Cinta Yang Sempat Tak Terlihat

Cinta Yang Sempat Tak Terlihat
Kembali Memulai


__ADS_3

*Aku sudah tidak punya tujuan hidup lagi. Semua sudah tidak ada gunanya aku takut menyayangi dan di sanyangi.


Semua tawaku bahkan telah kau ambil dari dunia ini, untuk apa aku berjalan di bumi ini jika hanya berdampingan dengan air mata dan rasa sakit.


Nino kau benar benar jahat , kau berjanji ingin menemui ku. nyata nya kau malah menghilang. kenapa ...???? kau malu .. kau memiliki wanita lain .. apa kau bahagia setelah kau bersikap seperti ini terhadap ku*.


Om Surya .. Om jahat selama nya Dara akan membenci Om , Lihat lah pah ..!!! teman papah yang sangat baik itu sekarang mendekap di penjara semoga selamanya.. Dara benci pah ...benci*.


Minggu ke tiga gadis cantik dan manis itu membekap diri sendiri di dalam kamar, bahkan iya tidak pernah mau berbicara pada Om dan Tante nya.


Semua orang sudah di buat gelisah, kesabaran Nita sudah hampir habis setiap kali berbicara pada Dara, hati nya sakit melihat Dara bahkan iya mulai merasa takut keponakan nya itu menjadi gila.


hari ini iya membuka pintu kamar itu lagi, Kembali iya mencoba untuk berbicara dengan ramah pada Dara namun sikap diam selama tiga Minggu ini masih Dara pertahankan


" Apa mau Dara ... Kau ingin menjadi Orang gila " Nita berteriak meronta - ronta suara nya terdengar keras hingga membuat samwel berlari dan masuk kedalam Kamar itu Dara


" Sayang ...tenanglah " Samuel mencoba untuk memeluk istri nya itu.


" Lihat Anak ini ...!!! apa dia ingin menjadi orang gila "


Nita melepaskan pelukan Samuel dan mendatangi Dara yang duduk di tepi ranjang dengan poasisi menghadap jendela kamar yang terbuka menampilakan pemandangan Dedaunan yang masih basah karena embun pagi.


Nita mengguncang tubuh Dara " Lihat Tante ...!!! Bicara sekarang ...!!! kau ingin menjadi gila !!!!! gadis itu masih membungkam mulut nya Nita berteriak histeris " Dara... " Plakkkk tamparan keras di pipi Dara " Bicara sekarang ....!!!!! "


" Sayang... " Samwel kaget melihat istri nya memukul Dara.


" Diam mas ....!! "


" DARA.....!!!!! Apa kau menunggu Tante masuk rumah sakit baru kau ingin bicara, Apa kau mau kehilangan Tante juga seperti kau kehilangan Nino papa dan mamamu "


" Dara ...dengar Tante ... jawab Tante .. kamu mau Tante mati juga ... ninggalin kamu juga...!!!


" Dara .. laki laki bukan hanya Nino , hidup gak berhenti sampai disini saja kan "


" Dara....!!" Nita mengeluarkan berteriak frustasi.


setelah melampiaskan amarah nya, Nita tergulai lemas di lantai seperti posisi berlutut memohon " Dara tente mohon " suara nya melemas.


Dara melirik kearah Nita melihat sang Tante menangis sesugukan seperti itu iya tidak tega " Tante .... " Dara memeluk Nita.


" Dara ....!!!! "


" Maafin Dara "


Tante dan keponakan itu saling memeluk.

__ADS_1


*******


Mentari terlah beranjak lebih tinggi hari sudah menjelang siang Dara tetap di kamar nya dengan buku bacaan nya.


sudah tidak ada tatapan kosong itu lagi , Tamparan Nita mampu membuat gadis itu sadar, meskipun iya masih tidak bekerja tidak keluar rumah namun sekarang iya sudah menjawab jika diajak bicara Tante dan Om nya , turun saat makan malam bersama dan sudah mulai merawat diri nya lagi.


tok .. tok... tok...


" Masuk ... "


" Dara ... aku kangen " berlari memeluk dara dengan erat.


" Astrid ... " Dara merasa senang melihat satu satu nya sahabat itu datang.


" Iya aku ..., apa kau tidak merindukan ku ...??"


" Tidak " Jawab dara jelas bertolak belakang oleh hati nya, iya benar benar merindukan sahabat nya itu.


" Ahh .. Gak asyik ... " Astrid memanyunkan bibir nya.


" Kapan kau akan kembali berkerja lagi ,??Kau tau aku benar benar merindukanmu, rindu kau memarahi ku , rindu makan siang bersamamu , rindu saat kau mengusik ku saat bekerja ..." Astrid memeluk Dara iya meneteskan air mata nya, Astrid benar benar senang mendengar dara sudah mulai bicara.


" Astrid " Dara tau Astrid menangis " Secepatnya aku akan bekerja lagi bersama mu .. " Dara melepaskan pelukan Astrid dan melihat manik itu dengan lekat " Makasih selama ini kau sering mengunjungi ku ...!! "


" Iya Astrid , Kau bawel sekali " mencubit pipi Astrid dengan gemas "


" Aku bawel gini karena kamu yang mengajari ku !! " Astrid memanyunkan mulut nya


" Begitu kah ... !!! "


" Hemmm ... "


Kehidupan Dara mulai menemukan titik terang nya lagi, ada beberapa senyum orang orang yang iya sayangi yang harus iya pastikan tetap ada. Tante Om Samuel dan juga sahabat nya Astrid senyum itu lah yang harus di pertahankan nya.


*****


Malam hari nya keluarga itu kembali makan bersama.


" Dara apa kau esok mau temani Tante ketemu teman ...?? "


" Emmm , tapi Tante ...!!" Dara mencoba menolah ajakan Tante nya.


" Gak ada penolakan ... !! "


Samuel tersenyum Nita terlihat lebih galak akhir akhir ini dengan Dara, Itu semua membuat Samuel lucu melihat nya istri nya tidak pernah marah - marah.

__ADS_1


" Om, Dara sudah mulai siap untuk kerja ...?? "


" Benarkah .. kapan kau mau masuk lagi ..?? "


" Lusa om "


" Oke, Om setuju akan om atur lagi semua nya untuk kamu. "


" Makasih Om ... " Dara tersenyum melihat kedua orang yang berada satu meja dengan nya saat ini, ini lah keluarga nya sekarang.


Aku harus bangkit sekarang aku tidak ingin membuat Tante Nita bersedih lagi.


Aku lepaskan kamu sekarang Nino.


Nita dan Samuel masuk ke kamar nya setelah makan malam.


" Mas aku sudah siap ikut program hamil "


" Benar kah sayang... " Samuel mengecup kening istri nya itu.


" Maaf kan aku mas , akhir - akhir ini aku terlalu sibuk dengan keadaan Dara dan aku sedikit melupakan mu" Nita memeluk suami nya dengan erat. "


" Tidak apa apa sayang , aku mengerti perasaan mu. Dan aku sudah menganggap Dara adik ku sendiri. "


" Mas , besok aku ingin ketemu Kak Mira dia ingin menjodohkan Anak nya dengan Dara. Bagaimana menurutmu Mas "


" Sayang apa Dara pasti tidak setuju dengan itu, terlebih melihat nya baru patah hati seperti itu aku tidak tega "


" Aku cuman mau Dara melupakan Nino mas bahkan secara paksa, Cepat atau lambat dara harus bisa membuka hati nya untuk laki laki lain kan mas "


" Sayang menggabungkan kedua orang dalam satu pernikahan itu tidak mudah, akan ada yang tersakiti salah satu nya atau bisa jadi dua dua nya "


" Kak Mira akan mengajak anak nya esok, kami akan mengenalkan mereka terlebih dahulu. Kau cukup mendukungku mas .."


" Baiklah sayang, aku akan mendukung mu. namun kamu harus ingat kamu ingin Dara bahagia kan bukan sebaliknya. Jadi kamu harus bisa adil itu hidup nya sayang "


" Emm... "


sesukses apapun seseorang mereka juga sama sama berada di titik star dahulu nya


abaikan lah aku ...


Happy Reading


Like Komen Vote eyaaa..

__ADS_1


__ADS_2