Cinta Yang Sempat Tak Terlihat

Cinta Yang Sempat Tak Terlihat
Berbicara pernikahan


__ADS_3

Setelah hari itu semua menjadi membaik hubungan nya dengan Nita kembali harmonis, Nita sudah tidak membicarakan perjodohan nya lagi. Namun itu menambah rasa bersalah Dara semakin besar lagi - lagi Iya harus melihat Tante nya mengalah lagi.


Apa jika mami Mona menyuruh Tante bercerai apa Tante masih bisa tersenyum seperti saat ini , aku tau cinta kalian. ucap dara di dalam hati nya mata nya menangkap lengkap senyum kebahagian Nita dan Samuel saat iya mulai turun dari kamar nya menuju tempat makan.


" Pagi Dara .." Ucap Samuel yang terlihat begitu semangat hari ini.


" Hallo Om , Tante "


" Apa kau ingin kembali berkerja di tempat Om Dara "


Dara terlihat sibuk mengoles Roti tawar nya dengan selai coklat tersebut " Bukan kah sudah dapat ganti aku om ?? " ucap nya setelah kemarin Iya mendengar cerita Astrid.


" Kalau kau mau aku bisa mengatur kan nya lagi untuk kembali pada posisi mu ..??"


" Tidak usah Om , Dara akan mencari kerja di tempat lain saja. Tentu setelah acara pernikahan nanti " Ucap nya tersenyum dengan menampilkan gigi putih terawat itu.


Suami istri itu saling menatap bingung kalau kedua pasang mata itu menatap Dara penuh dengan penjelasan.


" Iya .. Iya ... " Ujar nya merasa ketakutan saat di tatap sepasang suami istri nya.


" Dara sudah memutuskan untuk menerima perjodohan Dara dan Rendy. "


" Benarkah sayang " Wajah tegang itu berubah seketika menjadi bahagia terlihat dari senyum manis keduanya. Nita menghampiri Dara dan memeluknya " Kau sedang serius kan , bukan sedang ngeprenk Tante kan ... iya kan "


Nita semakin mempererat perlukan nya.


" Udah ah Tante , Dara gak bisa makan ini. "


" Akan Tante sampai kan berita ini pada Kak Mira. " Nita berlalu pergi ke kamar nya tanpa memperdulikan suami nya yang masih berada di meja makan "


" Terimakasih ...!! " Ucap Samuel haru.


" Untuk apa om ...?? " Tanya lagi.


" Untuk senyum yang telah kau terbitkan kan dengan begitu cantik dari wajah istriku " Samuel menarik nafas nya " Akhir - akhir ini aku selalu melihat senyum keterpaksaan dari nya. Aku selalu menanyakan keadaan nya tapi dia selalu mengatakan jika dia baik - baik saja "


Dara terdiam " Begini kah cinta , bahkan om Samuel bisa merasakan luka dalam diri Tante meski Tante tidak mengatakan apapun padanya. " Gumam Dara di dalam hati nya


" Jaga Tante Dara untuk ku Om !! " Dara menitikkan air mata nya rasanya iya begitu sakit jika mengingat cerita Tante Mira tentang Tante nya.

__ADS_1


" Kenapa kau menangis , apa keputusan ini tidak berdasarkan hati mu ...?? "


" aku menangis karena sebentar lagi aku sudah tidak tinggal bersama kalian lagi disini. "Dara tersenyum " Bahkan aku baru beberapa bulan disini ...!! " Iya tertawa.


" Dara , pernikahan adalah keputusan terbesar. jangan pernah melibatkan perasaan orang lain dalam keputusan ini. "


" Aku mengambil keputusan ini karena aku mengikuti perasaan ku om "


" Tidak ada sosok siapapun di balik ini " Samuel menatap curiga.


" Tidak om "


Nita datang setelah itu , wajah nya begitu segar senyum nya terukir manis dan belum luntur masih sama ketika iya meninggal kan meja makan tadi.


" Kak Mira , Oma , dan Om Gunawan begitu senang mendengar ini . Secepatnya mereka akan kesini untuk membicarakan pernikahan kalian ."


" Uhuk ... Uhuk " dara meminum air yang berada di sampingnya.


" Kenapa sayang " Ucap Nita khawatir.


" Tante kami belum saling mengenal , Aku dan Rendy bahkan cuman bertemu 3 kali saja , bukan kah ini terlalu cepat "


" Iya aku pun sudah menjelaskan demikian , tapi Kak Mira bilang mereka baru bisa saling mengenal itu ketika sudah menikah , sebab kesibukan Rendy begitu padat dia bahka. tiba di rumah malam hari. Pacaran hanya akan membuat mereka membuang - buang waktu saja kata nya. "


" Huftt " Dara menarik nafas nya. " Apa Rendy sudah tau hal ini ...?? "


" Akan di kasih tau Kak Mira dara kau tidak usah khawatir. "


" Khawatir apa ...?? " tanya Dara bingung.


" Khawatir karena di tolak Rendi " Ucap Nita sambil tertawa , kejahilan istri nya juga membuat Samuel tertawa.


" Idih tante , kesan nya kok seperti aku yang meminta di nikahi olehnya " Ucap dara kesal.


****


Seperti dugaan nya Rendy pasti terkejut mendengar ini , kini mereka berhadapan di restoran jepang yang terlihat begitu Asri.


" Apa kau gila ...??? kenapa kau menerima nya sekarang !! " Iya begitu marah , kesal , dan begitu ter gangu seharian penuh ini. Matanya tidak fokus melihat setiap huruf dan angka yang tergeletak menjadi bentuk Laporan dari kinerja anak buahnya. Telinga nya seakan juga menuli entah apa setiap perkataan asistennya selalu di ulang - ulang. Dan pada akhirnya Rendy memutuskan masuk kesebuah ruangan pribadi nya yang terdapat kasur putih dengan nuansa kamar hotel yang tertata apik dan elegant.

__ADS_1


" Kau bisa menolak nya jika kau mau ?? "


" Kau tau itu tidak mungkin aku lakukan kan " tatap nya tajam dan penuh gelombang amarah yang iya tahan.


" Bagitupun dengan ku !! "


" Aku memiliki pacar ...!!! " ucap Rendy iya memusatkan penglihatannya pada wajah Dara , mencoba mencari ekspresi nya.


" Putuskan pacar mu , aku tidak ingin menikah dengan latar belakang syarat apapun "


" Hah, tidak mungkin aku memutuskan nya " Ucap nya kesal pada wanita yang sedari tadi terlihat begitu santai.


" Baguslah , dan selama itu juga aku tidak akan bersedia jadi istri mu , Simple kan bukan kah ini adil ...?? " Dara menatap Rendy amarah nya begitu jelas di raut wajah ganteng itu.


" Baiklah jika itu mau , aku putuskan pacarku lalu kau harus bersedia melayaniku kapan pun, dimana pun, saat apapun aku menginginkan tubuh mu "


Muka dara menjadi pias iya jauh begitu gemetar mendengar kata - kata dari Rendy.


Tenang Dara .. tenang jangan tunjukkan pada nya kau sedang takut saat ini .


" Bagaimana ...?? " Rendy yang tadi nya kesal dan ingin memarahi perempuan ini malah tersenyum senang di hati nya. Kena kau sekarang ...!!! .


" Tentu saja .." Ucapan nya benar - benar tidak sejalan dengan hati nya " Tapi saat aku tau kau sedang berjalan berdua dengan pacar mu aku akan meminta cerai padamu , Paham !!! "


" Hah , baiklah sayang terserah mu, aku bahkan sudah tidak akan peduli karena sebelum kau meminta cerai padaku , tubuh mu sudah pernah aku cicipi terlebih dahulu. Lihat saja nanti "


" Mesumm !!! "


" Hahahahaha ... kau akan jadi janda " Ekspresi muka nya jelas mengejek Dara.


" Aku akan bekerja setelah kita menikah nanti , tidak masalahkan ...?? "


" Nyonya Dari Rendy Ricky Maulana bekerja apa kau ingin mempermalukan ku "


" Aku jamin tidak akan ada yang tau aku adalah embel - embel namu di dalam hidup ku Tuan yang terhormat. Aku juga tidak sebodoh itu .."


Happy Reading


love kesanyangan.

__ADS_1


__ADS_2