " Surya memeluk Dara yang sudah dianggap nya seperti Putri nya sendiri.
Hari ini Dara Pergi meninggal kan kota yang penuh kenangan bersama keluarga nya.
" Iya om .. Jaga Kesehatan, Jangan Banyak makan Gorengan " Dara tersenyum
" Anak ini ." Mencubit hidung dara.
" Mimi ..." Dara memeluk Eva " Dara pasti akan merindukan Mimi " Eva menangis " Dara anakku.. Pulang lah Jika Sudah merasa siap menerima kenyataan pahit ini ".
" Tentu mi .. Aku masih punya kalian disini "
dara melepaskan pelukan nya pada Eva dan Beralih menatap laki laki yang baru saja jadi pacar nya kemaren.
" Sayang..apa kau tidak memelukku... "
Semua menatap curiga , Mereka tersenyum bersama .
" Seperti nya Kita telah Melewat kan satu hal " Samwel menggoda Dara dan Nino , Mereka tersenyum Senang , Pipi Dara memerah ingin rasa nya iya mencubit Nino, Bagaimana Nino bisa bersikap dengan santai nya seperti itu menyebutnya sayang Secara terang terangan di depan mereka ."
" Om., Senang Dara ," Surya Merasa Bahagia.. "Akan om urus semua acara pernikahan kamu dengan Nino secepat nya "
" Hah " Dara kaget
" Tante, Sangat setuju kau dengan Nino Dara .." Nita
" Om Juga Dara .." Samwel
" Sudah pasti aku setuju , Kau akan jadi Putri ku seutuhnya Dara " Eva
" Tunggu apalagi semua orang sudah menyetujui nya kan "
Nino memeluk erat " Kita akan bersama selamanya "
Dara balas memeluk Nino " Aku senang , Terimakasih... "
" Jaga dirimu , Jangan macam macam disana ingat kau Milikku sekarang "
" Uhuk ... uhuk... Yang dimabuk cinta "
" Jaga dia Tante Nita .. Om Samwel jangan biarkan laki laki Lain mendekati nya .."
" Baik lah Adik Ipar ... "
Mereka semua tertawa .
*******
Sekarang Dara sudah tiba di ibu kota dan sudah tiba di kediaman Nita dan samwel perumahan yang tergolong Elit.
Samwel mempunya Mini Market dan di kota ini sendiri ada 5 titik mini market yang iya punya Belum lagi di beberapa cabang di kota besar yang ada di negara ini.
__ADS_1
" Kamar mu sepeti biasa ya Dar.. "
" Iya Tante... "
" Istirahat lah sayang , Besok akan aku ajak keliling Kota ini "
" Iya Tante "
" Ohhh iya dara , Jangan lupa kasih kabar sama pacarnya ya .." samwel tersenyum mengejek
" Issh... Om ..." Dara pergi menuju kamar nya iya sangat malu saat ini .
" Sangat Lucu dan juga Manja,, Rumah ini pasti akan Rame karena anak itu "
" Maaf kan aku sayang ... " Nita merasa bersalah iya tau suami nya begitu mendamba kan kehadiran anak di Rumah tangga nya
Samwel memeluk dan mengecup kening istri nya itu " Maaf jika aku menyakiti hati mu , Jangan di pikirkan lagi ya , Aku bahagia karena Tuhan telah mentakdirkan aku hidup bersama mu .."
.******
Layak nya pasangan yang di mabuk kasmaran. Dara menghubungi Nino dengan Video Call.
Nino tampak berada di kamar nya dengan merebahan di kasur.
" Aku sudah sampai "
Kedua nya berbicara hal yang tidak penting tentang Surya dan Eva yang terus saja memeluk Nino Setelah berhasil menaklukkan hati Dara.
" Sayang istirahatlah.. " Nino mencoba mengakhiri pemibicaran mereka setelah hampir satu jam Meraka berdua mengobrol.
" Iya .. "
" I Love you "
" Love you too "
Memang terdengar kekanakan namun begitulah kedua nya mununjukkan Rasa cinta nya.
Bagi Dara. Nino adalah Cinta pertama dan juga pacar pertamanya begitupun Nino.
Dara menata pakaian nya Sendiri Di rumah ini meskipun ada tiga pembantu di rumah ini, satu untuk masak dan dua lagi bersih bersih.
Setelah selesai merapikan dan menata kamar nya dengan sedikit merubah tataan yang menurut nya lebih pass sekarang
Dara merebahkan tubuh nya papa mama semoga kalian setuju aku dengan Nino .
*****
"Mas aku mau pergi ke Mall sama Dara hari ini boleh ya .."
" Tentu saja boleh, Hibur dia. LDR itu sulit .."
__ADS_1
" Om samwel apaan sih... !! "
" Kamu tu terus menggoda nya " Nita mencubit perut suami nya itu.
" Kamu ingat dulu sayang saat aku lagi mendekati mu Kak Azmi selalu saja menghalangi ku "
" Hahahaha iya lah ingat banget aku " ujar Nita " Apalagi saat dia menjemput ku ke kampus aku sangat jengkel pada nya "
" Kau tau Dara apa yang ayah mu lakukan ? " ujar Nita menatap Dara.
" Apa Tan ... "
" Dia Memarahi ku di depan lapangan Kampus ketika melihat ku di peluk samwel , Kami bertengkar karena salah paham, Kak Azmi melihat itu dia menarik tangan ku , " Jauhi adik ku , Pecundang ..!!"
" Teman teman ku sekita langsung berkumpul mendengat kak Azmi berteriak dan seketika menjadikan aku topik hangat saat itu. "
"Dia menampar Samwel menarik ku di sisi nya."
"Jauhi dia , Jika masih ingin tinggal di rumah!!! "
" Kak Azmi kau membuatku di permalukan ..."
Azmi berbisik di pada Nita " Jauhi Dia , Kalau kau tidak mau aku melakukan Lebih dari ini pada nya
" Kak, Aku mencintai Nita ...!!! Kenapa kakak tidak bisa melihat itu ? "
" Kalau kau mencintai nya , Kau tidak akan membuat nya menangis ??. Karena kau telah membuat nya menangis maka aku tidak akan membiarkan nya dekat dengan mu lagi ..!! "
Nita tersenyum mengingat kejadian itu " Papa Mu menarik ku Dara , Aku pikir dia marah pada ku karena aku berpelukan dengan Samwel. Ternyata Karena Kak Azmi mendengar ku menangis semalam di kamar dan mendengar aku mengumpat kesal pada samwel aku benci kamu Sam ..kamu Jahat ...!!!"
" Dan Itu hanya salah satu nya Dara , Aku mendapatkan Tante mu sangat Susah Karena Papamu ..!! " Samwel tersenyum " Menjaga Adik Ipar nya saja dia begitu ketat apalagi saat menjaga mu dia pasti telah mempersiapkan Nino untuk kamu Dara , Karena dia tau Nino Anak yang baik dan bertanggung jawab "
Samwel dan Nita menitikkan air mata, kenangan dengan kakak ipar nya tidak akan mudah hilang, Azmi orang Baik. Semua orang tidak mungkin melupakan nya dengan begitu saja.
Dara tersenyum , Iya pun Menjadi saksi bagaimana Papa nya Sangat Menjaga Nita yang Notabennya hanya sekedar Adik Ipar nya saja. Namun di perhatikan dan di jaga dengan Baik oleh Azmi .
Setelah sarapan Samwel Langsung berangkat pergi Kekantor nya. Tiga hari di tinggal pasti akan membuat kerjaan nya menumpuk.
" Hari ini aku kekantor sayang, Seperti nya Agak malam pulang nya. Setelah dari kantor aku harus mengontrol Salah satu Mini market ku karena seperti nya ada permainan Nakal di sana ?? "
" Iya Mas , Berhati hati lah jangan Lupa makan."
" Iya sayang... " Cup
Tuhan Hadirkan lah Anak kecil di keluarga ini sebagai pelengkap kebahagian mereka,, melihat adegan Romantis itu membuat nya teringat Papa dan Mama nya setiap pagi mereka sering melakukan hal yang sama saat papa Dara berangkat kerja.
Aku Menulis bukan untuk di puji aku menulis hanya sekedar " Aku Suka "
Aku masih belajar Konsisten
Aku masih belajar Ngembangin Alur masalah nya Gak bisa pakai Soda kue Harus Dengan otak Ternyata ,😀
__ADS_1