Cinta Yang Sempat Tak Terlihat

Cinta Yang Sempat Tak Terlihat
Dara Kepo


__ADS_3

Pekerjaan Dara adalah melayani semua keperluan Rendi dari hal kecil memakaikan Dasi hinngga selalu berada di samping nya saat jam kerja , menemani makan siang dan untuk pekerjaan akan di bantu sepenuh nya oleh Aldo.


Hari - hari berlalu udah hampir satu Minggu Dara kerja dan pagi ini seperti biasa sebelum berangkat kerja Dara akan masuk kedalam kamar Rendi untuk memasangkan Dasi sebelum mereka berdua sarapan di meja makan.


" Kok warna Silver aku gak mau cari warna hitam "


" Gak baik lah ., Udah pakai warna ini aja " Dara mulai berjinjit memakai kan Dasi pada Rendi.


Posisi ini lah yang membuat Rendi begitu senang , karena iya bisa sedekat ini dengan Dara. Bahkan wangi tubuh Dara pun jelas menembus Indra penciumannya.


Di pegang nya pinggang Dara dan tidak biasa nya Dara malah tidak protes pada nya membuat nya leluasa memeluk mantan istri nya itu.


" Selesai ... " Ucap Dara


" Tapi aku masih ingin memelukmu ..!! " Ucap Rendi begitu manja.


" Emm ..." Dara membiarkan nya saja , kali ini iya harus menurut untuk melancarkan rencana nya.


" Kapan kita nikah lagi ...??? "


" Ren ... tolong jangan tanya ini lagi karena kita hanya berakhir dengan perdebatan dan cekcok lagi , Jangan rusak hari ini. Please "


Rendi melepaskan pelukan nya " Kamu selalu menghindari pertanyaan ini....?? "


" Ayok turun kita makan , Mama Papa dan Oma sudah nunggu. "


" Jangan pernah berharap lepas dari ku Dara " Ucap Rendi di dalam hati nya.


***


Mereka sudah berada di dalam mobil menuju kantor. Rendi sibuk dengan laptop nya sejak kejadian di kamar iya malah mendiamkan Dara.


" Rendi ... "Ucap Dara namun tidak ada jawaban " Ren ... " menggoyangkan lengan Rendi. " Ren .... "


" Emm ... " ucap nya enggan


" Aku boleh ya keluar hari ini ... " Ucap dara dengan suara manja


" Iya ... "


" Beneran boleh " Tanya nya tidak percaya karena iya pikir Rendi tidak akan dengan begitu mudah nya mengijinkannya.


" Ya "


" Makasih Ren ... " Dara memeluk Rendi dengan erat.


Sesampai nya mereka di depan gedung perusahaan sudah ada Aldo yang menunggu mereka di lobby.


Mereka berjalan beriringan Aldo dan Dara berjalan satu langgkah ke belakang dari Rendi.


" Bagaimana pak ...?? dengan janji bertemu dengan Nona Anya hari ini ..?? "


" Kau atur saja sore ini aku akan menemui nya sendri "


" Baik pak .."

__ADS_1


Mereka akhirnya memasuki ruangan masing - masing untuk menjalankan tugas nya. Selama bekerja entah kenapa Dara selalu terngiang nama yang Aldo sebut saat di dalam Lift tadi.


" Pantas saja dia mengujikan ku untuk pergi , ternyata dia pingin bertemu wanita lain. Menyebalkan " ucap nya begitu kesal.


" Siapa Anya ...??? aku seperti pernah mendengar nama itu ... !!! apa aku harus menanyakan pada Aldo, tapi kan gensi "


Entah mengapa Dara seperti sedang terusik , iya merasa cemburu dan tidak ingin mengijinkan Rendi untuk bertemu dengan Wanita itu.


Dara masuk ke dalam ruangan Rendi dengan membawa teh hangat. Laki - laki itu sedang serius membaca dan membolak balikkan kertas kertas yang terlihat begitu berserakan.


" Kau marah ...??? " Dara meletakkan minuman itu di meja Rendi.


" Untuk apa aku marah pada mu ..?? apa kau melakukan kesalahan padaku ..?? "


" Dari tadi kau mendiamkan ku dan sejak pagi tadi sampai siang kau tidak memanggilku keruangan mu ...?? "


" Aku hanya sedang sibuk , kau lihat kan !! "


Rendi berbicara tanpa menatap Dara membuat Dara merasa sedikit tersinggung tapi iya cepat - cepat mengesampingkan itu. Rendi memang terlihat sibuk.


" Maaf aku mengganggu !! "


Dara berbalik ingin keluar , namun langkah nya di halang oleh Rendi. " Kau tidak ingin membujukku ...??? "


" Kau marah ...??? " Ucap Dara menatap manik mata Rendi.


" Menurut mu ...??? " Ucap nya sedikit kesal


" Iya ... "


" Karena aku selalu menghindar saat kau membicarakan pernikahan. " ucap nya menunduk.


" Pintar ... " Rendi menegakkan wajah Dara menghadap nya dan mencium bibir Dara dengan begitu lembut tidak ada penolakan dari Dara iya lebih terkesan menikmati meskipun iya tidak membalas ciuman itu.


" Aku sedang sibuk sayang , sibuk sekali maaf telah mengabaikan mu "


" Emm ... " Dara menjadi malu sendiri.


" Kenapa ...?? ada lagi yang ingin kau bicarakan ...?? "


" Emmm ... itu ..." Ucap nya menggaruk kepala nya yang tidak gatal itu.


" Kau jadi akan bertemu dengan Anya ...?? "


" Iya ... " Rendi tersenyum iya tau betul apa yang sedang di pikirkan oleh Dara saat ini " Kau cemburu dengan ku, baiklah sayang aku harus melihat bagaimana Reaksi mu " Ucap Rendi di dalam hati nya


" Iya ... "


" Apa dia Investor baru ...?? "


" Bukan ..."


" Terus apa hubungan nya dengan mu , hingga kau harus bertemu dengan nya "


" Apa kau tidak tau siapa Anya "

__ADS_1


Dara hanya mengangkat kedua bahunya sebagai jawaban dari pertanyaan Rendi.


" Aneh juga ya ada yang tidak mengenal nya , Anya Gerna kau tidak seterkenal itu " Ucap Rendi yang kembali ke kursi kerja nya.


" Anya Gerna " Ucap Dara.


" Kau sperti nya tidak pernah menonton TV "


" Dia Artist " telisik Dara dengan tajam.


" Emm "


" Apa hubungan dia dengan mu ...?? "


" Aku bingung harus bilang dia apa mantan atau kekasih .." Senyum tipis dari sudah bibir nya


" Kekasih ...??? "


" Kenapa ....?? "


" Gak papa ..." Dara keluar ada sesak di dada nya mendengar itu adalah kekasih nya.


Di dalam Ruangan Rendi sekarang tersenyum senang melihat ekspresi Dara. " Sekarang aku sudah tau kau mencintai ku ..." Ucap nya begitu senang.


" Aku akan membuat mu cemburu ..." Ucap Rendi.


Di dalam ruangan yang berbeda Dara sekarang sibuk menatap ponsel genggam nya iya mengetik Nama Anya gerna di mesin pencarian , Benar saja iya adalah seorang Artis ibu kota yang begitu benyak mendapat kan penghargaan talenta nya tidak bisa di pandang sebelah mata.


Cantik , tinggi , terkenal. Memang cocok jika di sandingkan dengan Rendi seorang pengusaha yang tak kalah mempesona.


Dara merasa insicure dengan diri nya sendiri . Namun ada yang membuat nya begitu binggung saat membaca judul Artikel sebuah berita Online " Berlibur dengan pasangan kekasih baru Anya dan Hans "


Iya pun membaca artikel itu dari atas dan bawah dan inti isi nya menyatakan bahwa mereka adalah pasangan kekasih.


" Lalu dengan Rendi ...?? " Dara merasa begitu bingung.


" Apa dia bohong ...?? " Ucap Dara.


" Bu ....Bu ....Bu..." Aldo mengetok pintu ruangan tersebut.


" Ehhh Maaf Do .. ada apa ..?? "


" Gak papa saya hanya membawa kan File ini saja agar di arsipkan dan di input dulu "


" Oke baiklah ... Do apa aku boleh bertanya ..?? " ucap Dara pada Aldo ada rasa penasaran yang begitu tinggi menerjang nya saat ini


" Kalau pertanyaan itu bisa saya jawab , saya akan jawab pertanyaan nya .." Aldo terlihat begitu Ramah.


" Apa orang yang bernama Anya gerna sering datang kesi .. ?? "


" Sering Bu .."


" Serius ... " Ucap nya kaget


Happy Reading

__ADS_1


__ADS_2