
Setelah kejadian malam itu. Sikap Rendi menjadi begitu dingin iya enggan menyapa Dara baik di kamar saat mereka hanya berdua ataupun saat di meja makan berkumpul dengan keluarga.
Sudah hampir satu bulan pernikahan mereka. Dara bekerja setiap hari nya kedekatan nya dengan Devan membuat nya sering pergi berdua sekedar untuk menonton atau nongkrong di Cafe seperti sore ini.
" Dara , aku mau mengajak mu untuk pergi ke acara White Night Party yang di adakan keluarga Bapak Sanjaya apa kau mau ikut dengan ku ...?? "
" Kapan acara nya Dev ...?? " tanya nya santai, ini bukan yang pertama kali Devan mengajak nya pergi ke acara seperti ini.
" Lusa , apa kau ada acara ...?? " Devan memang ingin mengajak Dara bukan hanya sekedar Partner kerja tapi lebih dari itu pria ini memang berharap Dara menyadari dengan sendirinya perasaan nya begitu besar iya miliki untuk wanita itu.
" Aku bisa Dev .." Jawab nya tersenyum hingga mampu membuat laki - laki semakin jatuh cinta pada nya.
" Bagus kalau begitu , sesuai rencana ku "
****
" Ren , kau sudah menikah ...?? " pertanyaan itu lah yang pertama kali keluar dari mulut nya sesaat setelah iya menutup pintu ruangan itu.
" Apa urusan nya dengan mu ...?? " jawab nya jutek tanpa mengalihkan pandangan nya pada sebuah Tab.
" Ren , kamu jahat !! " Gadis itu duduk berhadapan dengan Rendi sekarang , sang kekasih yang begitu iya cintai.
" Lalu kau ...?? "
" Ren , aku terpaksa menerima ini semua. Kau tau itu ??? "
" Tapi aku tidak pernah tau kau bahkan sudah satu apartemen dengan nya ...?? " jawab nya menatap gadis yang dulu nya menjadi pusat dunia nya.
Anya adalah seorang Artis ibu kota yang mempunya talenta yang tak bisa untuk di pandang sebelah mata. Suara merdu , Tubuh yang sempurna , wajah yang cantik jago Akting pula.
Tidak ada laki - laki yang mampu menolak pesona nya, termasuk Rendi.
Namun karena ada beberapa kasus penipuan yang di layangkan oleh beberapa rekan bisnis yang ingin menjatuhkan namanya karir Anya seakan meredup , Nama nya tercoreng.
Demi untuk mencari simpati publik dan menarik perhatian mereka Anya pada akhir nya harus menerima kerjasama dari management nya untuk melakukan pacaran settingan dengan seorang Aktor bernama Hans.
Di sini lah hubungan nya dengan Rendi sering Cekcok sampai Rendi tau Anya sudah tinggal bersama dengan pacar settingan nya tersebut hubungan itu di akhiri oleh sebelah pihak oleh Rendi.
__ADS_1
" Iya aku tau tapi kau begitu menikmati peran itu kan. peran sebagai pacar settingannya !! "
" Rendi ,aku ... " Anya mengitari meja tersebut dan duduk di pangkuan Rendi membenamkan wajah nya di pundak Rendi.
Rendi hanya membeku , iya tidak tau apa yang harus iya lakukan. Rendi dulu begitu menyayangi Anya namun sekarang iya bahkan mempertanyakan kembali perasan nya pada dirinya sendiri.
" Anya aku sudah menikah " itulah yang keluar dari mulut nya. bukan makian kekecewaan , bukan pula ungkapan cinta. hanya itu yang mampu iya tegaskan pada Anya.
" Aku tidak peduli ..., aku mencintai mu Ren ...!! " Ucap Anya , iya memang mencintai Rendi begitu tulus hati nya hanya untuk Rendi bahkan iya begitu menyesal menerima Kerja sama itu yang menyebabkan berakhirnya hubungan keduanya.
" Anya ... " ucap nya bingung.
" Aku mencintai ..sangat ... sangat mencintai mu ..."
" Tapi ini sudah terlambat ., aku sudah menikah ...!!!"
" Aku tau kamu mengambil keputusan itu karena saat itu kau hanya kecewa padaku kan "
Bukan Anya, semua karena keluarga terutama ibu ku.
" Kau masih bisa menceraikan nya ...?? aku akan menunggu mu Ren... " iya mencium Rendi tidak ada penolakan dari Rendi membuat Anya semakin berani mengeksplor setiap jengkal dari mulut Rendi.
" Uhhh... Ren ... jangan ...!!! " Ucap Anya.
" Tapi aku sudah tidak tahan ... , kau yang menggoda ku !! "
" Aku hanya melakukan nya dengan suami ku nanti , dan bantu aku untuk menanti saat itu bersama mu " Bisik nya lembut di sertai nafas yang menderu memantul pada telinga Rendi.
Iya meremas begitu kuat hasrat nya benar - benar besar saat ini.
" Sial , kalau saja Dara mau melakukan ini dengan ku aku akan segera pulang. Tap cuihh aku cium saja dia begitu jiji dengan ku " Lirih nya di dalam hati nya.
Anya sudah menyentuh kejantanan pria itu membantu nya akan tidak tersiksa dengan hasrat nya. " Aku rela melakukan ini, tapi jangan pulang dan menyentuh tubuh istri mu "
Perlakuan Anya sedikit membantu Rendi melepaskan hasrat yang terus bergemuruh, selama pacaran bahkan Anya tidak pernah melakukan ini terhadap nya. Entah dimana datang nya keberanian ini pada diri Anya.
" Kapan kau menikah ...?? " Ucap kedua nya setelah selesai menuntaskan aktifitas panas itu, sekarang mereka duduk berhadapan di Sofa ruangan tersebut dengan Minuman soda dingin.
__ADS_1
" Sebulan yang lalu ...!!! " Ucap Rendi.
" Setelah satu bulan apa kau mencintai nya ...?? " Ucap Anya dengan tubuh yang gemetar. Bagaimana pun iya tau ini adalah hal yang salah namun iya hanya mengikuti hati nya saja, Hati nya hanya menginginkan Rendi sebagai suami di masa depannya.
" Aku tidak tau "
" Aku masih ada harapan !!! "
Rendi menatap nya penuh dengan tanda tanya.
" Ya , kau masih belum bisa menentukan kau mencintai aku atau dia , tapi aku akan berusaha dengan Fire untuk membuat mu akhirnya nya memilih aku. "
" Kenapa kau sekarang begitu berambisi untuk mengejar ku kembali , dulu kau bersikeras dengan mempertahankan popularitas mu. apa sekarang aku kehabisan uang ...?? "
" Kau tau pepatah , kau akan merasakan penyesalan setelah kau sudah benar - benar kehilangan nya disinilah aku sekarang berharap mampu untuk menggenggam mu kembali " ucap Anya.
" Popularitas , entah lah apa artinya kata tersebut untuk hidup ku yang begitu kacau setelah kamu pergi "
" Rendi ... aku mencintai mu !!! "
Rendi hanya membeku , bingung harus bagaimana, hubungan nya dengan Dara pun tidak dalam keadaan baik - baik saja tapi akan sulit rasanya jika harus bercerai dengan Dara akan pasti ada yang menentang nya terutama Ibu nya.
Jauh di dalam hati nya Rendi juga tidak menginginkan Anya, iya seakan telah merelakan Anya untuk hidup laki - laki lain.
Sebenarnya di mana sekarang perasaan nya, dengan Dara kah atau Anya.
" Ren... Rendi ... " teriak Anya meluluhlantakan lamunannya.
" Emmm... "
" Apa yang kau pikirkan ?? "
" Kau masih menjalankan kerja sama settingan itu ...??? "
Sebenarnya Anya ingin berbohong mengatakan iya , iya hubungan itu telah berakhir..
" Aku kemarin ingin membatalkan nya tapi terkait dengan uang Finalty yang begitu tinggi aku mengurungkan nya "
__ADS_1
Happy Reading
Diancam lagi aku tuh tau ... hahaha